Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Semua Lagu Akan Koplo pada Waktunya dan Semua Orang Akan Joget Bareng Karenanya

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
1 November 2019
A A
Semua Lagu Akan Koplo Pada Waktunya dan Semua Orang Akan Joget Bareng Karenanya
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seseorang yang menikmati alunan lagu dan musik dalam keseharian, saya terbiasa menyiapkan beberapa daftar lagu untuk didengar sebagai pendamping sekaligus penyemangat dalam banyak aktivitas. Saya sih, tidak terpatok pada genre musiknya apa, yang penting enak didengar dan sesuai selera. Pada akhirnya, penilaian akan subjektif—tergantung selera masing-masing.

Beberapa di antaranya ada lagu lawas seperti Koes Plus, Chrisye, sampai dengan Nike Ardila. Tidak ketinggalan lagu dari band pop ternama yang laris pada tahun 2000-an seperti Sheila on 7, Padi, juga Dewa 19. Selain itu, masih banyak lagi lagu yang beraliran rock, emo, posthardcore, dan lain sebagainya. Saya pun menyukai banyak lagu dangdut lawas yang dinyanyikan oleh para musisi tenar seperti Rhoma Irama, Jaja Miharja, juga almarhum Meggy Z. Semua terasa syahdu dan enak didengar. Oleh karenanya, tidak heran jika musik dapat menjadi salah satu instrumen pemersatu.

ADVERTISEMENT

Berkenaan dengan hal tersebut, dulu boleh jadi musik dangdut dianggap hanya milik segelintir orang di pedesaan, terkesan jadul dan kolot. Namun, siapa sangka kini musik dangdut malah digandrungi oleh khalayak—termasuk kawula muda. Belum lagi musik koplo sebagai sub-genre dari musik dangdut. Tentu menjadi daya tarik sendiri. Apalagi kemasannya semakin menarik. Kini, lagu apa pun dapat dijadikan koplo—dan tak jarang malah menghasilkan alunan musik yang lebih asyik didengar.

Jika pada awalnya keriuhan musik dangdut dan musik koplo hadir saat ada pesta kawinan di desa, kini beberapa lagu yang sudah di-remix menjadi genre ini pun bisa didengarkan di beberapa kafe atau diskotik. Beberapa anak muda—baik lelaki maupun perempuan—tidak malu lagi dalam berjoget bersama jika memang bisa meramaikan suasana. Seperti beberapa waktu lalu yang diperagakan oleh Sintya Marisca yang sukses berjoget dengan santuy-nya kala mendengar alunan lagu Reza Artamevia, Berharap Tak Berpisah versi koplo.

Selain lagu Reza Artamevia yang sukses dijadikan koplo, masih ada banyak lagu dari berbagai genre yang bisa saja dijadikan koplo. Seperti misalnya lagu Blackpink, “ddu du ddu du” versi koplo yang pernah dibawakan oleh Via Vallen. Semakin lama, bisa jadi musik beraliran keras seperti screamo, punk, posthardcore, atau sejenisnya bisa juga dijadikan koplo. Lumayanlah, kalau ada suara alunan gendang yang bertalu-talu diantara teriakan dari para vokalis dengan aliran musik tersebut. Eh?

Memang, tidak bisa dimungkiri kalau genre ini identik dengan alunan gendangnya. Hal itu pula yang membuat semua lagu bisa di-koplok-an. Pada praktiknya, koplo dan gendang menjadi kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan hanya bermodalkan gendang, bukan tidak mungkin semua lagu akan menjadi koplo pada waktunya dan pada saat yang bersamaan, joget bareng adalah respons yang sulit dihindarkan.

Meskipun begitu, tidak semua musisi suka jika lagu ciptaannya dibuat koplo. Dilansir dari Tribun News Bogor, Rhoma Irama sang Raja Dangdut menyampaikan, jangan pernah koplo-kan lagu-lagu karya Rhoma Irama. Sebab, lagunya jadi rusak. Tidak dapat dimungkiri juga banyak lagu ciptaan beliau yang sarat akan makna dan bertemakan dakwah. Jadi, apa yang disampaikan bagi saya sih cukup beralasan.

Lain halnya dengan Jerinx Superman Is Dead yang pernah merasa keberatan dengan Via Vallen karena telah mengcover lagu ciptannya, Sunset di Tanah Anarki, menjadi versi koplo tanpa izin terlebih dahulu. Jerinx merasa “ruh” dari lagu tersebut akan hilang jika dibawakan dalam versi lain.

Baca Juga:

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Saat ini, aliran musik koplo memang sedang naik daun, secara perlahan banyak anak muda yang menggemari aliran ini. Tidak ada lagi gengsi ketika mengaku suka dengan banyak lagu koplo. Di mana pun dan dalam acara tertentu, banyak yang menikmati jika harus joget bersama dengan orang lain ketika mendengar alunan musik koplo. Selain untuk berekspresi, joget itu bisa menjadi pelepas penat untuk sebagian orang. Nggak percaya? Cobain sekarang juga! Hehehe.

Dan lagi, sudah cukuplah menempatkan dangdut koplo di kasta bawah dalam aliran musik. Bagaimana bisa menilai koplo sebagai aliran musik rendahan jika banyak orang menikmati setiap musik yang dihasilkan? Lagipula, cepat atau lambat, semua lagu akan menjadi koplo pada waktunya. Jika saat itu tiba, semua orang akan joget bareng karenanya.

BACA JUGA Dangdut Koplo Hanya Naik Daun, Bukan Naik Kelas atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2019 oleh

Tags: Dangdutkoplovia vallen
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Apa pun Genre Musik Kalian, Lagu Dangdut Wajib Ada di Acara Pernikahan terminal mojok

Apa pun Genre Musik Kalian, Lagu Dangdut Wajib Ada di Acara Pernikahan

15 September 2021
Cidro 2 Adalah Lagu Jawa Terbaik, yang Lain Minggir Dulu

Cidro 2 Adalah Lagu Jawa Terbaik, yang Lain Minggir Dulu

23 Desember 2023
musik konser dangdut

3 Alasan Orang Benci Musik Dangdut

16 November 2021
Difarina Indra Tak Hanya Akan Jadi Penerus Via Vallen, Dia Akan Jadi Lebih Besar

Difarina Indra Tak Hanya Akan Jadi Penerus Via Vallen, Dia Akan Jadi Lebih Besar

27 Desember 2022
Makna Ungkapan 'Semongko' dan Filosofi Gambaru di Jepang terminal mojok.co

Makna Ungkapan ‘Semongko’ dan Filosofi Gambaru di Jepang

31 Oktober 2020
daftar lagu yang sebaiknya jangan pernah dibuat dalam versi koplonya lagu koplo mojok.co

6 Lagu yang, Tolong Sekali, Jangan Pernah Dibuat Versi Koplonya

3 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.