Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Seandainya Tommy Shelby, Tokoh Serial ‘Peaky Blinders’, Berkarier di Solo

Afitasari Mulyafi oleh Afitasari Mulyafi
15 Februari 2021
A A
tommy shelby peaky blinders mojok

tommy shelby peaky blinders mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi penggemar serial Barat, barangkali tidak asing dengan tokoh Tommy Shelby dalam serial Peaky Blinders. Tommy Shelby adalah seorang gangster yang memiliki kecerdikan melakukan ekspansi bisnis meskipun itu ilegal dan dengan cara yang kejam. Tapi tetap saja, sebagai pengusaha, Tommy terbilang sukses dan memiliki kekayaan yang  besar. Lalu, bagaimana jika ia dan Shelby bersaudara menguasai perekonomian Solo? Kemungkinan mereka akan memiliki kekuasaan di Pasar Gede dan sekitarnya, termasuk Pusat Grosir Solo (PGS), Beteng Trade Center (BTC), sekaligus Pasar Klewer.

Lalu bagaimana cara Tommy Shelby menguasai Solo?

Dikenal ramah

Mari mengesampingkan nilai-nilai barat terlebih dahulu. Tommy Shelby akan tampil dengan lebih berwibawa. Ia jauh dari kesan brutal dan lebih dekat dengan sikap rendah hati. Alih-alih menggunakan cara kekerasan, Tommy akan menjunjung nilai ketimuran yang erat dengan sopan santun. Dalam menjalin relasi, ia memilih jalan yang lebih humanis.

Ia akan menguasai lapak-lapak di pusat perbelanjaan Solo. Semua setoran masuk ke brankas hartanya. Tommy memang tidak perlu melakukan pekerjaan-pekerjaan keras yang memerlukan keahlian fisik. Namanya sudah masyhur di kalangan pedagang. Jikapun membutuhkan ketegasan lewat teguran, ia akan mengutus orang-orang suruhannya untuk memperoleh apa yang ia pikir menjadi miliknya.

Namanya akan dikenal dan disegani karena kekuasaan ada padanya. Tak hanya pedagang, jika saja Tommy sedang melawat, kemudian tukang becak yang sedang ngaso melihatnya seketika mereka akan menghampiri Tommy dan menjabat tangannya untuk salim. Tommy akan menyambutnya, ia tak pernah sungkan berinteraksi dengan orang-orang kecil. Sebab dari sanalah kelangsungan hidupnya tetap terawat baik.

Dibeking laskar

Sebagai penguasa perekonomian Kota Solo, Tommy akan menghadapi banyak musuh dari berbagai latar belakang. Di Solo memang sering terjadi friksi antarkelompok, tak terkecuali kelompok Tommy. Namun yang pasti, nama Tommy tidak akan muncul sebab yang menjadi jagoan di lapangan adalah anggota laskar. Mereka akan melaksanakan instruksi dari pemimpinnya yang menjalin relasi dengan Tommy dan Tommy akan menukarnya dalam bentuk sumbangan kepada kelompok laskar tersebut.

Berhubung Tommy Shelby dekat dengan sesuatu yang berbau ilegal, di Solo ia juga melakukan itu. Ia akan berusaha merebut bisnis musuhnya, Darby Sabini, yang menguasai dunia hiburan malam. Lewat sebuah perseteruan, Tommy dan kedua saudaranya, John serta Arthur, berhasil menguasai wilayah di sebelah Terminal Tirtonadi dan belakang RRI. Kedua tempat tersebut sudah moncer namanya sebagai tempat hiburan malam.

Dianggap PKI

Jika menonton series-nya, ada saatnya Tommy terbayang kejadian ketika terjebak di bawah galian tanah saat perang dunia pertama. Tommy memang mengidap penyakit post traumatic stress disorder (PTSD). Di Solo, Tommy mengalami kilasan trauma juga.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Perasaan trauma itu muncul karena pengalamannya dianggap sebagai anggota PKI. Hal itu terjadi lantaran sang adik, Ada, terlibat urusan romansa dengan seorang komunis. Seperti catatan sejarah, pembantaian PKI di Solo diiringi dengan banjir sungai Bengawan Solo. Tommy lolos dari pengejaran, meski terombang-ambing di tengah banjir tersebut dan pengalaman ini membekas sampai membuatnya mengidap PTSD.

