Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

Desy Fitriana oleh Desy Fitriana
16 November 2023
A A
Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos

Review Jujur HAN RIVER Rice Cooker Mini setelah 2 Bulan Pemakaian Anak Kos (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

HAN RIVER rice cooker mini adalah jawaban dari doa kebanyakan anak kos yang pengin punya alat masak multifungsi tapi murah.

Banyak orang yang sepakat bahwa memasak merupakan salah satu cara menghemat pengeluaran. Selain itu, hasil masakan sendiri dinilai lebih sehat, terutama untuk anak kos. Maka nggak usah heran kalau rice cooker termasuk peralatan yang cukup penting bagi anak kos, sebab rice cooker merupakan alat yang multifungsi. Mulai dari masak air, menanak nasi, hingga masak lauk bisa dilakukan dengan rice cooker. Dan HAN RIVER merupakan salah satu merek yang kerap muncul dalam kolom pencarian rice cooker di toko oren yang menarik bagi saya.

Kenapa saya bilang menarik? Karena tampilan rice cooker satu ini cukup elegan. Padahal harganya murah meriah lho, kurang dari 200 ribu rupiah. Siapa coba yang nggak tertarik untuk meminang rice cooker satu ini? Selaras dengan itu, perusahaan HAN RIVER mengeklaim menyediakan produk yang terjangkau dan berkualitas tinggi untuk para customer-nya di Asia Tenggara.

Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan review jujur dari HAN RIVER rice cooker mini setelah dua bulan pemakaian. Review yang saya tuliskan ini berdasarkan pengalaman pribadi ya, gaes. Sebelum memutuskan untuk beli rice cooker mini ini, kalian kudu baca artikel ini sampai habis.

Tampilan dan ukuran HAN RIVER rice cooker mini

Secara tampilan, rice cooker mini ini sangat menarik, sebab tersedia dalam berbagai macam warna-warna doff yang memberikan kesan elegan, mewah, dan eksklusif. Hal tersebut ditampilkan dalam toko oren bahwa HAN RIVER rice cooker mini memiliki warna hijau, cokelat, pink, dan putih. Kebetulan saya beli yang warna hijau.

Hal pertama yang saya sayangkan dari HAN RIVER rice cooker mini ini adalah ketiadaan tempat pembuangan air bekas uap nasi, sehingga membuat area sekitar panci masak bergelombang oleh air bekas memasak. Makanya saat menggunakan rice cooker mini ini saya harus sering-sering mengelap biar nggak ada bekasnya.

Secara ukuran, namanya juga rice cooker mini, jelas minimalis. Bentuk rice cooker-nya kubus dengan ukuran tiap sisinya hanya sejengkal jari orang dewasa. Tentu saja ukurannya yang mini ini merupakan keuntungan bagi anak kos kayak saya karena menghemat ruang.

Akan tetapi sesuai dengan ukurannya, jangan harap bisa masak banyak menggunakan rice cooker HAN RIVER ini, ya. Sekali masak, rice cooker ini hanya bisa untuk 2-3 porsi makan. Kalau buat anak kos kayak saya, porsi segitu sih cukup untuk makan seharian.

Baca Juga:

Kos vs Kontrak Rumah Setelah Menikah: Mana yang Lebih Hemat dan Nyaman untuk Pasangan Muda?

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

Watt-nya kecil, masaknya cepat

Hal lain yang bikin saya tertarik membeli HAN RIVER rice cooker mini ini adalah watt-nya yang kecil. Rice cooker ini memiliki daya 200W. Dibandingkan merek lain seperti Miyako, Cosmos, Advance, Welhome, Philips, dll., rata-rata memiliki daya 300W bahkan lebih. Makanya HAN RIVER ini cocok banget buat anak kos yang menggunakan token listrik sendiri.

Dengan daya yang rendah, proses memasak nasi menggunakan HAN RIVER rice cooker mini ini nggak kalah cepat dengan rice cooker merek lainnya, kok. Untuk memasak nasi hingga matang, saya hanya perlu menunggu sekitar 20 menit. Tapi, ada kelemahannya. Karena rice cooker ini cepat panas, untuk menstabilkan suhunya setelah digunakan cukup makan waktu.

