Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

Siti Atika Azzahrah oleh Siti Atika Azzahrah
30 Juni 2026
A A
Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sarjana Akuntansi FEB Unila Lampung. Saya baru lulus Desember lalu. Terdengar masih “segar” memang, tapi kalau ditanya soal hal berkesan selama jadi mahasiswa, jujur saya kesulitan. 

Kalau dipikir-pikir lagi, yang banyak membekas di ingatan adalah kedongkolan. Dongkol karena terlalu banyak stereotipe yang melekat ke mahasiswa FEB Unila Lampun yang saya kira berlebihan. Saking seringnya dinilai dengan stereotipe ini, saya dan banyak kawan lain sampai muak. 

ADVERTISEMENT

Mahasiswa FEB Unila Lampung selalu tampil modis, stylish, dan sudah pasti kaya-kaya

Poin pertama ini bukan sekali dua kali saja saya. Ketika saya mengajak teman atau orang luar masuk kampus saya, mereka menolak. Mereka mengira penampilan mahasiswa yang kuliah di sini pasti cetar membahana semua. Mereka menolaknya karena bikin minder. 

Padahal tidak semua mahasiswanya seperti itu. Saya misal, lebih sering pakai kemeja warna tosca lungsuran ibu yang kancingnya lepas satu. Bawahannya rok hitam biasa. Riasannya pun hanya sunscreen Hanasui SPF 30. Sebenarnya itu tidak bisa dibilang riasan sih. 

Sekalipun ada yang mau masuk FEB Unila Lampung, mereka biasanya nggak betah lama-lama. Biasanya mlipir perlahan sambil menyindir tipis, “Nggak mau lama-lama ah di sini. Kawasan orang kaya.” 

Soal kondisi ekonomi, bukankah setiap fakultas pasti isinya beragam mahasiswa? Dikira mahasiswa FEB Unila UKT-nya mentok kanan dan hari-hari ke kampus bawa mobil pribadi semua kali. Kelas menengah yang serba tanggung dan terimpit pun juga bejibun di sini.

Saya nggak terima semua anak FEB diberi cap kaya dan hedon. Soalnya selama saya berdagang di Universitas Lampung, mahasiswa dari fakultas ini yang paling banyak nawar dan minta gratisan. Hiks. Dendam pribadi.

Waktu berkuliah di jurusan Akuntansi juga rasanya nggak ada ketimpangan yang kentara. Barangkali karena teman saya hanya sedikit dan nggak punya sirkel sih, tapi serius, di sini itu biasa aja. Nggak semua kaya raya. Ada juga mahasiswa kaya tapi ngaku miskin di borang UKT.

Baca Juga:

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Betah Tinggal di Kota Bandar Lampung

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

Mahasiswanya pintar dan rajin

Nah, yang kedua ini juga bikin heran bukan kepalang. Saya pun tidak tahu dari mana datangnya lantaran tidak pernah mengalami langsung kecuali dari persepsi saudara, khususnya karena kuliah jurusan Akuntansi. Namun, nama FEB saja sudah bikin terima anggapan macam-macam yang kesannya “wah” betul. Padahal mah ….

Stereotipe ini kerap diperoleh beberapa teman saya yang mengikuti komunitas atau acara di luar kampus. Waktu memperkenalkan diri sebagai warga FEB Unila Lampung, selalu saja dikira pintar dan rajin.

Kenyataannya, tidak semuanya seperti itu, yang tolol ada, yang malas pun banyak.  ada. Yang tolol, malas, dan kelakuannya ajaib di sini? Banyak banget. 

Daripada menaikkan derajat, stereotipe ini rasanya hanya menambah beban kehidupan saja. Harus bisa begini. Harus mampu begitu. Masa tidak tahu ini. Masa kurang paham itu. Semuanya karena “seharusnya” kami “mahasiswa FEB Unila yang pintar dan rajin”. Kalau dibilang begitu, auto pengin berubah jadi ubur-ubur saja. Enak, tinggal goyang dan nggak usah bayar pajak.

Jadi, tolong ya, stereotipe di atas sebaiknya tidak usah dipercaya. Mending kenal dulu secara personal sama orang-orangnya, baru nanti tahu deh aslinya bagaimana. Siapa tahu malah muncul stereotipe baru (waduh).

Penulis: Siti Atika Azzahrah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2026 oleh

Tags: FEB UnilaFEB Unila LampungKampus LampunglampungUnilaunila lampung
Siti Atika Azzahrah

Siti Atika Azzahrah

Lulusan Akuntansi Unila yang punya passion sebagai abang-abang fotokopian dan bercita-cita jadi peneliti laut dalam. Hobi pura-pura jual duren di Jalan Lintas Sumatera.

ArtikelTerkait

pringsewu

Pringsewu: Kabupaten di Lampung yang Isinya Jawa Banget

24 April 2020
pulau mahitam lampung bahasa lampung orang jawa transmigran bahasa jawa mojok.co

Orang Lampung tapi Nggak Bisa Bahasa Lampung? Banyak

22 Juni 2020
6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

Lampung Tak Hanya Terbuat dari Kopi dan Gajah, Ini 5 Hal yang Bisa Kalian Temukan di Lampung

2 Oktober 2022
Protes buat Orang yang Salah dengan Singkatan Universitas Lampung

Protes buat Orang yang Salah dengan Singkatan Universitas Lampung

14 April 2020
6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

Lampung Tak Hanya Terbuat dari Begal, Jalan Rusak, dan Gubernur Viral, Ada Robusta dan Hal-hal Indah Lain yang Wajib Diingat

26 Agustus 2023
Dear Pemerintah Bandar Lampung, Banyak Hal yang Lebih Urgent Dibanding Membangun Kereta Gantung Mojok.co

Mencoba Memahami Alasan Orang-orang Betah Tinggal di Kota Bandar Lampung

4 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.