Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Semua Orang Harus Mengkritik Jokowi

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
14 September 2019
A A
mengkritik jokowi

mengkritik jokowi

Share on FacebookShare on Twitter

Saya pikir sakit adalah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan Indonesia saat ini. Kalau kata bang Pandji, sedang terjadi sesuatu yang aneh dengan Indonesia. Banyak sekali masalah yang bangsa kita alami saat ini. Terkatung-katung dan butuh untuk segera ditulung. Siapa yang bisa menolong? Pak Jokowi? Bukan. Bukan beliau, tapi kita. Hanya rakyat yang bisa menyelamatkan bangsa ini.

Sebentar, sebentar. Kalau kalian masih ada yang bingung dan bertanya-tanya memangnya ada apa sih sama Indonesia? Saya sarankan kalian ke luar sebentar dari gua-nya. Lalu tengok kanan-kiri, scroll lini masa atas-bawah—sampai menemukan berita-berita yang ramai dibicarakan belakangan ini. Ada masalah rasisme yang terjadi kepada orang Papua, ada masalah kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan yang semakin parah, ada masalah pengesahan RUU PKS yang semakin terjal, dan tentu saja agenda pelemahan KPK dengan disetujuinya revisi UU KPK.

Jadi…gimana cara rakyat menyelamatkan negara dari masalah-masalah ini?

Bersuara!

Negara selalu bilang jika mereka adalah kepanjangan tangan dari rakyat, bahkan mengatas namakan suara rakyat karena suara-suara kita diberikan kepada mereka saat pemilu. Tapi selama ini, ketika rakyat bersuara, kok negara seakan-akan tidak pernah mendengarkan?

Kita harus berhenti melihat negara sebagai entitas yang budiman—yang bisa menyelesaikan semua masalah lalu membawa perubahan. Kita harus mengakui bahwa negara ini cukup kacau dan membutuhkan banyak sekali saran. Dan yang paling penting, Jokowi harus terus dikritik!

Kita butuh lebih banyak bersuara, kalau perlu, kita bikin kebisingan sekalian. Jangan biarkan para pejabat negara yang suka seenaknya itu tenang dengan segara keputusan yang sejatinya mengkhianati kepentingan rakyat. Bodo amat jika orang menilai kita cuman bisa berisik di sosial media.

Kita harus terus menerus mengkritik pemerintah, mengkritik Jokowi. Ini bukan soal kamu cebong-atau-kampret maka yang mengkritik Jokowi adalah kampret. Sudahlah, berhenti terus menerus memakai dikotomi itu lagi. Nggak guna.

Baca Juga:

Pemerintah Bangkalan Madura Nggak Paham Prioritas, Memilih Sibuk Bikin Ikon Pendidikan daripada Perbaiki Kualitas Pendidikan

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Yang sebelumnya memilih Jokowi juga perlu mengkritik karena sebenarnya siapa sih yang kamu bela itu? Jokowi atau kepentingan rakyat? Tidak usahlah membela mati-matian idola kalian ini. Toh dengan mengkritik beliau, kalian jadi mengakui bahwa beliau juga manusia, selayaknya manusia, pasti banyak salahnya. Jangan mentang-mentang Anda pendukungnya, Anda iya-iya saja dengan kebijakan yang Jokowi buat padahal jelas-jelas kebijakan itu bertentangan dengan keinginan rakyat!

Pun yang tidak memilih Jokowi. Jangan sampai merasa jadi pihak yang paling bahagia dengan segala blunder yang dilakukannya. Kalian harus ingat bahwa kebijakan apa pun yang dibuat Jokowi, baik atau buruk, kalian juga akan kena dampaknya.

Juga untuk orang-orang yang golput. Jangan sampai merasa tidak memiliki beban dan jadi besar kepala karena sudah bisa memprediksi bahwa hal-hal buruk seperti ini akan terjadi. Orang-orang yang memutuskan untuk golput, khususnya yang golput karena ideologi dan memang tidak percaya kepada kedua kandidat calon presiden kemarin, saya yakin sekali bahwa suara kalian akan jadi suara yang tak kalah penting. Pemikiran progresif kalian itu dibutuhkan. Khususnya, untuk terus memastikan negara bisa berjalan sesuai relnya.

Mari berhenti terpecah-pecah dan berdebat di antara satu sama lain. Inilah saat yang paling tepat untuk bersatu dan melawan dengan bersuara. (*)

BACA JUGA Omong Kosong Soal Politik yang Tidak Ada Habisnya atau tulisan Muhammad Ikhdat Sakti Arief lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2019 oleh

Tags: CebongJokowiKampretpemerintahrevisi uu kpk
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

Menelusuri 5 Jenis Kaos yang Sering Dipakai Pakdhe-pakdhe ke Sawah terminal mojok.co

Cieee yang Pengin Buka Sawah Padahal Dulu Sukanya Gusur Sawah

5 Mei 2020
Pertanyaan Retoris Jokowi dan Cara Ngeles Elegan yang Sering Terjadi

Pertanyaan Retoris Jokowi dan Cara Ngeles Elegan yang Sering Terjadi

24 April 2020
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Kalau Guru Adalah Penentu Peradaban, Lha yang Lain Ngapain?

26 November 2023
Mitos Seram di Gunungkidul selain Pulung Gantung Terminal Mojok

Pengalaman KKN di Gunungkidul: Warung Tutup Jam 7 Malam dan Menyaksikan Kemenangan Jokowi di Desa Pro Prabowo

4 Agustus 2023
virus corona masker sampah kesehatan bekas pakai operasi masker mojok.co

Bagi Saya, Operasi Masker Itu Sangat Tidak Efektif

7 Oktober 2020
Beban Santri Melawan Ormas yang Mengaku Paling Pancasila se-Indonesia

Beban Santri Melawan Ormas yang Mengaku Paling Pancasila se-Indonesia

30 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

3 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.