Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Perlahan Kebumen Naik Level, dari Kota Termiskin ke Kota yang Punya Kampus Ternama

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
17 Oktober 2025
A A
Hal-hal Menarik yang Ada di Desa Pujotirto Kebumen, Salah Satunya Pohon Jenitri yang Bikin Warga Kaya Raya

Hal-hal Menarik yang Ada di Desa Pujotirto Kebumen, Salah Satunya Pohon Jenitri yang Bikin Warga Kaya Raya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini, kalau denger nama Kebumen, kebanyakan orang cuma tau dua hal, mendoan dan predikatnya sebagai daerah termiskin di Jawa Tengah (nomor dua, turun dari nomor satu). Tapi sekarang, ada kabar gembira buat warga selatan Jawa Tengah, Kebumen akhirnya punya kampus negeri sendiri. Iya, negeri, bukan sekadar kampus “swasta tapi semangat negeri”.

Yak, kampus yang dimaksud adalah Universitas Sebelas Maret (UNS) PSDKU Kebumen, cabang resmi dari UNS Surakarta yang terletak di Jalan Kepodang No. 67A, Panjer, Kebumen. Bagi sebagian orang, ini mungkin berita kecil. Tapi buat kami, warga Kebumen, ini semacam milestone peradaban.

Bayangkan, dari kota yang dulu dikenal sebagai “ daerah termiskin di Jawa Tengah tapi punya pantai panjang nan indah”, sekarang bisa bilang dengan bangga, “Eh, kuliah di UNS juga bisa di Kebumen, lho!”

Dari Tanah Panjer untuk Masa Depan Pendidikan

Kampus UNS Kebumen hadir melalui Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Artinya, mahasiswa bisa kuliah di bawah naungan UNS tapi tetap di Kebumen. Program studi yang sudah berjalan adalah PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Lokasinya strategis, dekat alun-alun, mudah dijangkau kendaraan umum, dan yang paling penting, dekat warung kopi serta warung rames pinggir jalan.

Bagi mahasiswa rantau, ini keuntungan besar. Karena hidup di kota ini nggak perlu kos mahal atau berburu wifi kafe estetik. Cukup duduk di warung teh manis tiga ribuan, tugas bisa beres sambil denger ibu-ibu ngerumpi sore-sore. Dan di balik kesederhanaannya, kampus ini pelan-pelan mulai jadi ruang tumbuh bagi generasi baru Kebumen, menjawab keinginan anak-anak muda yang pengen kuliah tanpa harus meninggalkan tanah kelahirannya. Bukan cuma tempat belajar, tapi simbol bahwa mimpi besar bisa diraih dari kota kecil.

Kebumen diam-diam serius dalam dunia pendidikan

Selama ini, banyak orang menganggap Kebumen cuma “kota lewat” antara Purwokerto dan Yogyakarta. Padahal, kalau diperhatikan, denyut akademik di Kebumen mulai hidup lagi. Selain UNS PSDKU, ada sejumlah kampus lain yang ikut menghidupkan semangat belajar masyarakat.

Kampus tersebut adalah Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) di Bumirejo, Universitas Putra Bangsa (UPB) di Kedawung, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) di Gombong, serta Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU), Politeknik Piksi Ganesha (Kampus Ungu), AMIK PGRI, dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS).

Pelan tapi pasti, Kebumen bertransformasi dari kota agraris menjadi kota pelajar. Kini, Kebumen tak hanya dikenal karena genteng mendoan atau Sate Ambal, tapi juga karena generasi mudanya mulai bisa kuliah tanpa harus jauh-jauh ke Solo atau Jogja. Dan yang menarik, para pengajar dan dosennya pun banyak yang asli daerah, pulang kampung untuk ikut membangun pendidikan di tanah sendiri. Sebuah bentuk cinta lokal yang sederhana tapi nyata.

Baca Juga:

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

Simbol harapan baru

Kehadiran UNS di Kebumen bukan sekadar tambahan gedung kuliah, tapi juga simbol pemerataan pendidikan. Bayangkan, anak-anak Kebumen yang dulu harus naik bus antar kota ke Solo untuk kuliah, kini cukup berangkat naik motor Supra fit. Ekonomi lokal pun ikut hidup. Warung makan hingga fotokopian di sekitar kampus bisa tersenyum lebar setiap musim penerimaan mahasiswa baru tiba.

Tapi lebih dari itu, kampus ini menjadi penanda bahwa pendidikan tinggi bukan lagi hak eksklusif kota besar. Dari tanah Kebumen yang tenang, tumbuh harapan baru bahwa anak kampung juga bisa jadi sarjana negeri tanpa harus merantau jauh. Dan siapa tahu, beberapa tahun ke depan, program studi di UNS Kebumen makin bertambah, dari PGSD, mungkin akan hadir jurusan lain yang bisa menarik lebih banyak anak muda untuk tetap belajar di tanah kelahirannya sendiri.

Kebumen: pelan, tapi mulai naik kelas

Kota ini mungkin belum punya bioskop besar atau mall megah. Tapi kini kami punya yang lebih penting, kampus negeri yang tumbuh dari tanah sendiri.

Bagi masyarakat, ini bukan sekadar soal bangunan kampus, tapi soal percaya diri. Bahwa kota kecil pun bisa jadi pusat ilmu pengetahuan. Sekarang, kalau ada yang nanya dengan nada heran, “Kuliah di mana? Di Kebumen?” Jawabannya bisa santai tapi mantap: “Iya, di UNS. Di cabangnya Kebumen. Masih negeri, kok.” Karena kemajuan tak selalu datang dari gemerlap mall, kadang ia tumbuh diam-diam, di ruang kelas sederhana di Panjer, tempat anak-anak muda Kebumen belajar menulis masa depan mereka sendiri.

Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mencoba Menyelesaikan Perdebatan Mana yang Lebih Maju, Kebumen atau Purworejo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2025 oleh

Tags: cabang UNSdaerah termiskin di jawa tengahKebumenUNS Kebumen
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Mahasiswa kabupaten yang sering pulang untuk mengamati rumah sendiri yang perlahan berubah.

ArtikelTerkait

Kecamatan Wadaslintang Beda Ia Anak Tiri Kabupaten Wonosobo (Unsplash)

Karena Berbeda 180 Derajat dengan Dieng dan Wonosobo Atas, Kecamatan Wadaslintang Seperti Menjadi Anak Tiri yang Tidak Dikenal

5 Juni 2025
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Kapal Mendoan Kebumen: Niat Baik Menata Pedagang, tapi Berakhir Bikin Pedagang Gulung Tikar dan Meradang

Kapal Mendoan Kebumen: Niat Baik Menata Pedagang, tapi Berakhir Bikin Pedagang Gulung Tikar dan Meradang

12 Agustus 2025
Jogja Itu Kota Salah Urus, eh Kebumen Malah Menirunya. Aneh! (Unsplash)

Ketika Identitas Sudah Tidak Penting Lagi, Kota Kebumen Lebih Memilih untuk Beralih dan Meniru Jogja yang Salah Urus

12 Maret 2024
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya Mojok.co

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya

22 Juni 2026
7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

20 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026
Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham Mojok.co

Kecamatan Purwokerto Lebih Populer daripada Kabupatennya, Banyumas, Bikin Banyak Orang Salah Paham

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.