Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Review Jujur Macbook dari Orang yang Pertama Kali Pakai Produk Apple

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
27 November 2022
A A
MacBook Pro 2012: Laptop Unibody yang Bisa Diutak-Atik Sesuka Hati

MacBook Pro 2012: Laptop Unibody yang Bisa Diutak-Atik Sesuka Hati (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Macbook ternyata nggak seribet itu

Saya berani bilang, produk Apple adalah produk yang paling dikenal orang. Dari logonya saja, kita langsung kenal produk tersebut. Kita pun paham kualitasnya, apalagi harganya. Bah, paham betul.

ADVERTISEMENT

Dua alasan ini membuat produk Apple laris di pasaran. Iya, kebanyakan yang membeli memang berdasarkan dua alasan tadi. Ada yang cukup puas dengan kualitasnya, tapi tidak sedikit yang membeli hanya untuk pamer.

Saya sendiri secara diam-diam cukup memperhatikan produk Apple ini. Meski demikian, di usia yang hampir kepala tiga ini, saya belum pernah sekali pun mencoba produknya. Entah itu iPhone, AirPods, atau Macbook.

Kenapa saya belum pernah mencoba? Karena saya merasa produk Apple ini agak ribet. Terlihat dari beberapa tombol asing yang ada, plus tombol-tombol lain yang nggak ada di produknya. Selain itu, ya masalah harga.

Namun, sejalan dengan kebutuhan saya untuk menulis dan keperluan kantoran lainnya, saya pun perlu laptop yang nyaman untuk digunakan sebagai penunjang aktivitas. Setelah agak lama, akhirnya saya pun mencoba Macbook.

Setelah memakai beberapa bulan, saya mengamini ucapan dari David GadgetIn. Ia pernah mengatakan, kalau sudah memakai produk Apple, susah untuk berpaling. Ya gimana, secara keseluruhan, produk Apple, khususnya Macbook, memang cukup menyenangkan digunakan.

Pertama, secara fisik, Macbook memang cukup tipis dan terkesan minimalis. Warna yang ditawarkan juga cukup pas. Tidak hitam yang monoton, atau putih yang rawan kotor, melainkan warna abu-abu, perak, dan emas. Yah, warna elegan.

Baca Juga:

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Bentuk iPhone 17 Jelek dan Kehilangan Kesan Mewah seperti Beli Android Kelas Menengah

Bukan rahasia umum ketika pertama menggunakan Macbook akan mengalami kebingungan. Apalagi trackpad-nya tidak ada klik kanan untuk refresh. Iya, sebuah kebiasaan pengguna Windows. Namun, setelah pemakaian agak lama, trackpad dari Macbook ini adalah satu hal yang paling saya puja-puji.

Agak terkesan alay, sih, tapi memang semenakjubkan itu. Sensasinya mirip layar sentuh yang cukup memudahkan digunakan. Ada banyak fungsi yang membuat trackpad Macbook sangat efisien ketimbang windows.

Penggunaan satu, dua atau tiga jari pada trackpad memiliki fungsi yang berbeda. Satu jari untuk mengendalikan kursor, dua jari untuk option, dan tiga jari untuk memindahkankan file. Alhasil, tidak ada peristiwa menyebalkan ketika menggunakan kursor tiba-tiba file ikut berpindah.

Memang perlu adaptasi, tapi ketika sudah terbiasa, sistem ini cukup menyenangkan. Saya pun jarang sekali menggunakan mouse karena sudah sangat nyaman dengan hanya memakai trackpad saja.

Kemudian untuk penggunaan keyboard sendiri cukup nyaman. Sebagai orang yang punya hobi menulis, keyboard macbook ini tidak mengecewakan, sih. Nyaman saja dipakai untuk sekadar keperluan menulis.

Oh, iya, perlu diketahui juga kalau keyboard di Macbook tidak ada tombol control. Namun tenang saja, fungsi tombol control dapat digantikan dengan tombol command.

Yang paling saya suka adalah ketahanan baterai yang kalau hanya digunakan untuk menulis, bisa lebih dari 6 jam. Keunggulan ini cukup menakjubkan bagi saya yang sebelumnya memakai laptop dengan baterai rusak, yang harus dicas jika ingin digunakan.

Dari tadi kita bicara hal-hal positif terus. Selanjutnya, kita bahas minusnya, biar berimbang.

Tak ada gading yang tak retak

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 November 2022 oleh

Tags: applemacbookReview
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

anime bagus boku no hero academia mojok.co

Review Boku no Hero Academia Season 5 yang Jelek Saja Belum

30 September 2021
Marlboro Filter Black

Marlboro Filter Black: Rasanya Nikmat, tapi Bikin Dompet Sekarat

7 November 2021
Review Jujur Sandal Fipper dari Pengguna yang Sandalnya Dicuri Orang

Review Jujur Sandal Fipper dari Pengguna yang Sandalnya Dicuri Orang

10 Januari 2024
5 Hal yang Bikin Honda PCX Nggak Sesuai Ekspektasi Saya Terminal Mojok.co rekomendasi motor

Dikasih Gratis pun, Saya Tetap Tidak Mau Punya Honda PCX, Berat Bobotnya, Berat Tarikannya!

11 Juli 2023
POCO X4 Pro 5G: Belum Rilis, tapi Sudah Dihujat

POCO X4 Pro 5G: Belum Rilis, tapi Sudah Dihujat

28 Maret 2022
Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

4 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli sudah bikin senang? (Unsplash)

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

3 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.