Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Sakola, Tempat Belanja Baju Murah di Jogja Sekaligus Tempat Adu Kesabaran

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
23 April 2022
A A
Sakola, Tempat Belanja Baju Murah di Jogja Sekaligus Tempat Adu Kesabaran Terminal Mojok

Sakola, Tempat Belanja Baju Murah di Jogja Sekaligus Tempat Adu Kesabaran (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lebaran sudah dekat, biasanya yang ditunggu-tunggu banyak orang nggak cuma THR dan ketupat opor ayam, tapi juga kesempatan untuk berbelanja baju baru demi tampil stylish di hari raya. Hayo, ngaku, iya apa iya?

Setelah hampir dua tahun saya nggak berbelanja baju Lebaran, akhirnya kemarin saya memutuskan untuk mencoba mencari baju baru. Nggak buat Lebaran juga, sih, asal punya kemeja baru saja buat kuliah atau kegiatan lainnya. Saya akui, saya nggak terlalu banyak tahu soal fesyen dan sejenisnya. Satu-satunya yang saya pahami soal fesyen adalah ternyata saya nggak begitu cocok dengan bahan dan model baju perempuan kekinian. Pokoknya saya lebih cocok memakai kemeja di segala kondisi. Nantinya kemeja-kemeja yang jadi koleksi saya tinggal di mix-and-match saja dengan ragam bawahan yang saya miliki.

Kemeja bisa dipakai juga untuk hangout dan kuliah (Unsplash.com)

Bagi warga Jogja dan sekitarnya, saya yakin banget kalian tentu sudah nggak asing lagi dengan toko baju yang terletak di sekitaran Jalan Kapten Pierre Tendean. Toko baju itu adalah Sakola. Toko yang sudah ada sejak tahun 2008 ini memang terkenal dan terlihat seolah nggak pernah sepi pengunjung.

Setidaknya ada dua hal yang menjadi alasan mengapa toko fesyen satu ini nggak pernah sepi pengunjung, yaitu murah dan banyak pilihan. Harus kita akui bersama kalau Sakola termasuk salah satu toko baju murah yang ada di Jogja. Bermodalkan uang lima puluh ribuan, kamu sudah bisa membawa pulang baju model remaja kekinian. Wajar saja kalau Sakola terkenal di kalangan siswa sekolah hingga mahasiswa seantero Jogja.

Alasan selanjutnya adalah banyak pilihan fesyen dan aksesori yang dijual di sini. Kalau mau disebutkan satu per satu, Sakola menjual kaos, celana, rok, kemeja, gamis, kerudung, sepatu, sampai jodohmu kayaknya juga bisa ketemu kalau di sini, Gaes. Lantaran banyak pilihan inilah yang bikin pengunjung, khususnya kaum hawa, betah berlama-lama berada di dalam toko untuk menyibak baju satu per satu.

Asyik melihat-lihat baju yang didisplay (Unsplash.com)

Waktu saya mengabari salah seorang teman kalau saya hendak ke Sakola untuk mencari kemeja, teman saya tak lupa mengucapkan salah satu ucapan paling sakral yang muncul jika hendak pergi ke toko ini: “Siap menantang adrenalin?” Iya, karena dua alasan positif tadi tentu ada implikasinya, dong? Benar, implikasinya adalah pengunjungnya selalu memenuhi toko alias ramai banget!

Dengan kenyataan seperti itu, pada tahun-tahun sebelumnya saya sering kali memutuskan untuk berbelanja baju Lebaran saat sedang nggak puasa. Iya, biar sampai rumah bisa langsung minum dan menghilangkan rasa pengin pingsan gara-gara melihat orang-orang memborong baju di toko tersebut.

Walau waktu kemarin saya berkunjung nggak terlalu ramai alias masih ada ruang luas untuk bisa sekadar menghirup oksigen, tetap saja bukan Sakola namanya kalau belum mengadu kesabaran. Seperti biasa saat ingin membeli kemeja, saya mencobanya dulu dengan mencari kamar pas yang kosong. Sayangnya, saya nggak menemukan kamar pas yang kosong dan terpaksa antre di depan antrean salah satu kamar pas yang antreannya sudah kayak antrean ibu-ibu berburu minyak goreng langka beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Ilustrasi kamar pas (Shutterstock.com)

Saya putuskan untuk menunggu sambil bermain hp dan bersandar pada tembok yang ada di sebelah kiri saya. Kondisinya saat itu ada tiga kamar pas, dua kamar pas di sebelah lajur antrean saya sudah berganti dua hingga tiga orang, sementara kamar pas lajur antrean saya terpantau belum bergerak.

Bayangkan! Betapa harus sabarnya saya menghadapi konsumen semacam ini. Untuk menjajal satu kemeja saja saya harus menunggu sekitar sepuluh menit sambil berdiri, bahkan pengunjung yang berada di depan saya sampai jongkok saking capeknya menunggu lebih lama daripada saya. Yakin, deh, pulang-pulang sudah disambut takbir keliling!

Dua hal yang dapat dipastikan kalau berkunjung ke sini adalah kalau nggak ramai, ya antreannya mengular hebat. Makanya saya simpulkan kalau Sakola Jogja itu bukan cuma sekadar tempat belanja baju murah, melainkan tempat mengadu kesabaran. Saya jadi kepikiran, kalau saya ke sini tiap hari kira-kira pahala puasa saya bakal berlipat ganda nggak, ya?

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membandingkan 5 Cabang Mirota Kampus. Mana yang Jadi Juara?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2022 oleh

Tags: bajubelanjamurahSakola
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

3 Tips Beli Baju Zara Second biar Tetap Nggaya Terminal Mojok

3 Tips Beli Baju Zara Second biar Tetap Nggaya

20 April 2022
Alasan Daster Mudah Robek yang Perlu Kita Ketahui agar Lebih Teliti sebelum Membeli

Alasan Daster Mudah Robek yang Perlu Kita Ketahui agar Lebih Teliti sebelum Membeli

25 Agustus 2023
4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Segera Ganti Kerjaan Mojok.co

4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Ganti Kerjaan

16 Agustus 2025
3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

5 April 2024
4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Kerap Merugikan Banyak Pihak Mojok.co

4 Dosa Pemilik Jasa Laundry yang Merugikan Banyak Pihak

21 November 2025
Kesalahan Saat Berburu Diskon Belanja yang Menimbulkan Kecewa terminal mojok.co

Kesalahan Saat Berburu Diskon Belanja yang Menimbulkan Kecewa

19 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.