Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Si Doel Anak Sekolahan Episode 46, Musim 3: Keluarga Doel Diundang Makan Malam oleh Papa Sarah

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
4 September 2020
A A
si doel anak sekolahan episode 46 musim 3 keluarga doel diundang makan malam oleh papa sarah mojok.co

si doel anak sekolahan episode 46 musim 3 keluarga doel diundang makan malam oleh papa sarah mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak seperti biasanya, Si Doel Anak Sekolahan episode 46 diawali dengan setting rumah Sarah. Papa dan mama Sarah terlihat sedang santai di teras saat Roy datang. Roy menceritakan proposal proyeknya yang ditolak oleh Om Wisnu dan meminta tolong pada Papa Sarah supaya ketemu dan bicara dengan Om Wisnu, maksudnya supaya proposal Roy bisa ditinjau lagi dan diloloskan.

Papa Sarah menolak dengan keras. Bagaimanapun Roy merayu, Papa Sarah tetap tidak mau membantu.

“Roy, kamu harus melapangkan dada supaya kamu belajar dari kegagalan,” kata Papa Sarah. Roy kesal tapi juga tidak bisa apa-apa.
“Kalau gitu, saya pamit, Om. Sarahnya mana?” tanya Roy.
“Sarah baru saja pergi,” jawab Papa Sarah.
“Lho itu mobilnya ada?”
“Pakai mobil Om.”

Roy tidak salah. Sarah memang ada di rumah. Papa Sarah menjawab seperti itu mungkin karena sudah malas melihat Roy dan tingkahnya. Sarah sempat bertanya ke papanya apa papanya benar akan membantu Roy?

Papanya bilang tidak, dia tidak akan mau membantu Roy. Sarah senang, apalagi saat dia pamit mau ke rumah Doel, papanya berpesan,

“Bilang sama si Doel, ya. Diundang Papa makan malam sama keluarganya.”

Wuaaah.

Sementara itu, di pangkalan opelet Doel dan Mandra baru saja sampai. Mandra makan selagi menunggu Doel membeli koran. Tiba-tiba Roy datang.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

Mandra, Sebenar-benarnya Sadboy dalam Si Doel Anak Sekolahan

“Selamat pagi, Bang,” Roy menyapa Mandra. Mandra kaget luar biasa.
“Ngapa lo? Mau apa?!”
“Napa, Bang? Kaget ya? Si Doel mana?”
“Ada apaan cari saya?” tanya Doel yang baru datang.
“Saya ingin bicara. Saya ingin minta maaf.”
“Minta maaf?”
“Iya, soal kejadian kemarin.”
“Enak aja minta maaf! Emang bisa begitu?!” Mandra nyolot.
“Benar, Bang Mandra. Saya tulus.”
“Enak aja! Bibir gue udah jontor, lu mau minta maaf begitu aja? Nggak bisa!”
“Saya ngaku salah. Saya minta maaf, Doel, Bang Mandra. Kalian sudah menyadarkan saya.” Roy mengulurkan tangannya.
“Awas, Doel! Hati-hati ini jebakan! Ntar tangannya beracun!” kata Mandra.

Doel menerima permintaan maaf Roy. Roy juga cerita kalau dia sedang merasa drop sekarang. Soal pekerjaan dia gagal, soal cinta apalagi. Roy bilang dia ingin bisa berteman dengan Doel dan Mandra.

Di rumah, Mas Karyo sedang membantu Atun membereskan warung Mak Nyak yang tadi pagi diacak-acak oleh Mandra. Sedang enak-enaknya beres-beres, Akang Karedit datang dan memberi tahu Mas Karyo bahwa sangkar burung yang digantung Mas Karyo di depan warung Mak Nyak sudah kosong alias si Badut kabur. Mabur. Mas Karyo panik. Dia langsung lari mencari burungnya. Mas Karyo keliling kampung mencari Badut tapi tidak ketemu juga. Dengan lemah, letih, lesu, Mas Karyo pulang.

