Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Seperti Inilah yang Dilakukan para Pokemon Selama Pandemi

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
7 Mei 2020
A A
Beginilah yang Dilakukan para Pokemon Selama Pandemi
Share on FacebookShare on Twitter

Selama pandemi seperti ini, apa yang sedang dilakukan para Pokemon untuk menghabiskan waktu saat swakarantina, ya?

Ada-ada saja tingkah manusia selama menghadapi pandemi dan berdiam diri di rumah guna mencegah keberlangsungan mata rantai virus corona. Mulai dari hal-hal nirfaedah sampai keberadaan orang-orang prank di luar nalar yang bikin geleng-geleng kepala. Seperti memberi prank sumbangan bagi transpuan hingga mbatal puasa bakal dikasih Rp10 juta rupiah. Hal ini terjadi antara dua hal, nggak ada otak atau nggak ada hati.

Di luar sana, bukan hanya manusia yang dipertanyakan bagaimana cara menghabiskan waktu selama swakarantina, tapi juga para Pokemon lucu di jagat universe-nya. Semalam suntuk saya nggak bisa tidur karena memikirkan hal ini. Apa coba yang bakal dilakukan Pikachu pas kondisi seperti ini? Terus, apa yang bakal dilakukan Mr. Mime untuk bisa tetap hidup tanpa tuan di dunia luar semasa pandemi seperti ini?

Dengan melakukan studi analisis melalui sudut pandang kehaluan yang mendalam, begini yang dilakukan para Pokemon selama pandemi corona:

Bulbasaur, sibuk nemenin ibu-ibu kompleks berjemur tiap pagi karena ia suka cahaya matahari.

Charmander, digunakan pemiliknya sebagai ganti kompor gas karena bisa mengeluarkan api dari buntutnya.

Squirtle, karena bisa mengeluarkan air, Squirtle selama pandemi bertugas nguras bak mandi dan angkat-angkat galon.

Caterpie, selama pandemi bisa dijadikan pemiliknya penghasil benang untuk menjahit. Kalau siang, Caterpie biasanya nongkrong di pohon singkong sambil menunggu evolusi jadi Metapod.

Baca Juga:

Paralayang Batu: Tempat Asyik buat Pacaran Sekaligus Nyari Pokemon

Pokemon Unite, Gim Alternatif bagi Kalian yang Sering Kena Bacot Saat Main Mobile Legends

Weedle, bersembunyi sepanjang hari di dalam hutan. Weedle sudah menerapkan WFH jauh sebelum adanya woro-woro mengenai hal tersebut.

Pidgey, jadi musuh Mbah Yanto karena ganggu padi-padi hasil panen di sawahnya. Tapi selama pandemi, Pidgey lebih memilih untuk menunggu bantuan para Trainee.

Rattata, libur menjadi saingan hama wereng di sawah Mbah Yanto karena stay at home.

Spearow, nggak bisa ikut lomba burung kicauan karena event-event tersebut sedang ditiadakan selama pandemi.

Ekans, ikut konten Panji Petualangan sebagai pengganti Garaga yang sudah berevolusi.

Pikachu, bantu petugas PLN. Biar kalau daerahmu mati listrik, kamu nggak sambat melulu~

Sandshrew, biasanya nambang pasir di Lereng Merapi. Selama pandemi, kini harus banting stir jadi sopir truk pengangkut pasir dari Merapi menuju Bantul.

Nidoran dan Nidorina, selama stay at home sibuk memperbanyak keturunannya yang lucu-lucu.

Clefairy, sibuk jadi selebgram karena kecantikan dan kegemasannya.

Vulpix, jadi make up artis dan cosplay Kurama Naruto.

Jigglypuff, bikin kanal YouTube dan bikin konten cover lagu Banda Neira.

Zubat, collab sama Kisah Tanah Jawa yang melakukan penelusuran di Goa Jepang.

Oddish, selama pandemi sibuk menulis artikel mengenai reformasi agraria.

Paras, melakukan bersih Pantai Baron mumpung nggak ada wisatawan yang datang.

Venonat, serangga yang satu ini libur nggodani ikan-ikan segar milik Yu Sumi di Pasar Giwangan.

