Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Saya Kini Curiga dengan Rumah Makan Murah, dan Saya Nggak Asal Omong

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
3 Desember 2023
A A
Saya Kini Curiga dengan Rumah Makan Murah, dan Saya Nggak Asal Omong

Saya Kini Curiga dengan Rumah Makan Murah, dan Saya Nggak Asal Omong (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini sikap saya terhadap makanan yang harganya kelewat murah mulai berubah. Kalau dulu saya suka banget makan di tempat-tempat yang harganya sangat terjangkau. Terlebih ketika masih jadi anak kuliahan, saya cenderung mengutamakan untuk makan di rumah makan murah. Lebih spesifik lagi, yang paling murah, sekali pun jaraknya jauh dari kost.

Sekarang, saya malah ragu-ragu dengan tempat makan yang harganya kelewat murah. Mungkin perubahan sikap ini karena kondisi ekonomi yang membaik. Ditambah tempat domisili saya saat ini di Sulawesi rata-rata harga makanannya lumayan mahal. Jauh berbeda dengan harga makanan di tempat saya kuliah dulu yaitu Semarang, yang masih agak banyak santapan dengan harga terjangkau.

Keraguan saya ini bukan bermaksud menuduh apalagi fitnah. Biar kamu juga nggak berprasangka macem-macem terhadap keraguan saya, izinkan saya menceritakan latar belakang keraguan pribadi terhadap tempat makan yang kelewat murah.

Rasa menu rumah makan murah yang mencurigakan

Dulu, sewaktu masih kuliah, saya sama sekali nggak peduli soal rasa makanan. Asal murah dan nggak kadaluwarsa, saya bakal sikat itu makanan. Mengingat dulu mulut dan perut saya kayak karung rombeng. Apa saja bisa masuk. Makanya, rumah makan murah selalu jadi pilihan saya.

Akan tetapi, sekarang saya sedikit lebih concern terhadap rasa makanan. Daripada saya mengkonsumsi makanan dengan rasa biasa aja apalagi nggak enak di luaran, mending saya masak sendiri di rumah. Sudah jelas sesuai selera serta lebih hemat.

Oke, ini masih debatable, lagian masak di rumah jelas lebih terkontrol, jadi argumennya agak nggak valid. Tapi, yang selanjutnya mungkin bisa lebih masuk akal.

Kualitas bahan baku

Di masa lampau, saya lebih mementingkan kuantitas dan harga makanan ketimbang bahan baku pembuatannya. Buat apa bahan baku makanannya berkualitas, kalau harganya mahal dan kuantitasnya sedikit. Nggak bikin kenyang perut saya. Lagi-lagi, rumah makan murah jadi tujuan utama dan satu-satunya.

Tetapi, kini saya mulai menyadari pentingnya tau bagaimana kualitas makanan yang kita telan. Pasalnya, segala makanan yang masuk ke mulut dapat memengaruhi kesehatan manusia. Ini kita udah kerja lho, badannya diremuk-remuk kerjaan, masak masih dikasih asupan yang bikin remuk juga? Yo ra wangun to.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Kebersihan

Kebersihan merupakan salah satu hal vital dalam dunia kuliner. Ini kebersihan dalam bentuk apa pun ya. Termasuk alat makan, meja makan, sampai tempat cuci tangan atau toiletnya. Basically, seluruh unsur rumah makan wajib bersih. Makanya Gordon Ramsay itu selalu ngamuk jika kebersihan dapur dan bahan makanannya nggak dijaga. Liat aja di Kitchen Nightmares, semua resto yang problematik pasti dapurnya kotor parah.

Sayangnya, tak sedikit oknum penjual makanan kurang memperhatikan kebersihan. Memang kurang resiknya nggak sampai bikin perut saya mules-mules. Cuma makanannya akan terasa lebih higienis dan menggugah selera bila sang pedagang memperhatikan pula kebersihan semua sarana dagangnya. Menu murah nggak bikin kalian malas bersih-bersih kan?

Kenyamanan tempat

Terus terang, kenyamanan tempat bukan prioritas utama yang saya perhatikan. Kendati demikian, banyak pembeli yang memperhatikan betul kenyamanan rumah makan. Kalau bisa malah bukan hanya nyaman saja. Harus instagrammable pula.

Hal seperti ini yang agak kurang dilihat penjual makanan yang harganya kelewat terjangkau. Kadang mereka terlalu selalu fokus pada harga makanan doang. Bukan pada pengalaman makan di sana. Padahal, pengalaman makan yang unik, menyenangkan, dan menarik dapat mendorong pembeli untuk repeat order.

Lagi-lagi, debatable. Bagaimanapun, pembeli nggak akan menuntut banyak pada rumah makan murah. Tapi kalau nyaman juga nggak ada salahnya to?

Baca halaman selanjutnya

Cari untung apa cari pahala sih?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2023 oleh

Tags: gaji pegawaihighlightpilihan redaksirasa makananred flagrumah makan murah
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

14 Februari 2024
Menggugat Aktivis Muda Brengsek yang Jadikan Penderitaan Rakyat sebagai Portofolio terminal mojok.co

Menggugat Aktivis Muda Brengsek yang Jadikan Penderitaan Rakyat sebagai Portofolio

4 Oktober 2021
Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya Terminal Mojok

Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya

25 September 2022
Sering Kecelakaan, Sudah Saatnya Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Punya Jalur Sendiri Terminal Mojok

Sering Kecelakaan, Sudah Saatnya Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Punya Jalur Sendiri

18 Januari 2023
Cikarang Tak Kalah Aneh dari Purwokerto, Daerah Ini Lebih Sulit Dipahami

Cikarang Tak Kalah Aneh dari Purwokerto, Daerah Ini Malah Lebih Sulit Dipahami

16 Januari 2025
4 Saus Sambal Red Flag yang Nggak Akan Saya Beli Lagi

4 Saus Sambal Red Flag yang Nggak Akan Saya Beli Lagi

15 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit Mojok.co

7 Istilah Dingin dalam Bahasa Jawa, Mulai dari Adem sampai Sembribit

14 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.