Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Semoga Kita Semua Bisa Bernapas di Manggarai

Anisa Cahyani oleh Anisa Cahyani
28 Januari 2023
A A
Semoga Kita Semua Bisa Bernapas di Manggarai

Semoga Kita Semua Bisa Bernapas di Manggarai (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semoga Stasiun Manggarai bisa jadi stasiun sentral yang sesuai ekspektasi, dan kita bisa bernafas di sana

Dua tiga pintu gerbong terbuka, saatnya kita lari menuju kereta lainnya. Empat lima kaki melangkah, akan kami himpit badan kita bersama di dalam kereta menuju rumah.

Lari! Lari! Lari! Kalau tidak sekarang kapan lagi? Kalau menunda kereta lain, matahari akan berganti dan membenamkan diri. Sial sekali jika harus kembali telat pulang hari ini. Eits tapi apa ini? Kenapa badan kita stuck di stasiun begini. Stasiun yang katanya besar dan jadi pusat transit, wahai Manggarai, bisa tidak sih kondusif sesekali?

Ya, ini adalah gambaran keseharian para pelaju yang setia menggunakan moda transportasi KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line. Kan memang sudah lama gembar-gembor naik transportasi umum itu harus kita taati. Toh harga atau ongkosnya masih lebih ramah di kantong dibanding harus nyetir kendaraan pribadi yang sudah pasti perlu diberi suguhan bahan bakar dan servis tiap bulan.

Sejak masifnya pengguna KRL, khususnya mereka yang bertempat tinggal di Jabodetabek, pemerintah terus menerus melakukan peningkatan sarana dan prasarana penunjang. Bahkan di Bekasi, tempat saya dibesarkan saat kecil, masih teringat dengan jelas sekali bahwa awalnya kota ini hanya memiliki dua stasiun–Stasiun Bekasi dan Stasiun Tambun. Tanpa disangka-sangka dan cenderung tidak disadari, tiba-tiba sekarang sudah menjamur menjadi (hampir) enam.

Manggarai dan penumpang yang membludak

Beberapa hari ke belakang jagat dunia maya sedang hangat-hangatnya membahas masalah penumpukan manusia yang semakin penuh di stasiun sentral dan pusatnya transit warga Ibu Kota, Stasiun Manggarai. Keadaan ini diperparah dengan terjadinya kerusakan pada eskalator sehingga pengunjung tidak bisa menggunakan sebagaimana mestinya. Belum lagi kalau rush hour sudah tiba dan para pekerja serentak kembali ke rumah menggunakan jasa kereta api. Alih-alih bersantai sejenak sambil menunggu kereta yang akan membawamu ke stasiun akhir, kamu harus siap-siap terhimpit dan terombang-ambing saat di peron bahkan di dalam gerbong nantinya.

Sudah berdempetan sampai tidak bisa bergerak sama sekali, masih banyak orang-orang yang berusaha mendorong tubuh mereka masuk sebelum pintu benar-benar tertutup. Ketika keretamu sudah berjalan pun kamu hanya bisa pasrah mengikuti kemana kereta akan bergoyang, entah itu miring ke kiri kah? Ke kanan kah? Atau yang agak menjengkelkan saat tiba-tiba mengerem.

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, menjelaskan bahwa keadaan matinya eskalator di Stasiun Manggarai akan segera diperbaiki oleh Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta. Perbaikan dan perawatan akan dilaksanakan pada malam hari, hal ini dimaksudkan agar tidak mengganggu perjalanan para penumpang di saat hari masih cerah. Tidak hanya itu, dirinya pun turut meminta maaf atas ketidaknyaman yang timbul atas peristiwa tersebut.

Baca Juga:

7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung

Go Show Tidak Sama dengan Tarif Khusus, dan Istilah Kereta Api Lain yang Sering Dianggap Sama, padahal Beda

Sementara itu menurut Leza Arlan, Manajer External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter, menjelaskan kalau Stasiun Manggarai sebetulnya masih dalam tahap pembangunan menuju stasiun sentral di Jakarta. Konsekuensinya, pera penumpang yang pastinya membludak belum mampu ditampung secara efektif di sini.

Rencana menjadi stasiun sentral

Pada Desember tahun lalu, Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa Stasiun Manggarai merupakan salah satu stasiun yang memiliki lalu lintas tersibuk, sebab setiap harinya harus melayani KRL Commuter Line yang menuju Jakarta Kota, Bekasi, Hingga Tanah Abang dengan jadwal serta penumpang yang tidak main-main jumlahnya. Pengembangan Stasiun Manggarai sudah bermula sejak 2016, sejalan dengan peningkatan pembangunan dan penambahan KRL, MRT, LRT, Kereta Cepat, juga Kereta Bandara.

Tahun 2025 adalah target kita. Ya, tahun 2025 adalah target selesainya pembuatan Stasiun Manggarai menjadi sentral ultimate pertama di Indonesia. Memang, manfaat dalam pengembangan stasiun ini cukup besar, apalagi berkaitan dengan pembangunan serta pengintegrasian angkutan publik yang cepat, murah, dan aman. Di sisi lain, kebutuhan akan transportasi publik yang mampu menjangkau kota-kota penyangga Jakarta akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Menargetkan sebesar 2 juta orang penumpang KRL di setiap harinya dengan selisih waktu tiba antarkereta selama 3 menit. Stasiun Manggarai sendiri akan menjadi bagian dari pembangunan proyek rel dwi ganda atau double-double track (ddt) dan penambahan jumlah jalur yang semula hanya ada 7 kemudian akan berkembang menjadi 14. Jumlah tersebut terbagi menjadi 10 jalur kereta bawah dan 4 jalur kereta atas. Tujuannya adalah untuk menambah total kapasitas penumpang hingga 30 persen. Untuk saat ini, pembangunan sudah mencapai tahap satu pada desember 2022. Target yang ingin dicapai dan segera selesai ialah tahap dua yang direncanakan rampung pada 2024-2025.

Ya semoga saja rencana yang digagas oleh pemerintah dapat diselesaikan dengan baik dan matang agar para pengguna jasa KAI bisa dengan tenang bernapas. Setidaknya, mereka bisa istirahat sejenak sembari menunggu kereta mereka mengangkut penumpang ke stasiun tujuan akhir dengan aman dan nyaman.

Penulis: Anisa Cahyani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kenangan Naik KRL di Stasiun Manggarai dan Stasiun Tebet yang Kini Terasa Jauh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2023 oleh

Tags: keramaianKRLstasiun manggaraitumpukan penumpang
Anisa Cahyani

Anisa Cahyani

Mahasiswi ilmu hukum Universitas Negeri Semarang.

ArtikelTerkait

Pin Khusus Ibu Hamil

Pin Khusus Ibu Hamil dan Kebobrokan Empati di KRL

4 September 2019
berdiri di krl

Mencoba Kenyamanan Tiga Posisi Berdiri di KRL

12 September 2019
naik krl

Berjibaku Naik KRL di Bawah Bayang-Bayang Virus Corona

13 Maret 2020
Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang jawa timur

Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang

16 Februari 2025
Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta Terminal Mojok

Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta

1 Februari 2023
Go Show Tidak Sama dengan Tarif Khusus, dan Istilah Kereta Api Lain yang Sering Dianggap Sama, padahal Beda KAI

Go Show Tidak Sama dengan Tarif Khusus, dan Istilah Kereta Api Lain yang Sering Dianggap Sama, padahal Beda

2 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang Mojok.co

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

12 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

13 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.