Diglett, selama pandemi bantuin tukang bor jalan raya untuk renovasi jalanan menjelang Lebaran.

Meowth, bingung cari tongkol karena tukang sayur kompleks pada tutup. Sedang merencanakan mencuri whiskas kucing kompleks bersama Tim Roket.

Psyduck, seperti biasa, mainan air di kali sambil nunggu buka puasa.

Mankey, buka kelas Muay Thai online di padepokannya.

Growlithe, pensiun dari sirkus karena Sekaten nggak buka selama pandemi.

Poliwag, jadi buzzerp dan tiap balas argumen bakal nyeletuk, “Zubat mana paham~”.

Abra, pensiun jadi pesulap. Bikin kanal YouTube, undang Young Lex dan opening, “Four, three, two, one, close the door!”

Machop, jadi kuli pembangunan proyek Hambalang. Hayo kowe.

Bellsprout, sibuk kontemplasi menentukan jati diri bahwa dirinya ini kantong semar atau toge.

Tentacool, bernapas lega karena laut sebagai tempat tinggalnya sedikit berkurang dari pencemaran.

Geodude, gagal ikut Olimpiade Tokyo dalam cabor panjat tebing.

Ponyta, biasanya narik andong di Malioboro. Sekarang usahanya jadi sepi karena pandemi.

Magnemite, karena matanya satu, dikira dirinya biang keladi antek global wahyudi konspirasi alam semesta.

Grimer, jadi bahan squishy Ria Ricis.

Shellder, jadi kerang yang dimakan Dara dan Bima di film Dua Garis Biru.

Exeggcute, lagi didiskon besar-besaran, nih. Telor sekilonya 22 ribu rupiah.

Mr. Mime, live streaming stand up comedy tapi cuma diem.

Hypno, bikin konten bareng Uya Kuya tentang hipnotis kliennya.

Koffing, nyamar jadi bau kentut manusia.

Tangela, mie ayam Tumini enak nih jam segini (((btw, Tangela itu bentuk mie kan, ya?))).

Magikarp, jadi ikan koi yang dijual di Pasar Pasty.

Onix, masang iklan, “Terima jasa urug”.

Lapras, rebahan di Embung Langensari.

Voltorb, jadi batu batre radionya Bang Mandra. Killing me soplyyyy~

Articuno, sibuk stand by di freezer es krim Indomaret sambil nunggu stock es krim Viennetta yang langka.

Zapdos, digabur di sawah oleh pemiliknya. Srrrr srrr srrrr, yipp yipp yiiippp~

Dragonite, syuting jadi naga Indosiar.

Hooh, ngobrol sama burung kuntul di Hutan UGM.

Slowpoke, nonton drakor, nonton anime, medsosan, ngerecokin Reemar Martin, ngerecokin pacarnya Prince Mateen, muntab nggak jelas sama Han So Hee, repeat.

Snorlax, rebahan, rebahan, rebahan, rebahan, mandi sehari sekali, YouTube-an, ngguyoni JRX, pokoknya kamu banget, deh~

BACA JUGA Pengalaman Mengajari Ibu Main Onet Klasik atau tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: pandemi coronaPikachupokemon
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

kerja keras cara mendapatkan uang dari internet uang pulsa 50 ribu dari kampus UNS, gaji umr tabungan penghasilan milenial uang pekerja boros mojok.co

Uang Pulsa 50 Ribu dari Kampus UNS Bisa Dipakai buat Apa?

1 Juni 2020
Kehidupan Saya di Jerman Selama Ada Virus Corona

Kehidupan Saya di Jerman Selama Ada Virus Corona

14 April 2020
Cerita Prihatin yang Mungkin Dipahami Pedagang Pinggir Jalan Ketika Hujan terminal mojok.co

MasyaAllah, Negara Mana Coba yang Pemerintah dan Rakyatnya Qanaah Kayak Kita?

19 Mei 2020
Paralayang Batu: Tempat Asyik buat Pacaran Sekaligus Nyari Pokemon

Paralayang Batu: Tempat Asyik buat Pacaran Sekaligus Nyari Pokemon

8 Februari 2022
Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

3 April 2020

Pengalaman Mengajari Ibu Main Onet Klasik

28 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.