Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung

Darsih Juwariah oleh Darsih Juwariah
6 September 2024
A A
Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung

Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Alun-Alun Gresik yang dulunya merupakan salah satu tempat favorit warga untuk bersantai, kini mulai berubah menjadi tempat yang meresahkan. Kehadiran penyewaan sepeda listrik yang semakin marak telah mengubah wajah alun-alun, terutama bagi pengunjung yang datang bersama keluarga dan anak-anak. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi orang tua yang membawa anak kecil. Sebab, anak-anak ini rentan tertabrak sepeda listrik yang dipacu dengan kecepatan tinggi oleh para penyewanya.

Sewa sepeda listrik sebenarnya menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Dengan harga sewa yang relatif terjangkau, banyak pengunjung—terutama anak-anak remaja dan dewasa muda—yang memanfaatkan layanan ini untuk berkeliling alun-alun.

Sayangnya, penggunaan sepeda listrik yang tidak terkontrol dan tidak diawasi dengan ketat sering kali mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya, terutama pejalan kaki. Banyak yang merasa terganggu oleh cara berkendara sebagian besar penyewa. Sebab mereka cenderung sembrono, berkecepatan tinggi, dan tidak mematuhi area yang telah ditetapkan.

Tidak ada jalur terpisah untuk pejalan kaki dan sepeda listrik di Alun-Alun Gresik

Salah satu masalah utama yang muncul adalah tidak adanya pemisahan yang jelas antara jalur untuk pejalan kaki dan sepeda listrik. Sepeda-sepeda listrik ini bebas melaju di seluruh area alun-alun, termasuk di jalur pejalan kaki yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak kecil dan keluarga yang sedang berjalan-jalan.

Banyak pengunjung yang merasa khawatir karena anak-anak mereka bisa saja tertabrak sewaktu-waktu. Apalagi jika sepeda listrik dikendarai dengan kecepatan tinggi. Orang tua sering kali harus ekstra waspada untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak berada di jalur sepeda listrik yang melaju kencang.

Situasi ini diperparah oleh fakta bahwa sebagian besar penyewa adalah anak-anak remaja yang kurang memperhatikan keselamatan dan etika berkendara di tempat umum. Mereka sering kali melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan keadaan sekitar. Bahkan ada yang sengaja melakukan aksi-aksi berbahaya seperti zigzag di antara kerumunan pejalan kaki. Tindakan ini tentu saja sangat membahayakan, tidak hanya bagi para pejalan kaki, tetapi juga bagi pengendara sepeda listrik itu sendiri.

Ketidakdisiplinan ini jelas menciptakan suasana yang tidak nyaman bagi banyak pengunjung alun-alun. Beberapa orang tua bahkan merasa terpaksa membatasi ruang gerak anak-anak mereka atau memilih untuk tidak lagi mengunjungi alun-alun demi menghindari risiko kecelakaan. Padahal, alun-alun seharusnya menjadi tempat yang aman dan ramah bagi semua kalangan, terutama bagi keluarga dengan anak-anak kecil yang ingin menikmati waktu santai tanpa rasa khawatir.

Perlu aturan yang lebih ketat

Banyak pengunjung yang berharap agar pemerintah setempat, khususnya Bupati Gresik, segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan menertibkan penyewaan sepeda listrik di area alun-alun.

Baca Juga:

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

‎Lupakan Gaji 5 Juta, Pertimbangkan Hal Ini sebelum Menetap di Gresik!

Pengaturan yang lebih ketat diperlukan agar sepeda-sepeda listrik hanya boleh digunakan di area tertentu yang tidak bercampur dengan jalur pejalan kaki. Selain itu, perlu adanya batasan kecepatan yang lebih jelas serta pengawasan yang ketat terhadap para penyewa, terutama anak-anak remaja yang sering kali kurang memperhatikan keselamatan.

Selain penertiban, langkah preventif lainnya adalah dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan dan etika berkendara sepeda listrik di tempat umum. Pihak penyedia jasa penyewaan sepeda listrik juga seharusnya bertanggung jawab dalam memastikan bahwa pengguna layanannya memahami aturan dan tata tertib yang berlaku di alun-alun. Pemberian sanksi tegas bagi penyewa yang melanggar aturan juga dapat menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di area alun-alun.

Sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan juga perlu diperluas. Tidak hanya kepada penyewa sepeda listrik, tetapi juga kepada seluruh pengunjung Alun-Alun Gresik. Pengunjung perlu diajak untuk lebih peduli terhadap keselamatan bersama. Harus saling menghormati dan menjaga tata tertib selama berada di area publik.

Naik sepeda listrik memang bisa menjadi salah satu cara yang menyenangkan untuk berkeliling alun-alun. Akan tetapi jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, justru bisa menimbulkan risiko dan masalah yang serius.

Perlu solusi jangka panjang yang melibatkan penataan ulang alun-alun

Tidak hanya itu, Pemkab Gresik juga perlu memikirkan solusi jangka panjang yang melibatkan penataan ulang alun-alun. Harapannya agar alun-alun bisa kembali menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua kalangan. Mungkin perlu dipertimbangkan pembangunan area khusus untuk sepeda listrik. Sehingga pengguna sepeda bisa bebas beraktivitas tanpa mengganggu pejalan kaki. Dengan pemisahan area yang jelas, pengguna sepeda listrik maupun pejalan kaki bisa menikmati waktu mereka di alun-alun tanpa saling mengganggu.

Harapan masyarakat Gresik saat ini adalah agar alun-alun bisa kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua kalangan. Penyewaan sepeda listrik memang bisa menjadi hiburan yang menarik di sini. Tapi jika tidak diatur dengan baik, hal ini justru bisa menimbulkan kecelakaan. Oleh karena itu, Bupati Gresik diharapkan segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan dan mengembalikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung alun-alun.

Penyelesaian masalah ini tentu membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, penyedia jasa penyewaan sepeda listrik, hingga para pengunjung alun-alun. Dengan penertiban yang tepat dan edukasi yang baik, diharapkan Alun-Alun Gresik bisa kembali menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua orang.

Penulis: Darsih Juwariah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kota Lama Gresik, Sisi Lain dari Kabupaten yang Sumpek Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2024 oleh

Tags: alun-alun gresikGresiksepeda listrik
Darsih Juwariah

Darsih Juwariah

ArtikelTerkait

Alas Dawar Blandong, Jalur Alternatif Lamongan-Gresik-Mojokerto yang Penuh Malapetaka, Nggak Cocok untuk Pengendara Pemula Mojok.co

Alas Dawar Blandong, Jalur Alternatif Lamongan-Gresik-Mojokerto yang Penuh Malapetaka, Nggak Cocok untuk Pengendara Pemula

12 Oktober 2024
Gresik

Gresik: Kota Santri atau Kawasan Industri?

22 November 2021
Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

Betapa Merananya Warga Gresik Melihat Truk Kontainer Lalu Lalang Masuk Jalanan Perkotaan

13 Desember 2024
GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi "Arena Balap" Sepeda Listrik

GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi “Arena Balap” Sepeda Listrik

5 Desember 2024
Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

4 Desember 2024
Nasi Krawu, Makanan Khas Gresik yang Seringnya Dilupakan Orang

Nasi Krawu, Makanan Khas Gresik yang Seringnya Dilupakan Orang

8 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.