Mas Karyo bilang ke Atun kalau Badut itu burung pembawa rejeki. Dia tidak siap kehilangan Badut. Atun mengingatkan Mas Karyo, mana ada rejeki datang dari burung. Kalau memang mau, besok Atun bakalan nemenin Mas Karyo beli burung lagi di pasar.

Sarah yang datang membawa kue untuk Mak Nyak diajak ngobrol banyak oleh Mak Nyak. Mak Nyak menanyakan sekolah Sarah di Belanda dulu, kenapa tidak dilanjutkan? Terus apa yang dikerjakan Sarah sekarang? Tak lama, Doel dan Mandra pulang.

Doel cerita ke Sarah kalau tadi Roy mampir ke pangkalan opelet. Roy minta maaf dan meminta tolong pada Doel untuk bicara pada Sarah. Sarah sudah malas menanggapinya. Sarah lalu memberikan surat yang tadi diterimanya dari kurir. Surat dari Trackindo untuk Doel.

Doel membuka suratnya dan… jeng jeeeng, Doel diterima kerja. Besok dia disuruh datang ke bagian personalia kantor. Mereka bahagia sekali. Apalagi Mak Nyak dan Atun.

Sebelum pamit pulang, Sarah menyampaikan pesan dari papanya yang mengundang keluarga Doel untuk makan malam bersama.

“Ini bener kamu mau ngundang makan malam kita semua?” tanya Doel.
“Iya. Tapi bukan aku yang ngundang. Papa sama Mama. Bener.”
“Ini semua kamu lakukan karena kamu tahu aku akan dapat kerja atau bukan?” (Mulaiii dah, mulaaaiii.)
“Ya ampun. Ini nggak ada hubungannya sama kamu diterima kerja atau nggak di tempat kerjaan kamu. Orang tiba-tiba aja kok Papa ngajak kamu makan sekeluarga. Bener. Emang nggak boleh?”
“Boleh.”
“Ya udah deh, aku pulang ya.”

Setelah Sarah pulang, ada diskusi kecil di rumah Doel. Mak Nyak bingung karena merasa belum pernah kenalan langsung dengan orang tua Sarah, eh sekarang malah diajak makan. Mak Nyak juga bingung mau pakai baju apa. Hal ini tidak disia-siakan oleh Mas Karyo, dia bilang pakai saja batik dagangannya. Supaya bisa seragam gitu. Hilih, hilih.

Di penutup Si Doel Anak Sekolahan episode 46 ini akhirnya diputuskan Mak Nyak bakalan pakai kebaya saja nanti malam. Dan sekarang Mak Nyak lagi siap-siap manasin setrikaan. Biar kebayanya licin gitu.

Ih, jadi deg-degan nunggu episode selanjutnya.

Daftar sinopsis sebelumnya: Si Doel Anak Sekolahan musim 1, Si Doel Anak Sekolahan musim 2, dan Si Doel Anak Sekolahan musim 3.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2022 oleh

Tags: review sinetronSi Doel Anak SekolahanSi Doel Anak Sekolahan Musim 3
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

si doel anak sekolahan episode 41 musim 3 mandra ditinggal nunung patah hati lagi mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 41, Musim 3: Yah, Mandra Patah Hati Lagi

26 Agustus 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 13, Musim 1: Muslihat vs Jamal

10 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 32, Musim 1: Kang Bahar Diundang Ridwan Kamil

23 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 20, Musim 1: Semua Masalah Diselesaikan oleh Muslihat

11 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Season 1 Episode 3: Anak Preman Kecopetan, dan Uyan si Kuda Hitam

7 Juni 2020
si doel anak sekolahan episode 25 musim 2 sinopsis jalan cerita mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 25, Musim 2: Sarah Rindu tapi Doel Sinis Melulu

30 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.