Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Sudah Saatnya Kita Beralih ke SIM Digital

Rahadian oleh Rahadian
14 Oktober 2022
A A
Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana (I Wayan Adisaputra via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu, saya ikut dengan paman saya menjemput anaknya dari sekolah menggunakan mobil. Saat perjalanan pulang, blio dicegat polisi yang sedang melakukan razia Sialnya, karena buru-buru, dompet paman saya ini tertinggal di rumah. Di dalam dompetnya, ada SIM. Akhirnya, paman saya ini pun kena tilang. Paman saya ini terpaksa harus menyisihkan waktu untuk menjalani sidang hanya karena hal sepele: lupa membawa SIM

Kalian merasa ada yang aneh nggak dengan cerita saya di atas?

Bukan, bukan polisi yang hobi betul bikin razia. Tapi, kena tilang karena LUPA BAWA SIM. Sekali lagi, LUPA BAWA SIM.

Di masa lima titik nol ini (ceilah), SIM dalam bentuk fisik itu saya rasa ketinggalan zaman. Sudah saatnya ada dalam bentuk digital. Jadi fisik ada, digital ada, kayak kartu BPJS itu. Baiklah, SIM dicetak bukan tanpa alasan. Namun, jika keberadaan fisiknya dianggap sebagai satu-satunya bukti, menurut saya kok primitif ya.

Begini. Data-data pemilik SIM masuk di dalam sistem registrasi kepolisian. Kalo sistemnya sudah canggih, kita sebenarnya nggak perlu selalu membawa SIM saat berkendara. Katakanlah ketinggalan, tinggal sebutin nama dan nomor identitas, gitu aja bisa sebenarnya.

Atau skenarionya begini. Umpamakan kamu dicegat polisi di suatu jalan raya. Kamu lalu diminta menunjukkan SIM. Kita hanya perlu menunjukkan sidik jari kepada polisi. Bukanlah saat kita membuat SIM, kita diminta sidik jari? Dari melihat sidik jari ini lalu menghubungkannya dengan pusat server sistem registrasi kepolisian, polisi bisa mengetahui apakah kita sudah punya SIM atau belum. Kalo sidik jari kita belum terdaftar di sistem registrasi kepolisian ini, baru dah kena tilang.

Itu keknya ngayal ya? Ya udah deh, masukin nomor KTP atau NIK, gitu aja juga bisa.

Kalau modelnya pakai sidik jari atau NIK, saya pikir lebih aman, soalnya lebih personal dan nggak bisa ditiru. Juga meminimalisir SIM digunakan orang lain. Hah, maksudnya?

Baca Juga:

Pertigaan Lampu Merah Kletek Sidoarjo, Pertigaan Angker bagi Pengendara yang Tak Taat Peraturan Lalu Lintas

SIM Seumur Hidup Memang Susah Diwujudkan, tapi, Bagaimana kalau Masa Berlakunya Diperpanjang?

Ada teman adik saya yang belum memiliki SIM. Ia lalu minjem punya temennya yang wajahnya mirip dengannya. Waktu ada razia, ia lolos. Lah anjir. Kita belum ngomongin kartunya yang gampang patah pula. Ah, nggak usahlah, ketimbang bikin esmosi.

Yang jelas, peralihan ke SIM digital akan meminimalisir tilang atas hal-hal yang nggak prinsipil. Lupa membawa dan nggak punya kan jelas dua hal berbeda. Orang yang kena tilang polisi itu seharusnya orang yang nggak punya, bukan orang yang lupa bawa.

Apalagi manusia itu kan kodratnya memang terkadang suka khilaf. Sebagai bukti bahwa kita punya SIM, inilah pentingnya sidik jari dan data pendukung lain. Harusnya sih, SIM digital ini udah kepikiran dari lama. Terlebih kasus lupa bawa itu amat sering terjadi. Masak nggak ada satu pun polisi yang kepikiran ide gini?

Kecuali, kecuali, kasus lupa bawa ini sengaja dirawat lho ya. 

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA BPKB Digital, Langkah Polisi yang Patut Diapresiasi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2022 oleh

Tags: digitalSIMtilang
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Keuntungan Membuat SIM Melalui Jalur Resmi Terminal Mojok

Keuntungan Membuat SIM Melalui Jalur Resmi

4 Desember 2020
lubang di jalan jalanan rusak jalan berlubang mojok

Lubang di Jalan: Dihindarin Susah, tapi Kalau Dikritik Bisa Kena Perkara

25 November 2020
3 Tips Menggunakan Undangan Pernikahan Digital Terminal Mojok

3 Tips Menggunakan Undangan Pernikahan Digital

12 Januari 2022
4 Kalimat Polisi yang Pasti Bikin Kita Pasrah (Unsplash.com).jpeg

4 Kalimat Polisi yang Pasti Bikin Kita Pasrah

15 September 2022
penggolongan sim ujian praktik sim sim khusus pelajar mojok

Pentingnya Penerbitan SIM Khusus Pelajar

11 November 2020
Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

SIM Itu Memang Harusnya Susah Didapat, Bukan Malah Dipermudah, apalagi Berlaku Seumur Hidup!

9 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan Padahal Tarif Mahal, Bukan Bebas Hambatan Malah Jadi Terhambat

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.