Jadi politikus

Tidak selamanya berlindung di balik laskar bisa menyelamatkan nama Tommy. Pada akhirnya ia akan menghadapi musuh yang cara menghadapinya bukan lagi dengan fisik, melainkan kerja-kerja diplomasi. Hal ini membuat Tommy memasuki kancah perpolitikan guna memudahkannya mengambil celah di lingkungan birokrasi. Bukan tidak mungkin, kelak ia akan mengantongi izin tambang yang mengeruk habis kekayaan alam dan diam-diam membuat sengsara rakyat.

Ia akan menjadi kandidat wakil rakyat dari partai yang memiliki basis massa mayoritas di Solo. Jika di series ia masuk ke dalam partai sosialis yang mendukung kelas pekerja, di Solo tidak benar-benar bisa mengidentifikasi ideologi partai yang dimasuki Tommy. Harap dimaklumi sebab spektrum politik Indonesia terlampau buram, tidak jelas kanan dan kirinya, dan Solo masih bagian dari Indonesia. Tapi, Tommy akan tetap nampak berpihak kepada rakyat kecil karena dari sana simpati akan cepat terbentuk.

Suka blusukan

Bukan Shelby kalau tidak memiliki ciri khas dalam melakukan perlawanan. Jika di serial ia menggunakan topi baret yang berpisau, di Solo Tommy memilih dengan cara berbagi. Maka, kalau nanti ada sesuatu yang menghalangi jalan Tommy untuk melancarkan niatnya, ia cukup memberikan santunan dalam bentuk yang bermacam-macam. Mungkin ia akan melakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan sembako atau uang sebagai pelicin aksinya.

Cara ini juga menjadi jalan baginya untuk berkampanye. Ia akan blusukan, berbagi sebungkus sembako kepada orang-orang-orang kecil, yang sebenarnya hanya topeng dari kepentingan elit semata. Berkunjung ke Pasar Gedhe? Nggak masalah. Itu justru semakin memudahkannya menarik perhatian publik karena ia pernah berkuasa di sana.

Kekayaan, bagi Tommy Shelby, adalah pusat penglihatannya. Ia akan melakukan berbagai cara untuk mengisi penuh laci-laci Shelby Company. Manusia-manusia lain hanya akan menjadi boneka tangan yang digerakkan dengan kendalinya. Tommy akan nampak sangat nJawani seandainya tinggal di Solo, rendah hati dan tanpa jarak dengan masyarakat. Kejahatannya adalah membuat orang kecil sengsara, sekaligus membangun citra bahwa Tommy Shelby adalah karib mereka.

Bentar-bentar dulu, kok familiar ya?

Sumber gambar: YouTube Eobardium.

BACA JUGA Kiat Memahami Perbedaan Solo, Surakarta, Solo Baru, dan Kartasura dan tulisan Afitasari Mulyafi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: gangstersPeaky Blinderssolotommy shelby
Afitasari Mulyafi

Afitasari Mulyafi

Mahasiswa

ArtikelTerkait

4 Alasan Orang Solo Lebih Sering Plesir ke Jogja Dibanding ke Semarang Mojok.co

4 Alasan Orang Solo Lebih Sering Plesir ke Jogja Dibanding ke Semarang

10 November 2025
Bus AKAP Solo-Jakarta Lebih Nyaman ketimbang Kereta Eksekutif (Unsplash)

Bus AKAP Eksekutif Solo-Jakarta Contoh Layanan Bus Tidak Kalah dari Kereta Api

25 November 2023
Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa bogor

Jogja: Mengaku Terbuat dari Angkringan, tapi Tak Tahu Teh Kampul Itu Apa

14 Agustus 2022
Preman Pensiun: Sinetron yang Berpotensi Jadi Peaky Blinders versi Indonesia sigma male foto tangan merokok

Preman Pensiun: Sinetron yang Berpotensi Jadi Peaky Blinders versi Indonesia

21 November 2022
7 Tempat Wisata Solo yang Paling Bisa Bikin Wisatawan Betah (Unsplash)

7 Tempat Wisata Solo yang Paling Bisa Bikin Wisatawan Betah dan Pasti Balik Lagi!

29 Juli 2025
Memangnya Ada Tempat Wisata di Solo?

Memangnya Ada Tempat Wisata di Solo?

3 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.