Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Review Bus Bumel Jogja-Solo Sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks

Adien Tsaqif Wardhana oleh Adien Tsaqif Wardhana
14 Februari 2020
A A
Review Bus Bumel Jogja-Solo Sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang yang kerap ngelaju Jogja-Solo, saya kerap menggunakan alat transportasi berupa bus. Bus bumel Jogja-Solo adalah alternatif saya ketika kehabisan tiket KA Prameks. Beda dengan KA Prameks yang jadwal keberangkatanya sedikit, bus bumel Jogja-Solo mempunyai armada yang cukup banyak dan tersedia setiap saat. Tak perlu repot-repot pesen tiket, kita tinggal melambaikan tangan di pingir jalan kita bisa langsung cuss naik.

Banyak sekali PO bus trayek Jogja-Solo yang pernah saya tumpangi, dari yang paling pelan kaya bekicot sampai yang ngebut seperti alap-alap. Karena telah berkesempatan menumpangi bermacam-macam PO bus Jogja-Solo, oleh sebab itu saya akan mencoba mereview PO bus yang melayani trayek Jogja-Solo yang pernah saya tumpangi dan bisa jadi referensi kamu jika ingin berpergian Jogja-Solo maupun sebaliknya

Satu: PO Antar Jaya

Bus yang bergarasi di Karanganyar ini banyak mengadopsi armada bus dari PO lain. Seperti lungsuran bus dari PO Eka-Mira dan PO Safari yang dipilih PO Antar Jaya untuk regenerasi armada mereka yang sudah dimakan usia. Tetapi menurut saya, PO Antar Jaya kurang handal dalam memilih lungsuran armada bus yang digunakan untuk regenerasi. Terbukti ketika saya menaiki bus Antar Jaya bekas bus Mira, banyak seat yang sudah rusak dan AC yang mati. Tetapi fasilitas yang kebanyakan rusak itu ditutupi dengan driver yang handal dengan jam terbang banyak dan yang tidak ketingaalan adalah suoss-nya. Pengalaman saya menaiki bus ini Jogja ke Solo hanya ditempuh dengan waktu 1 jam 15 menit.

Dua: PO Langsung Jaya

PO Bus yang juga bermarkas di Karanganyar ini juga meregenerasi armada bus-nya. Tetapi bus tipe medium lah yang dipilih PO untuk meregenerasi armadanya. Walaupun didominasi bus medium PO ini juga tidak kalah suoss dengan PO yang lain. Seperti tren bus bumel jaman sekarang ini, PO Langsung Jaya ini dilengkapi AC untuk bus mediumnya sedangkan untuk bus tipe besar belum semuanya dilengkapi AC.

Tiga: PO Sedya Utama

PO Sedya Utama adalah bus favorit saya. PO Sedya Utama adalah anak perusahaan dari PO Raya, salah satu PO dengan manajemen terbaik di Solo. Armada bus PO Sedya Utama semua juga sudah diregenerasi. Armada bus dari PO ini kebanyakan bermesin Mercedes-Benz. Suara mesin yang halus dan tarikan yang empuk membuat bus ini menjadi favorit saya. Untuk kecepatan sendiri tergolong kalem, tidak ngebut dan juga tidak lambat.

Empat: PO Suharno

Bus Suharno cocok ditumpangi untuk kamu yang berjiwa santuy. PO yang bermarkas di Godean ini rata-rata supirnya memacu dengan kecepatan rendah. PO Suharno ini menurut saya PO yang paling santuy di antara bus bumel Jogja-Solo. Pernah suatu ketika saya menumpangi bus ini dengan kecepatan rendah, tiba-tiba bus yang saya tumpangi ini disalip oleh bus Jogja-Solo lain, bukannya malah memacu kecepatan untuk berkompeteisi mendapatkan penumpang, bus ini malah tetap memacu kecepatan yang sama, bener-bener sopir berjiwa santuy. Tetapi walaupun berjiwa santuy, saya sangat mengacungi jempol untuk urusan fasilitas, PO ini sangat menjaga kebersihan kabin penumpang.

Lima: PO Jaya Putra

PO Jaya Putra merupakan bus yang juga berjiwa santuy tetapi kadang-kadang juga suoss tergantung jam dan mood supirnya. Bus yang bermarkas di Delanggu, Klaten ini juga merupakan salah satu PO favorit saya. Armada bus PO Jaya Putra kebanyakan juga sudah di regenerasi. Sepert PO Sedya Utama, kebanyakan armada bus Jaya Putra memiliki suara mesin yang halus. Seat kursinya semua juga sudah di-upgrade sehingga terasa empuk. Ketika saya menumpangi bus ini saya selalu terlelap, tidak tahu apa sebabnya mungkin karena seat kursi yang empuk atau karena memang ngantuk. Hahaha.

Itulah tadi lima bus bumel Jogja-Solo yang pernah saya tumpangi. Untuk harga tiket sendiri yaitu 15 ribu untuk yang AC dan 10-12 ribu untuk yang non AC. Oh iya, bus bumel Jogja–Solo tidak beroperasi 24 jam. Apabila kamu berpergian malam hari di atas jam 9 malam kamu bisa menumpangi bus jawa timuran seperti PO Sumber Selamat, PO Eka–Mira. Untuk harga tiket sendiri juga sama seperti bus bumel Jogja-Solo.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

BACA JUGA Hal-hal yang Janggal dari Kisah Bus Hantu Cikampek-Bandung atau tulisan Adien Tsaqif Wardhana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2020 oleh

Tags: BusJogjasolo
Adien Tsaqif Wardhana

Adien Tsaqif Wardhana

Mburuh di sejarahkita.com

ArtikelTerkait

Nopia, Camilan Banyumas Kembaran Bakpia yang Kalah Pamor Mojok.co

Nopia, Camilan Banyumas Kembaran Bakpia yang Kalah Pamor

15 Januari 2024
ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Terminal Mojok Mengubah Pandangan Saya tentang Jogja

28 November 2020
Kotagede Jogja, Bekas Pusat Pemerintahan yang Kini Jadi Kota Mati Gara-gara Tata Kota yang Ambyar Total!

Kotagede Jogja, Bekas Pusat Pemerintahan yang Kini Jadi Kota Mati Gara-gara Tata Kota yang Ambyar Total!

10 Maret 2024
6 Rekomendasi Kuliner Babi di Jogja yang Bisa Kalian Coba Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

6 Rekomendasi Kuliner Babi di Jogja yang Bisa Kalian Coba Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

4 Desember 2023
UNS, Kampus Terbaik di Solo yang Bikin Salah Paham (Unsplash) kampus di Solo

3 Salah Paham Tentang Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo yang Sering Bikin Bingung Calon Mahasiswa

18 Oktober 2023
Jogja atau Solo: Mana yang Lebih Nyaman untuk Ditinggali?

Jogja atau Solo: Mana yang Lebih Nyaman untuk Ditinggali?

13 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.