Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebumen Layak Jadi Ibu Kota Provinsi, asalkan Memperbaiki Beberapa Hal yang Bikin Kebumen Tercoreng Citranya

Shakila Primalia Setya Putri oleh Shakila Primalia Setya Putri
17 Mei 2025
A A
Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebumen merupakan kabupaten yang terletak di pesisir Pantai Selatan dengan sejuta pesona yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kebumen memiliki keunggulan alam yang menjadi daya tarik utama. Mulai dari pantai-pantai eksotis seperti Pantai Menganti, Pantai Surumanis, Sagara Ocean View, dan lain-lain.

Tapi keindahan yang ada tak memberi kesejahteraan yang nyata. Riset mengatakan bahwa Kabupaten Kebumen masih menduduki peringkat pertama sebagai kota termiskin di Jawa Tengah dengan persentase kemiskinan 15,71% di tahun 2024. Saya sebagai anak muda yang lahir dan tumbuh di sana merasa sedih ketika mengetahui kota ini adalah kota termiskin di Jawa Tengah. Sebab lingkungan sekitar saya tidak menggambarkan kemiskinan yang seperti orang bayangkan.

Namun, ada satu hal yang unik. Meski dinobatkan jadi kabupaten termiskin di Jawa Tengah, ada wacana menjadikan Kebumen sebagai provinsi Jawa Selatan. Ya, mulai beredar narasi pembentukan provinsi Jawa Selatan. Sayangnya, itu hanya wacana. Dilansir dari Kompas, Kabag Humas dan Protokol Biro Umum Sekretariat Provinsi Jawa Tengah, Dicky Adinurwanto, membantah narasi tersebut.

Tapi, marilah kita berandai-andai, bagaimana jika itu benar-benar terjadi?

Meski memiliki potensi besar, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diselesaikan agar Kebumen benar-benar siap menyandang status ibu kota. Dan itu pun jika benar-benar akan ada provinsi baru (Jawa Selatan).

Inilah daftar kekurangan yang mungkin bikin kabupeten ini tak patut menyandang ibu kota provinsi.

Angka pengangguran yang tinggi, dan UMR Kebumen yang kelewat rendah

Sebagian penduduk kota Kebumen, ketika lulus sekolah, tidak sedikit yang langsung memutuskan untuk pergi merantau ke kota-kota besar. Dan bagi yang tidak merantau mereka cenderung tidak memiliki pekerjaan atau kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan di kota sendiri. Kebumen belum banyak menyediakan lapangan pekerjaan yang mumpuni bagi warganya.

Selain perkara ketersediaan lapangan kerja, upah minimum di Kebumen tak bisa dibilang menarik orang, atau cukup untuk hidup.

Baca Juga:

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

UMR wilayah Kabupaten Kebumen tahun 2025 sebesar Rp 2.259.873. Meski mengalami kenaikan sekitar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya, tapi inflasi bikin kenaikan tersebut tak berarti apa-apa. Jadi, rasanya agak aneh ibu kota provinsi justru punya upah minimum yang jauh lebih rendah ketimbang tetangganya.

Kurangnya infrastruktur yang memadai di Kebumen

Kebumen memang mempercantik diri. Merenovasi Alun-alun Pancasila, lalu membangun Kapal Mendoan, lalu membangun mall, serta sentra kuliner yang dibuat semirip mungkin dengan Malioboro adalah contohnya. Tapi, itu di daerah pusat kota. Di pelosok, beda cerita.

Padahal kalau memang mau jadi ibu kota, mau tak mau, infrastruktur harus dibangun merata. Aneh rasanya jika ibu kota tapi susah diakses. Padahal yang namanya ibu kota, itu wajib punya akses yang bagus.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Kebumen memiliki keunggulan yang membuktikan bahwa daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Potensi ini sebenarnya sudah ada, dan tinggal diperkuat.

Apa saja nilai plus yang bikin Kebumen layak menyandang status ibu kota provinsi?

Peringkat literasi tertinggi di Jawa Tengah

Berdasarkan survei Perpustakaan Nasional tahun 2024, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kebumen mencapai skor 78,81, yang merupakan tertinggi di Jawa Tengah. Selain itu, Kajian Tingkat Gemar Membaca (TGM) Kebumen juga mendapat nilai tinggi, menunjukkan bahwa masyarakatnya memiliki minat baca yang kuat.

Saat membaca berita ini, saya bangga menjadi salah satu warga yang lahir di Bumi Tirta Praja Mukti. Ketika Indonesia menjadi negara dengan krisis literasi baca, Kebumen masih dalam kategori kota yang masih kuat literasi bacanya.

Penghargaan UNESCO Global Geopark, serta Kapal Mendoan yang “manglingi”

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) resmi mengakui Geopark Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Pengakuan ini diberikan melalui Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang diselenggarakan di Paris, Perancis pada 2-17 April 2025. Ini menjadi bukti bahwa Kebumen adalah kabupaten yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Wajah baru Alun-alun Pancasila yang memiliki slogan baru “Kebumen Manglingi” memberikan nuansa kota yang lebih maju. Kapal Mendoan sebagai ikon baru semakin memperkuat identitas daerah. Ikon ini langsung memanjakan mata letak di sebelah timur Alun-alun Pancasila. Tidak jauh dari kapal tersebut, terdapat lokasi yang menyerupai Malioboro yang menjadi pusat kuliner Kebumen yakni “Morosuto”.

Potensi tersebut tinggal diolah, lalu jadi nilai plus untuk Kebumen jika suatu saat nanti beneran jadi ibu kota provinsi. Sejauh ini, narasi tersebut memang bukanlah kenyataan. Tapi tak ada salahnya untuk memperbaiki diri. Toh, dengan diakui oleh UNESCO, Kebumen sudah naik kelas. Dan saya kira, tak ada yang tak mungkin, dan tak lantas berhenti memperbaiki diri.

Penulis: Shakila Primalia Setya Putri
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kebumen Boleh Jadi Kabupaten Paling Miskin Se-Jawa Tengah, tapi Potensi Alamnya Paling Kaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh

Tags: ibu kota provinsiKebumenprovinsi jawa selatan
Shakila Primalia Setya Putri

Shakila Primalia Setya Putri

"Kebijaksanaan dimulai dengan kesadaran akan ketidaktahuan", Socrates.

ArtikelTerkait

Jalur Tengkorak Karanganyar-Gombong Dianggap Berbahaya karena Mistis, padahal Memang Kondisi Jalannya Aja yang Buruk

Jalur Tengkorak Karanganyar-Gombong Dianggap Berbahaya karena Mistis, padahal Memang Kondisi Jalannya Aja yang Buruk

26 September 2025
Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

4 Sisi Gelap Kebumen yang Jarang Diceritakan hingga Wisatawan Pikir Dua Kali untuk Kembali

26 Oktober 2025
5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

9 Januari 2026
Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin (Unsplash) purworejo

Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

14 Juli 2024
Tomira, Minimarket Milik Rakyat di Kulon Progo, Culture Shock di Tengah Perjalanan Kebumen-Jogja

Tomira, Minimarket Milik Rakyat di Kulon Progo, Culture Shock di Tengah Perjalanan Kebumen-Jogja

22 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang
  • Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.