Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Sepeda Listrik dan Bocil Kematian, Kombinasi Maut yang Sukses Bikin Pening, Saatnya Bikin Regulasi!

Qaidul Muttaqin oleh Qaidul Muttaqin
7 April 2025
A A
Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung

Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah nggak sih, lagi jalan-jalan santai di sekitaran rumah, tiba-tiba tiba-tiba ada bocil ngebut naik sepeda listrik, hampir nabrak, terus malah ketawa? Fenomena ini makin sering kejadian. Murahnya harga sepeda listrik bikin orang tua gampang beliin anaknya, tapi sayangnya, nggak semua sadar sama risikonya.

Entah kenapa, akhir-akhir ini di jalanan desa saya berubah menjadi sirkuit balap dadakan. Yang bikin kesel, bukan motor atau mobil, tapi sepeda listrik yang dikendarain bocil-bocil belum puber. Sepeda listrik yang semestinya jadi solusi untuk transportasi ramah lingkungan, menjelma menjadi sumber drama. Setiap hari, terutama di jam 2 siang, saya ngeliat mereka ngebut dan ugal-ugalan dengan sepeda listriknya bikin saya gregetan. Udah gitu mereka nggak nyadar kalau itu salah dan bahaya.

ADVERTISEMENT

Dari situ saya jadi mikir, siapa yang harus tanggung jawab dari fenomena ini? Orang tua? Pemerintah? Atau kita sebagai masyarakat? Yang jelas kalau dibiarkan begini, bukan tak mungkin bakal lebih parah lagi.

Murahnya harga sepeda listrik

Dulu, ketika saya kecil tak terpikirkan bakal ada sepeda bertenaga listrik, nggak perlu ngayuh lagi. Kalaupun ada, pasti harganya mahal banget. Tapi, ketika teknologi bekembang pesat, semuanya salah besar. Sepeda bertenaga listrik itu sekarang hanya dijual dengan harga dua jutaan aja, kayanya ini yang jadi alasan kenapa orang tua membelikan anaknya sepeda listrik.

Masalahnya, gara-gara harganya yang masih terbilang terjangkau, banyak yang asal beli tanpa mikirin konsekuensi, ditambah bocil-bocil itu masih belum ngerti soal aturan berkendara. Ngebut sembarangan, menyeberang tanpa lihat kanan-kiri, bahkan zigzag di jalan raya. 

Orang tua yang nggak peduli

Anak kecil jelas tidak beli sepeda listriknya sendiri. Ada kemungkinan, tapi amat kecil. Jadi, mereka pasti beli sepeda tersebut bersama orang tuanya. Nah, ini yang jadi masalah. Selepas beli, lepas juga pengawasan orang tuanya pada anaknya. Membiarkan anak kecil keluyuran di jalanan tanpa tanggung jawab itu namanya mengundang bencana.

Padahal sepeda listrik ini bukan sebuah mainan. Ini kendaraan yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Tapi yang bikin tak habis pikir, kalau ada bocil yang ngebut terus jatuh, orang tua malah nyalahin jalanan yang rusak atau orang lain yang nggak minggir. Kesannya kaya mereka bilang anak kecil bebas dari konsekuensi.

Kalau udah begitu, siapa yang salah? Bocilnya? Nggak dong, mereka nggak ngerti apa-apa. Yang salah ya orang tua mereka nggak ngajarin dan nggak ngawasin. Kalau dibiarkan terus, nantinya bakal ngebahayain orang lain.

Baca Juga:

Hape Realme dan Oppo Terinstall Aplikasi Pinjol Tanpa Izin Pengguna dan Tak Bisa Dihapus, Mau Menjebak Pengguna untuk Ngutang kah?

GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi “Arena Balap” Sepeda Listrik

Perlu ada regulasi terkait sepeda listrik ini

Dengan keresahan ini, kayanya sudah saatnya ada aturan yang lebih jelas soal penggunaan sepeda listrik, terutama buat anak-anak. Misalnya, batasin usia minimal pengguna atau peraturan keselamatan lain. Pemerintah juga bisa ngadain sosialisasi ke orang tua tentang bahaya dan tanggung jawab punya sepeda listrik. Jangan hanya dijual bebas, tanpa ada edukasi yang jelas.

Mungkin juga nanti ada sanksi bagi orang tua yang membiarkan anak-anaknya berkendara tanpa pengawasan, terutama di jalan raya. Soalnya kalau cuma berharap dari kesadaran orang tua, kayanya bakal sulit. Aturan yang jelas bisa jadi solusi buat mengurangi resiko kecelakaan dan bikin jalanan jadi aman bagi semua orang tanpa kehadiran bocil kematian yang mengendarai sepeda listrik.

Jadi intinya, ini bukan sekadar masalah “ah, namanya masih anak kecil”. Ini soal keselamatan semua orang. Kalau nggak segera ada aturannya, kita bakal makin sering liat bocil ngebut nggak jelas dengan sepeda listriknya, berpotensi menyebabkan kecelakaan, dan makin banyak orang dewasa yang kesel tapi nggak bisa berbuat banyak.

Jadi, kapan kita mulai peduli? Atau mau nunggu sampai ada kejadian mengerikan baru nyadar ini masalah serius?

Penulis: Qaidul Muttaqin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selain Mamak Racing, Pengendara Sepeda Listrik Wajib untuk Diwaspadai

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2025 oleh

Tags: bocil kematianregulasisepeda listrik
Qaidul Muttaqin

Qaidul Muttaqin

Mahasiswa ekonomi Syariah yang suka nulis seputar ekonomi, UMKM, dan kehidupan masyarakat. Percaya tulisan bisa menjadi jalan perubahan.

ArtikelTerkait

Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung

Sepeda Listrik di Alun-Alun Gresik Meresahkan Pengunjung

6 September 2024
GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi "Arena Balap" Sepeda Listrik

GOR Sidoarjo, Kawasan Makan yang Mendadak Jadi “Arena Balap” Sepeda Listrik

5 Desember 2024
Selain Mamak Racing, Pengendara Sepeda Listrik Wajib untuk Diwaspadai

Selain Mamak Racing, Pengendara Sepeda Listrik Wajib untuk Diwaspadai

17 November 2023
Transisi Energi Itu Hanya Omong Kosong: Kebijakan yang Keluar Malah Melindungi Penggunaan Energi Fosil

Transisi Energi Itu Hanya Omong Kosong: Kebijakan yang Keluar Malah Melindungi Penggunaan Energi Fosil

8 Mei 2023
4 Rekomendasi Skincare Aman dan Terpercaya di TikTok Shop

Memblokir TikTok Shop Nggak Bikin Pasar Tradisional Tiba-tiba Ramai

26 September 2023
Sepeda Listrik Nggak Cocok buat Mahasiswa Mendang-Mending di UI karena Mahal dan Nggak Bisa Boncengan

Sepeda Listrik Nggak Cocok buat Mahasiswa Mendang-Mending di UI karena Mahal dan Nggak Bisa Boncengan

14 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.