Berdasarkan pengalaman saya, setelah memasak nasi, alat ini masih cukup panas untuk dipegang dalam waktu kurang lebih 30 menit setelah masak. Saya pernah sekali mencoba meletakkan kain ke dalam paci rice cooker. Tak lama, kain yang saya masukkan seperti terbakar api cemburu, eh, maksudnya seperti ada sisa terbakar saking panasnya suhu panci rice cooker.

Penggunaannya mudah

Meski desainnya elegan dan futuristik, mengoperasikan HAN RIVER rice cooker mini ini sangat mudah, kok, seperti rice cooker pada umumnya aja. Kebetulan rice cooker mini yang saya beli memiliki dua fungsi, untuk menghangatkan dan memasak yang ditunjukkan dengan pilihan keep warming dan cooking.

Dalam proses memasak nasi, pengguna bisa mengetahui apakah nasinya sudah matang atau belum dengan perubahan otomatis dari alat ini dari cooking menjadi keep warming. Akan tetapi berdasarkan pengalaman saya, lebih baik masak untuk sekali makan langsung habis, sebab mode keep warming bisa membuat nasi kering dan keras jika dibiarkan agak lama.

Pernah sekali waktu saya pergi ke kampus meninggalkan HAN RIVER rice cooker mini ini di kos sekitar 5 jam dari proses memasak. Begitu pulang, nasi di dalam rice cooker mengering dan lapisan dalam pancinya terdapat bekas gosong. Untung aja bekas gosong di panci rice cooker-nya bisa hilang, Gaes. Sesuai klaimnya, panci rice cooker ini anti-lengket, kok.

Sekian review jujur HAN RIVER rice cooker mini dari saya. Saya harus bilang kalau rice cooker mini ini cocok banget buat anak kos yang pengin punya alat masak murah tapi multifungsi, hemat daya, portable, dan mudah digunakan. Jangan lupa juga, tampilannya menawan, lho. Untuk harga nggak sampai 200 ribu sih worth to buy. Kalian tertarik pengin beli juga?

Penulis: Desy Fitriana
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rice Cooker Miyako, Juru Selamat Anak Kos di Seluruh Penjuru Indonesia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2023 oleh

Tags: Anak KosHAN RIVERkosrice cookerrice cooker mini
Desy Fitriana

Desy Fitriana

Anak kos Ketintang

ArtikelTerkait

Rice cooker

Rice Cooker Philips Smart 3D Biasa Saja, Terus Bedanya sama yang Lain Apa?

27 November 2021
6 Hal Nggak Enaknya Punya Dapur Bersama di Kos

6 Hal Nggak Enaknya Punya Dapur Bersama di Kos

15 Juni 2023
Alasan Orang Tua Melarang Keinginan Anaknya untuk Ngekos anak kos terminal mojok.co

Alasan Orang Tua Melarang Keinginan Anaknya untuk Ngekos

2 November 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Sahur: Penyebab Kegalauan Hakiki Anak Kos di Bulan Ramadan

24 April 2020
Problematika Kulkas Bersama Kos Mahasiswa: Nggak Mencerminkan “Mahasiswa”

Problematika Kulkas Bersama Kos Mahasiswa: Nggak Mencerminkan “Mahasiswa”

3 Juni 2023
5 Faktor Kosan Murah selain Dituduh sebagai Kosan Angker Terminal Mojok

5 Faktor Kosan Murah selain Dituduh sebagai Kosan Angker

21 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Aktif Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal Mojok.co

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

11 April 2026
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu shopee vip

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

12 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI
  • Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu
  • Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan
  • Nasib Perempuan di Tongkrongan dan Grup WA yang Isinya Laki-laki Mesum: Jelek Dihina, Cantik Dilecehkan
  • Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil
  • Kabur dari Desa dan Memilih Tinggal di Kos Eksklusif Jakarta demi Ketenangan Batin, Malah Makin Kena Mental karena “Bahagia” di Kota Cuma Ilusi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.