Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saya Mantap Menunggu Seluruh Episode Tamat Dulu Sebelum Nonton Anime

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra oleh Raihan Rizkuloh Gantiar Putra
29 Januari 2021
A A
Saya Mantap Menunggu Seluruh Episode Tamat Dulu Sebelum Nonton Anime terminal mojok.co

Saya Mantap Menunggu Seluruh Episode Tamat Dulu Sebelum Nonton Anime terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang yang menyukai anime dari sejak kecil, saya mempunyai kebiasaan untuk nonton anime yang harus sudah tamat dulu. Bukan apa-apa, rasanya kalo menonton seminggu sekali (mengikuti jadwal tayang) itu kadang suka geregetan sendiri. Greget karena nggak sabaran buat nunggu episode-episode selanjutnya. Greget karena scene-scene seru justru selalu dimunculkan ketika suatu episode akan beres. Scene-scene seru ini jelas bakalan dilanjutin di episode berikutnya.

Saya sih paham bahwa di setiap episode, suatu anime memang harus menghadirkan ending yang bikin penonton tetap ‘terpantik’ supaya mereka tetap setia menonton episode-episode berikutnya. Tetapi, bagi sebagian orang, termasuk saya, kadang hal ini begitu menyiksa pikiran dan batin karena harus menunggu episode baru cukup lama. Seperti kata pepatah, menunggu memang tidak pernah menyenangkan.

Saya pernah menunggu satu episode Naruto dengan penuh permenungan di mana episode berikutnya itu akan menampilkan Uchiha Madara yang bangkit karena Edo Tensei di arc perang dunia keempat. Saya yang menggemari Madara tentu sangat mengharapkan episode ini dirilis besoknya saja. Namun, apa boleh buat, saya dan penggemar-penggemar lain memang ditakdirkan untuk menunggu seminggu. Dalam rentang seminggu itu, saya harap-harap cemas dan rutin mengecek website streaming anime agar bisa menontonnya lebih cepat saking penasaran. Rasa penasaran inilah yang cukup menyiksa saya.

Belajar dari hal itu, saya memutuskan mencari jalan lain ketika ingin menonton anime, yakni dengan menunggu suatu anime yang akan saya tonton tamat terlebih dahulu. Hal ini rasanya menjadi solusi yang pas agar kegiatan menonton anime saya dapat dilakukan dengan lebih khidmat. Ada beberapa alasan mengapa saya dan Anda juga harus melakukan ini.

Pertama, biar pengalaman nonton anime lebih paripurna. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pengalaman nonton yang setengah-setengah itu kadang menyiksa banget. Ketika menonton suatu episode yang lagi seru-serunya, misalnya, terkadang saya atau mungkin Anda berharap bahwa episode itu takkan pernah berakhir bukan? Istilah lebaynya “ditinggal pas lagi sayang-sayangnya”. Yak, demi menghindari ditinggal pas episode anime itu lagi seru-serunya dan membikin kita nunggu seminggu, alangkah lebih baik membiarkan anime itu tamat terlebih dahulu.

Walau kita memang harus menunggu lebih lama dari biasanya, atau terkadang orang-orang di sekitar kita dengan tidak beradabnya suka ngasih spoiler, hal ini masih tetap worth it kok buat dijalanin. Dengan menunggu suatu anime tamat dulu, itu justru akan bikin pengalaman nonton anime lebih paripurna dari orang yang nonton seminggu sekali. Kenapa? Ya karena kita nggak akan mati penasaran. Wong udah tamat, ya kita tinggal duduk manis saja sambil menyeruput kopi.

Seperti Attack on Titan Final Season yang lagi heboh, misalnya, sesungguhnya saya sedang bertahan dari gempuran-gempuran spoiler dari hari ke hari. Nggak enak sih. Kadang saya juga merasa teralienasi. Tetapi, saya mencoba untuk tetap tabah menunggu anime ini tamat terlebih dulu.

Kedua, supaya bisa dikelarin dalam sehari. Kebanyakan, orang-orang yang nunggu anime supaya tamat dulu lalu kemudian menontonnya punya alasannya untuk maraton. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, selain karena keinginan pengalaman nonton anime yang penuh (tidak terpotong-potong), mereka, termasuk saya, juga sangat disiplin terkait waktu. Biasanya, saya menonton anime di kala weekend. Berkat nonton anime yang sudah tamat dengan sistem maraton, kita bisa menyelesaikan suatu series dalam kurun waktu kurang lebih satu hari. Nggak perlu nunggu seminggu sekali dalam waktu berbulan-bulan.

Baca Juga:

Sonny Boy, Anime Buatan Sutradara One Punch Man yang Layak Ditonton Musim Ini

3 Rekomendasi Anime Time Leap Selain Tokyo Revengers biar Nggak Nggumunan

Saya paham betul ketika memutuskan untuk menunggu suatu anime tamat dan kemudian menontonnya adalah hal yang sangat berat. Sangat. Dibutuhkan iman dan ketawakalan yang mumpuni. Godaan-godaan akan banyak berseliweran. Namun, satu hal yang pasti, saya berani bilang bahwa pengalaman menonton dengan teknik “nunggu tamat lalu nonton” itu jauh lebih mantap daripada nunggu seminggu sekali.

BACA JUGA Yang Akan Terjadi Andai Levi Ackerman Tumbuh di Lingkungan Pesantren dan tulisan Raihan Rizkuloh Gantiar Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Januari 2021 oleh

Tags: rekomendasi animeTipe Penonton
Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Duh, lieur kieu euy.

ArtikelTerkait

Lagu 'Bertaut' Nadin Amizah Penuh Makna tapi Tidak Sesuai Kenyatannya terminal mojok.co

5 Tipe Penonton Gigs Indie yang Bisa Membuat Kamu Terheran-heran

3 Mei 2019
Anime Netflix Bikin Wibu Susah Mendefinisikan Kata 'Anime' Itu Sendiri

Anime Netflix Bikin Wibu Susah Mendefinisikan Kata ‘Anime’ Itu Sendiri

28 Oktober 2020
Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton sama Anak Indie terminal mojok.co

Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton sama Anak Indie

23 Januari 2021
kurama Jangan-jangan Pemerintah Kita Kena Genjutsu Mata Bulan alias Eye of The Moon Madara naruto tsuki no me mojok.co

Daripada Mengidolakan Naruto, Saya Lebih Meneladani Jalan Ninja Orochimaru

2 Desember 2020
Anime 'Deca-Dence' Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan 'Ideal' terminal mojok.co

Anime ‘Deca-Dence’ Menggambarkan Perlunya Revolusi di Tengah Tatanan Ideal

5 November 2020
Yang Akan Terjadi jika Nasa dan Tsukasa dari Serial ’Tonikaku Kawaii’ Nikah Muda di Indonesia terminal mojok.co

Yang Akan Terjadi jika Nasa dan Tsukasa dari Serial ’Tonikaku Kawaii’ Nikah Muda di Indonesia

27 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.