Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Spam Obat Mata Minus di IG: Sampah Visual yang Menyesatkan

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
12 Januari 2023
A A
Spam Obat Mata Minus di IG Sampah Visual yang Menyesatkan Terminal Mojok

Spam Obat Mata Minus di IG Sampah Visual yang Menyesatkan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah dapet spam iklan obat mata minus di Instagram, kan?

Sudah sering terjadi, kalau ada postingan apa pun di Instagram, tiba-tiba muncul akun yang nge-spam “rekomendasi obat buat mata minus, dong”. Lalu bakal ada balasan dari akun lain yang menjawab obat mata minus, disambung akun lain yang menceritakan testimoni. Kata mereka sih ampuh, tapi saya nggak percaya.

ADVERTISEMENT

Nggak cuma nongol di komentar postingan Instagram, lho, spam ini juga muncul di bagian reply komentar. Ini relate banget sama pengalaman saya saat mengomentari postingan seseorang. Waktu itu saya meninggalkan komentar di akun Instagram seseorang. Setelah itu muncul notifikasi komentar saya dibalas beberapa akun. Waktu saya cek, ternyata yang muncul “solusi obat buat mata minus, dong” beserta spam rekomendasi obat dan testimoni yang terlihat mengarang bebas. Ini semua ada di kolom reply komentar saya. Jigur!

Siapa sih yang nggak jengah sama spam begituan? Saya yakin, kalian yang menggunakan Instagram juga pasti sebel banget sama spam obat mata minus ini. Sudah bagus kontennya soal berita, lah malah muncul spam tanya obat mata minus. Menurut saya ini sampah visual yang mengganggu banget.

Kalau saya amati, akun-akun yang suka nge-spam itu ternyata akun bodong. Entah foto profil siapa yang dicomot sama mereka. Belakangan ini malah kalau saya perhatikan, akun-akun kayak gini jarang pakai foto orang, kadang fotonya random. Lebih jauh lagi ketika di-stalking, isi feed-nya minim, itu pun nggak ada postingan soal promosi obat.

Saya yang pernah mengenyam pendidikan di rumpun ilmu kesehatan cuma bisa geleng-geleng kepala. Baru tahu lho kalau masalah miopia (nama kerennya mata minus) bisa diatasi pakai obat. Nggak tahu deh gimana mekanisme kerjanya. Apalagi iklan-iklan spam itu bawa-bawa nama BPOM biar terkesan meyakinkan.

Gini, lho, Gaes, di mana-mana kalau masalahnya mata minus ya bukan pakai obat. Ada dua hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki penglihatan. Pertama, pakai kacamata minus atau softlens—kalau memang nggak mau penampilan klean terganggu—dan kedua, kalau mau totalitas, ya operasi lasik. Tapi ini kalau sudah mengganggu banget dan sifatnya nggak wajib operasi ya kalau minusnya kecil.

Spam iklan obat mata minus di Instagram yang diklaim mampu menyembuhkan mata minus dalam waktu singkat banyak banget. Padahal sampai sekarang, belum ada penelitian suatu senyawa obat benar-benar mengoreksi lensa mata kita, Gaes. Ini bakal jadi penemuan luar biasa kalau misalnya ada senyawa yang memang bisa mengembalikan penglihatan seseorang.

Baca Juga:

3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan

4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive

Di dunia medis, ukuran keberhasilan terapi adalah penelitian. Kalau cuma testimoni belum tentu bisa dipercaya. Nggak percaya? Coba kasih tahu saya jurnal penelitian yang indikator keberhasilannya pakai testimoni.

Akun-akun bodong di Instagram yang suka nge-spam iklan itu juga bilang kalau obat mata minus yang mereka promosikan sudah terdaftar di BPOM. Ini katanya doang, lho, belum ada tuh rilis resmi dari BPOM kalau obat tersebut terdaftar.

Kandungan dalam obat yang dipromosiin itu juga belum terkuak. Nggak mungkin deh kalau herbal, sebab seingat saya, bahan herbal nggak boleh jadi obat mata karena mata sangat steril. Obat tetes mata konvensional saja pengujiannya harus bebas bakteri, lho. Sedangkan sterilisasi obat herbal cuma penyaringan dan nggak bisa nihil mikroorganisme, jadi pasti ada ambang batas cemarannya. Minusnya hilang, tapi ganti jadi infeksi.

Kalau pandangan jarak jauh mata kalian mulai kabur, lebih baik konsultasi dulu deh ke dokter mata terus pergi ke optik. Kacamata minus itu ditanggung BPJS Kesehatan, lho. Jangan buang-buang uang demi obat mata yang belum tentu ampuh itu.

Terus, kalau akun Instagram kalian masih disusupi akun bodong yang suka nge-spam tanya rekomendasi obat mata minus, jawab aja, “Didor Sam…” *sebagian teks menghilang*.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mitos Seputar Obat Mata Bintitan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2023 oleh

Tags: instagramobat mata minussampah visualspam
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

pasal

Menghakimi Status di Instastory: Pasal Mana Pasal?

19 September 2019
influencer beli followers instagram, Tren Instagram Stories Terbaru Bikin Banyak Orang Gede Rasa! Penghapusan Jumlah Like di Instagram dan Kebiasaan Pamer Kehidupan

Pengalaman Saya Beli Followers Instagram

19 Juni 2020
Orang Posting Status Screenshot WhatsApp Itu Motiavasinya Apa sih?! mojok.co/terminal

Jujur Aja, Saya Malas Banget Lihat Instagram Story Orang Lain

9 Februari 2021
instagram stories

Instagram Stories itu Nyebelin

10 Juli 2019
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab dalam Silaturahmi

7 Mei 2020
Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

2 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

30 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.