Semoga 5 Negara Ini Menerapkan Bebas Visa buat Turis Indonesia – Terminal Mojok

Semoga 5 Negara Ini Menerapkan Bebas Visa buat Turis Indonesia

Artikel

Avatar

Sejak dulu, visa adalah salah satu hambatan terbesar bagi orang Indonesia kalau mau berpergian keluar negeri. Coba bayangkan, pertama menyiapkan dana dan berkas-berkas, lalu isi formulir, ikut wawancara bila perlu, dan terakhir menunggu approval sambil berdoa. Aduh, repotnya. Belum lagi masih harus menghadapi kemungkinan kalau visa kita bisa ditolak begitu saja tanpa alasan. Hiks.

Menurut Global Passport Power Rank 2019, kekuatan paspor Indonesia sendiri ada di peringkat ke-59, dengan jumlah akses bebas visa ke-39 negara dan visa on arrival ke 46 negara. Ranking yang sebenarnya nggak buruk-buruk amat. Tapi, kalau dibandingkan dengan tetangga-tetangga terdekatnya seperti Malaysia, Singapura, atau Australia, ya jelas kekuatan paspor Indonesia belum ada apa-apanya.

Andai saja negara-negara di bawah ini mau memberikan kebijakan bebas visa bagi turis WNI, pasti traveling bakal jadi jauh lebih menyenangkan.

Schengen

Sebenarnya, Schengen bukan nama sebuah negara secara spesifik. Schengen adalah istilah untuk menjelaskan wilayah “open border” yang anggotanya terdiri dari sebagian besar negara-negara Eropa seperti Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, dan Spanyol. Sementara itu, Inggris tidak masuk daftar negara Schengen karena kebijakan visanya independen.

Mengurus visa Schengen sebenarnya hitungannya sudah praktis karena meminimalisir apply visa ke negara-negara Uni Eropa secara terpisah. Visa pun cuma akan diperiksa sekali sebelum kita akhirnya bebas keliling Eropa.

Bayangkan kalau kita nggak lagi memerlukan visa untuk masuk ke wilayah Schengen. Dengan begitu, jumlah negara yang bisa dikunjungi WNI tanpa visa bisa bertambah banyak. Jadi lumayan banget kan?

Jepang

Iya sih, sudah beberapa tahun kunjungan ke Jepang sudah nggak memerlukan visa lagi selama 14 hari, tapi perlu dicatat kalau kebebasan visa tersebut hanya berlaku untuk pemegang e-paspor Indonesia yang sudah bisa dipakai di autogate imigrasi, bukan paspor manual yang masih memerlukan stempel. Jadi, kebijakan bebas visa Jepang belum menyeluruh ke setiap pemegang paspor Indonesia.

Agar pemegang e-paspor bisa menikmati fasilitas bebas visa ke Jepang, mereka juga harus registrasi paspor mereka ke kedubes/konsulat Jepang terlebih dulu lho. Agak pusing juga ya?

Alangkah baiknya jika kebijakan bebas visa Jepang untuk WNI bisa merata ke setiap pemegang paspor Indonesia, baik itu paspor manual maupun e-paspor karena hingga kini Jepang masih merupakan destinasi wisata populer di Indonesia, bahkan sebagian orang kita pun menganggap Jepang sebagai dream destination mereka.

Korea Selatan

Demam K-pop dan K-drama yang menyebar luas di Indonesia sukses membuat minat pariwisata ke Korea Selatan meningkat drastis. Tetapi, salah satu penghalang terbesarnya adalah visa. Beberapa kenalan saya yang merupakan fans berat entertainment Korea bahkan butuh waktu lama berpikir untuk berlibur ke Seoul karena kendala visa tadi.

Sebenarnya, WNI masih bisa berkunjung ke Korea Selatan tanpa visa lho. Syaratnya, cukup penuhi syarat-syarat ini; pernah pergi ke Korsel minimal empat kali dalam dua tahun, berkunjung total lebih dari sepuluh kali, pergi ke Korsel sebelum atau sesudah mengunjungi Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Australia, atau New Zealand, atau hanya pergi ke Pulau Jeju selama berada di Korea Selatan. Oalah, begitu ya?

Turki

Wisata Turki memang sudah hits sejak sepuluh tahun terakhir, mau itu sebagai destinasi selingan umrah atau destinasi tunggal dengan sendirinya. Selain itu, pembuatan visa Turki saat ini masih tergolong mudah dan cepat, plus di tengah pandemi ini Turki adalah salah satu negara yang sudah membuka negaranya untuk pariwisata duluan.

Semoga saja peraturan e-visa Turki bisa segera ditingkatkan jadi bebas visa untuk WNI karena setelah melihat kebijakan visa Turki, mereka cenderung royal dalam memberikan negara-negara lain kemudahan mengakses negaranya, seperti lewat e-visa atau bebas visa 30 hari dan 90 hari.

New Zealand

Mungkin kalau dibandingkan keempat negara di atas tadi, New Zealand memang belum begitu populer bagi turis WNI. Tapi, dibandingkan tetangganya, Australia, masih lebih sedikit negara memerlukan visa jika ingin berkunjung ke New Zealand daripada ke Australia lho. Jika hampir seluruh negara di dunia mewajibkan visa untuk masuk ke Australia, New Zealand “hanya” membebaskan visa bagi 60 negara.

Belum lagi New Zealand adalah salah satu negara terdekat yang memiliki keindahan alam yang setara dengan Indonesia. Pasti bagi orang kita, khususnya para pecinta alam dan anak gunung New Zealand bisa jadi destinasi wisata alam hits berikutnya!

Itulah wishlist lima negara bebas visa untuk turis WNI. Kalau boleh jujur list di atas murni opini pribadi, tapi kalian pasti pada mau kan lima negara yang disebut tadi bisa dikunjungi tanpa harus ribet apply visa terlebih dulu? Semoga ketika pandemi benar-benar kelar nanti akan ada lebih banyak negara yang bisa kita kunjungi secara bebas visa!

BACA JUGA Tanpa Pepsi, Memakan Ayam KFC Jadi Serupa Memakan Nasi Goreng Tanpa Kerupuk dan tulisan Wirandra Reyhan Janitra lainnya.

Baca Juga:  Anime dan Manga Adalah Cara Paling Asyik Belajar Budaya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
3


Komentar

Comments are closed.