Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
27 Oktober 2025
A A
Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada

Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada (Jeffrey Beall via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Mahasiswa membludak, tapi kursi kantin UNS cuma sedikit

Kuliah di kampus negeri ternama memang bikin bangga. Tapi bangga itu cepat pudar ketika jam istirahat tiba dan kita harus berburu tempat duduk di kantin. Mahasiswa UNS jumlahnya ribuan, tapi kursi kantinnya? Jangan ditanya.

Memang sih setiap fakultas punya kantin sendiri. Tapi tetap saja, jumlah tempat duduknya nggak sebanding dengan mahasiswa yang makan di sana. Apalagi kalau jam makan siang, kantin langsung penuh sesak. Kami harus rebutan kursi seperti di pasar tradisional saat jelang Lebaran.

Akhirnya, banyak mahasiswa yang memilih duduk di tangga atau bahkan di emperan gedung. Ada juga yang menyerah dan memilih beli makanan buat dibawa ke kelas. Padahal rasanya pengin juga ngobrol santai sambil makan di kantin seperti di film-film. Tapi ya sudahlah, namanya juga mahasiswa, harus tetap kreatif mencari solusi.

#3 Penerangan malam minim, apalagi di sekitar Fakultas Hukum dan Kedokteran UNS

Kalau bicara soal keamanan kampus, salah satu yang paling penting adalah penerangan. Sayangnya, UNS sepertinya lupa akan hal itu, terutama di area fakultas tertentu. Mahasiswa yang kuliah malam atau pulang telat jadi waswas karena jalanan kampus gelap gulita.

Area sekitar Fakultas Hukum dan Kedokteran terkenal sebagai zona paling gelap. Lampu jalan yang menyala cuma seuprit, jarak antartiang lampu pun berjauhan. Apalagi kalau lampu rusak dan belum diperbaiki, suasananya jadi kayak jalan di kampung hantu.

Mahasiswa perempuan seperti saya yang pulang malam jadi khawatir. Kami terpaksa jalan bareng teman atau mengandalkan penerangan dari HP. Padahal seharusnya kampus sebesar UNS bisa menyediakan penerangan yang memadai untuk menjaga keamanan mahasiswa. Tapi ya begitulah, kami cuma bisa berharap semoga kampus segera berbenah.

#4 Kampus cabang anak tiri, fasilitas dan informasi selalu telat

UNS punya banyak kampus cabang yang tersebar di berbagai lokasi, seperti di Manahan, Jebres, Kleco, Pabelan, bahkan sampai Madiun dan Kebumen. Mahasiswa yang kuliah di kampus cabang sering merasa seperti anak tiri yang dilupakan.

Informasi dari kampus pusat di Kentingan sering telat sampai ke kampus cabang. Contohnya, pengumuman tentang keringanan UKT yang baru sampai sehari sebelum deadline. Alhasil, mahasiswa jadi kewalahan mengurus berkas dalam waktu singkat. Banyak yang akhirnya mengurungkan niat karena waktunya terlalu mepet.

Baca Juga:

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga

Belum lagi soal fasilitas. Kampus pusat punya gedung megah, ruang kelas nyaman, dan laboratorium lengkap. Sementara kampus cabang? Seadanya. Perpustakaan kecil, laboratorium terbatas, dan kantin yang bahkan lebih sempit dari yang di kampus pusat. Mahasiswa kampus cabang cuma bisa gigit jari sambil berharap suatu hari diperlakukan setara dengan mahasiswa kampus utama.

#5 Kebijakan yang bikin mahasiswa bingung: pindah faskes ke klinik kampus

Awal tahun 2025, UNS membuat kebijakan baru yang cukup kontroversial. Semua mahasiswa diwajibkan memindahkan fasilitas kesehatan BPJS mereka ke Klinik Pratama UNS Medical Center. Kalau nggak pindah, mahasiswa nggak bisa mengisi KRS. Kebijakan ini langsung menuai protes di media sosial.

Masalahnya, klinik kampus ini nggak buka 24 jam dan tutup di akhir pekan. Terus kalau mahasiswa sakit malam-malam atau di hari libur, gimana dong? Gerbang kampus juga nggak buka 24 jam. Jadi mahasiswa yang sakit mendadak di luar jam operasional klinik jadi bingung harus ke mana.

Kampus bilang ini demi kemudahan akses layanan kesehatan mahasiswa. Tapi kenyataannya, kebijakan ini justru bikin mahasiswa repot. Apalagi bagi yang sudah punya faskes langganan dekat kos atau rumah. Mereka jadi terpaksa pindah faskes meskipun nggak nyaman. Mahasiswa cuma bisa pasrah dan berharap kebijakan ini segera dievaluasi ulang.

Itulah sisi gelap kuliah di UNS yang jarang terekspos. Meski punya gedung megah dan nama besar, ternyata kampus ini masih punya banyak PR dalam urusan fasilitas dan pelayanan mahasiswa. Tapi meski begitu, saya tetap berusaha bersabar dan bersyukur. Saya tetap percaya, UNS bisa berbenah dan menjadi kampus yang lebih baik lagi di masa depan.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Salah Paham Tentang Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo yang Sering Bikin Bingung Calon Mahasiswa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2025 oleh

Tags: cabang UNSkampus UNSmahasiswa UNSsoloUniversitas NegeriUNS
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

3 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba

3 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba

8 Februari 2022
Tidak seperti Dahulu, Jalanan di Solo Kini Menyebalkan karena Semakin Banyak Pengendara Nggak Peka Mojok.co

Tidak seperti Dahulu, Jalanan di Solo Kini Menyebalkan karena Semakin Banyak Pengendara Nggak Peka

1 Desember 2025
Daripada Blusukan Daring, Gibran Rakabuming Mending Lakukan Hal yang Lebih Wangun kaesang pilkada jokowi terminal mojok.co

Jika Gibran dan Kaesang Layak Menjadi Politisi, Itu Karena Hasil Survei

6 Agustus 2019
Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

5 Warung Makan Pokwe Langganan Warga UNS yang Wajib Dicoba

4 September 2022
3 Kesalahan Sepele KRL Jogja Solo yang Cukup Mengganggu Penumpang

3 Kesalahan Sepele KRL Jogja Solo yang Cukup Mengganggu Penumpang

15 Mei 2024
5 Aturan Tidak Tertulis di Solo, Saya Tulis supaya Kalian Tidak Kaget Saat Berkunjung ke Sini  Mojok.co daerah istimewa

Wacana Solo menjadi Daerah Istimewa Sebaiknya Ditolak, Nanti Daerah Lain Cemburu

27 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Ironi Remaja Kota Jogja: Fasih Misuh dengan Bahasa Jawa, tapi Sulit Bicara Pakai Bahasa Jawa Krama

25 Januari 2026
8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut sebagai Jurusan Paling Green Flag Mojok.co

8 Alasan Jurusan Psikologi Pantas Disebut Jurusan Paling Green Flag

27 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat Mojok.co

Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.