Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Saya Aremania, Saya Dukung Cancel Culture terhadap Arema FC

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
12 Januari 2023
A A
Saya Aremania, Saya Dukung Cancel Culture terhadap Arema FC

Saya Aremania, Saya Dukung Cancel Culture terhadap Arema FC (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini, Arema FC cuma bantu biaya pengobatan korban selamat Tragedi Kanjuruhan. Soal advokasi hukum? Kenapa seolah para korban bergerak sendiri-sendiri? Ke mana manajemen dan kenapa tidak membantu mereka yang jadi korban?

Padahal, logo Arema FC adalah singa. Di alam liar, singa adalah hewan yang pemberani dan kuat. Kondisi yang terjadi malah sebaliknya. Arema FC kini tidak bertaji.

Selain akronim dari arek Malang, nama Arema juga berasal dari nama Patih Kebo Arema. Beliau adalah prajurit era Raja Kertanegara dari Singhasari yang terkenal karena memimpin Ekspedisi Pamalayu. Dalam sejarahnya, Patih Kebo Arema juga jadi tokoh yang meredam pemberontakan di dalam Singhasari.

Saat ini, baik kebesaran Patih Kebo Arema dan keberanian singa itu tidak lagi ada pada Arema FC. Tidak ada lagi kegarangan sejak tragedi. Suporternya seolah bergerak sendiri. Klubnya seakan-akan tidak membela para korban gas air mata.

Memang, yang turun ke lapangan itu salah, tetapi menggunakan gas air mata juga salah, bahkan regulasi FIFA pun menyatakan membawa gas air mata saja sudah salah. Kenapa tidak ada pembelaan diri? Kenapa manajemen bungkam? Bukannya yang bersalah pun masih bisa membela diri?

Pantas, karena ketidakpedulian Arema FC terhadap kasus tewasnya 135 suporternya sendiri, banyak suporter yang mulai cancel culture. Mereka bukan benci suporternya, melainkan klubnya. Kenapa klub tidak sadar diri? Klub ini seolah cuma memikirkan prestasi dan mengabaikan nurani dan empati.

Pantas juga, banyak Aremania yang gantung syal. Saya yang dulu bangga beratribut Arema, sekarang semuanya saya kemasi dan ditaruh selain lemari baju yang sering dipakai. Melihat logo Singo Edan saja sudah lesu. Suporter yang lain? Mulai sedikit yang pakai kaos Arema lagi.

Dulu, saya semangat menonton pertandingan Arema FC dan mengenakan atribut, sekarang menontonnya saja tidak mulai awal kick off saking malasnya. Gairah mencintai Arema sudah redup. Bukannya tidak respect sama pemainnya, melainkan sudah muak dengan manajemen.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Tanpa bermaksud menjatuhkan mental pemain yang sekarang berjuang, izinkan saya speak up: saya Aremania, tapi saya dukung cancel culture klub sendiri. Entah dengan cara apa agar klub melek. Saya yang dulu kalo Arema dihina tidak terima, kini mau ditolak di mana pun, sampai degradasi atau paling jelek bubar pun, terserah. Saya capek!

Terima kasih buat para suporter klub lain yang menyuarakan penolakan klub kami. Terima kasih atas solidaritasnya. Kadang harus ditampar dulu baru sadar, ibaratnya begitu. Mungkin dengan cara ini, semoga petinggi yang masih diam turun tangan pada akhirnya.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Yang Belum Tersentuh di Tragedi Kanjuruhan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2023 oleh

Tags: aremaaremaniacancel culturepilihan redaksi
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Motor Honda Revo Simbol Ngenesnya Umat Manusia (Unsplash)

Motor Honda Revo: Simbol Ngenesnya Umat Manusia

25 Agustus 2023
Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin Pernah Dikunjungi 4 Orang Terkenal Ini, lho!

Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin Pernah Dikunjungi 4 Orang Terkenal Ini, lho!

4 Juli 2023
5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali Terminal Mojok

5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali

4 Agustus 2022
Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

16 Maret 2023
Haruna Soemitro Benar, Proses Itu Nggak Penting, Prestasi Adalah Koentji!

Haruna Soemitro Benar, Proses Itu Nggak Penting, Prestasi Adalah Koentji!

18 Januari 2022
Dulu, Seorang Anak Perempuan Bisa Dinilai Cantik Jika Pernah Menjadi Pengapit Manten terminal mojok

Dulu, Seorang Anak Perempuan Dinilai Cantik Jika Pernah Menjadi Pengapit Manten

27 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.