Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sebaiknya Universitas Terbuka Memberlakukan Aturan Drop-out

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
12 Juni 2023
A A
6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Terbuka dikenal sebagai perguruan tinggi negeri (mungkin satu-satunya) di Indonesia yang tidak memberlakukan kebijakan drop-out. Kalau di kampus lain, jika mahasiswa sudah 12 semester tidak lulus-lulus, ia akan dikeluarkan dari kampus.

Berbeda halnya dengan Universitas Terbuka. Walaupun tidak lulus lebih dari 12 semester, asalkan mahasiswa tersebut masih hidup dan tidak mengundurkan diri dari kampus, maka ia tidak akan dikeluarkan.

Dari satu sisi, memang aturan ini dinilai cukup bagus karena memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk menyelesaikan pendidikannya tanpa batas waktu. Terlebih lagi Universitas Terbuka merupakan kampus yang ramah terhadap pekerja. Mereka yang biasanya lulusnya lama ini salah satunya disebabkan karena tugas akhir yang bentrok dengan pekerjaan.

Namun sebagai mahasiswa Universitas Terbuka, saya ingin memberikan saran kepada Bapak Rektor UT beserta jajarannya yang berwenang, untuk membuat aturan drop-out bagi mahasiswa UT. Buatlah batas maksimal waktu kuliah, lama pun tidak apa-apa (misal 30 semester), yang penting ada batasnya.

Tentu saja bukan tanpa alasan mengapa saya menyarankan hal ini. Pada faktanya, ketiadaan aturan drop-out ini memberikan efek yang sejatinya kurang positif.

Mahasiswa tidak terpacu lulus tepat waktu

Dengan tidak adanya aturan drop-out ini, membuat sebagian mahasiswa (sebagian ya, bukan semua) cenderung tidak memiliki motivasi buat lulus kuliah tepat waktu. Yang saya maksud tepat waktu ini adalah menyelesaikan kuliah selama 4 tahun untuk S1. Ya selambat-lambatnya 5 tahunlah.

Sebagian mahasiswa akan berpikiran, “Ah santai aja kali, nggak mungkin di-DO kok”. Saya sendiri bingung, kok ada ya mahasiswa yang dengan sengaja betah lama-lama kuliah. Padahal salah satu tujuan kuliah itu mendapatkan gelar demi memperbaiki hidup di masa yang akan datang.

Kalau kuliah malas-malasan sampai nggak lulus-lulus bagaimana bisa mendapatkan gelar tersebut? Memang, gelar tidak menjamin nasib seseorang. Akan tetapi dengan gelar setidaknya bisa memperbesar peluang seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Baca Juga:

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

UT Adalah Teman bagi Orang-orang yang Mengejar Mimpi dalam Sunyi

Maka dari itu, supaya mahasiswa tidak lagi malas-malasan dan menganggap enteng perkuliahan di Universitas Terbuka alangkah lebih baik dalam waktu dekat mulai diberlakukan kebijakan drop-out.

Baca halaman selanjutnya

Memengaruhi kualitas lulusan UT…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2023 oleh

Tags: aturandrop outuniversitas terbuka
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi

22 September 2024
6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan

19 November 2022
Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

Iklan Universitas Terbuka (UT) Tayang di Bioskop: Keren, tapi Ironis. Sebelum Tampil di Layar Besar, Perbaiki Dulu Layar Kecil Mahasiswa biar Nggak Nge-lag!

12 Oktober 2025
Punya Ibu Kos Overprotektif Itu Sama Sekali Nggak Enak

Punya Ibu Kos Overprotektif Itu Sama Sekali Nggak Enak

18 Juni 2023
Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

23 Januari 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.