Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Sudah Hidup Susah, Hobinya Ngepoin Isi ATM Selebriti

Aliurridha oleh Aliurridha
25 November 2019
A A
Sudah Hidup Susah, Hobinya Ngepoin Isi ATM Selebriti
Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena memamerkan isi ATM yang dilakukan para selebriti pada channel YouTube mereka menjadi trending. Karenanya semakin banyak selebriti yang ikut-ikut melakukannya. Memanfaatkan algoritma YouTube untuk meraih pundi-pundi uang dengan cara yang paling mudah tanpa harus kerja keras. Tanpa harus terlalu memutar otak memikirkan cara membuat konten yang menarik.

Apa yang dilakukan para selebriti ini tidak berbeda dengan para youtuber pemula yang mengikuti jejak Atta Halilintar, The King of Prank YouTube yang sukses menemukan algoritmanya untuk merajai YouTube Indonesia dengan prank-prank konten-kontennya. Melihat pasar Indonesia yang suka dengan prank-prank nggak jelas ini, para youtuber pemula yang minim kreativitas ini berlomba-lomba membuat prank. Akhirnya saya tersadar bahwa pendidikan Indonesia sudah mencapai tahap kritis. Jika itu kanker maka sudah stadium akhir.

Prank yang paling populer saat ini adalah prank ojek online yang sama sekali tidak manusiawi karena mengerjai para driver dengan memesan makanan dengan harga yang bikin para driver ini nangis kalau di-cancel. Parahnya prank dengan gaya seperti ini justru sukses membuat para youtuber yang sebelumnya bukan apa-apa mendapat viewers yang bikin mereka seperti tidak bisa tidur karena memikirkan duit yang bakal mereka dapatkan.

Saya sampai saat ini masih tidak mengerti nilai hiburan atau apalah yang membuat prank-prank ojol macam itu sukses ditonton banyak orang. Buat saya satu-satunya prank ojol yang menarik hanyalah yang dilakukan oleh Siskaeee3 yang benar-benar anti mainstream dan orisinil. Selain dari itu semua palsu, semua nista, hanya ikut-ikutan algoritma yang trending.

Setelah prank ojol, muncul pula pamer kekayaan ala selebriti. Entah bagaimana ceritanya konten yang berisi pamer ATM ini sukses mendapat panggung dan trending. Masyarakat Indonesia memang senang sekali untuk menonton berbagai konten yang justru menegaskan kesenjangan antara mereka. Bukannya fokus kerja untuk memperbaiki nasib justru asyik untuk ngepoin konten berbau pamer kekayaan seperti pamer saldo ATM.

Hal-hal seperti ini juga yang menjadi alasan yang membuat populernya bisnis-bisnis Multi Level Marketing (MLM). Para kaum rebahan yang ingin kaya tanpa keluar bekerja mudah sekali terbujuk untuk mengikuti bisnis ini. Suatu waktu saya pernah dibujuk oleh seorang muda bersemangat di salah satu kampus di Yogyakarta untuk ikut MLM. Tampaknya ia mahasiswa semester awal yang sedang bersemangat-mangatnya jadi kaya tanpa bekerja seperti tagline bisnis MLM.

Dengan berapi-api dia berkata tanpa perlu bekerja kita bisa kaya, ngapain kuliah 4-5 tahun terus setelah itu bekerja dengan gaji yang tidak seberapa. Kalau saja mas kenal bisnis ini dari dulu mungkin mas sudah punya uang yang banyak dan tidak perlu kuliah lagi. Waktu itu saya adalah mahasiswa pascasarjana di salah satu kampus di Yogyakarta. Merasa status saya sebagai mahasiswa diserang saya lantas menjawab,

“Lah sampeyan ngapain kuliah? Terus yang sampeyan lakukan ini apa, kalau bukan kerja?”

Baca Juga:

Masa Depan Tak Menentu dan Mimpi Jadi Budi Setiawan Sirna, Lantas Apa yang Tersisa?

Tak mampu menjawab ketika setiap argumennya saya debat, dia menyerah dan pergi. Kaum-kaum ini memang mudah sekali berfikir bahwa mereka bisa kaya tanpa perlu bekerja. Mereka berfikir kerja hanyalah sesuatu yang identik dengan aktivitas yang dilakukan di kantor meliputi berangkat pagi pukul 07.00 pulang sore pukul 17.00.

Maka jangan heran jika iklan Budi Setiawan seorang trader profesional diputar di seluruh konten YouTube, karena Indonesia adalah pasar yang besar untuk orang yang ingin kaya dengan cara mudah. Jadi kalau ditanya siapa yang salah? Ya tentu saja Anda semua yang masih saja menonton acara seperti itu. Sudah hidup susah hobinya ngepoin isi ATM selebriti mulu. Memangnya bisa kaya dengan tahu isi ATM selebriti?

BACA JUGA Stop, Bikin Konten Prank Ojol! atau tulisan Aliurridha lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2021 oleh

Tags: budi setiawanpamer isi atmprank ojol
Aliurridha

Aliurridha

Pekerja teks komersial yang sedang berusaha menjadi buruh kebudayaan

ArtikelTerkait

Masa Depan Tak Menentu dan Mimpi Jadi Budi Setiawan Sirna, Lantas Apa yang Tersisa?

Masa Depan Tak Menentu dan Mimpi Jadi Budi Setiawan Sirna, Lantas Apa yang Tersisa?

17 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

Mengapa Nasi Berkat Tahlilan Terasa Nikmat padahal Lauknya Sederhana?

28 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT
  • Juru Selamat Walkman di Bantul yang Menolak Mati Musik Analog di Tangan Spotify
  • FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi
  • 4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang
  • Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat
  • Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.