Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

3 Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit Contactless yang Belum Diketahui Banyak Orang

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
15 Januari 2025
A A
3 Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit Contactless yang Belum Diketahui Banyak Orang

3 Kelebihan dan Kekurangan Kartu Debit Contactless yang Belum Diketahui Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski kelihatannya mudah karena tinggal nge-tap, ini untung rugi yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan bertransaksi dengan kartu debit contactless.

Bukti bahwa zaman semakin maju bukan hanya bisa dilihat dari melesatnya teknologi transportasi dan komunikasi. Teknologi dalam bidang ekonomi pun juga menjadi pertanda kemajuan zaman. Sekarang, kita makin mudah dalam bertransaksi dengan banyaknya pilihan metode pembayaran, seperti uang tunai dan nontunai yang mencakup kartu kredit, kartu debit, e-money, dan e-wallet.

Walaupun scan QRIS makin merajalela, masih ada pengguna kartu kredit dan debit yang setia menggunakan kartunya saat berbelanja. Pemakai kartu kredit dan debit konvensional ini harus menggesek kartunya di mesin lalu memasukkan PIN terlebih dahulu sebelum merampungkan proses transaksinya.

Kini, sudah ada “penemuan” baru bernama kartu debit contactless yang mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya. Kartu debit yang memiliki logo seperti WiFi di muka depannya ini mengizinkan kita untuk langsung nge-tap saja saat membayar sesuatu. Iya, semudah nge-tap saat mau naik kendaraan umum.

Dengan sekadar nge-tap ini, kartu debit contactless menawarkan berbagai kelebihan yang mempermudah hidup. Kayak gini misalnya.

#1 Proses pembayaran jadi lebih cepat dengan kartu debit contactless

Rasanya sering kali menjengkelkan ketika kita mau menggunakan metode pembayaran cashless tapi harus menggesek kartu. Baik sebagai orang yang sedang membayar maupun yang sedang mengantre di kasir, menunggu penyelesaian pembayaran dengan gesek kartu terkadang bikin rasa sabar menipis secara drastis.

Kita harus mengisikan PIN kartu, menantikan proses pembayaran yang lama, dan menunggu bukti pembayarannya keluar. Belum lagi kalau ada drama saldo di kartu debit nggak mencukupi atau lupa PIN.

Namun, proses pembayaran apa pun jadi lebih mudah dengan kartu debit contactless. Setelah kasir selesai nge-scan semua belanjaan, kita tinggal nge-tap kartu ke mesin pembayaran. Nggak perlu memasukkan PIN. Menunggu pembayaran sukses pun cuma memakan waktu kurang dari semenit. Kita, kasir, dan konsumen lain yang mengantre di belakang kita nggak usah menunggu terlalu lama.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

#2 Bisa digunakan di dalam maupun luar negeri

Ketika saya baru pertama kali datang di Turki untuk lanjut kuliah, saya hanya membawa sekitar 1000 Lira atau setara Rp500 ribu. Saya berusaha banget untuk menghemat uang tunai Lira tersebut. Soalnya uang saku dari beasiswa yang saya dapatkan akan diberikan di akhir bulan, sementara saya tiba pada awal bulan.

Untungnya saya memiliki kartu debit dengan logo visa dan contactless. Di Turki, kartu contactless ini disebut temassiz. Semua toko, supermarket, bus, bahkan beberapa pedagang pasar di Turki sudah memiliki mesin pembayaran dengan logo indikator EMVCo sehingga saya bisa menggunakan kartu debit contactless saya. Cuma tinggal nge-tap, belanjaan saya sudah terbayar.

Kartu debit contactless sudah digunakan secara luas di seluruh dunia. Walaupun di Indonesia hanya sekitar tiga persen, tapi di beberapa negara, terutama negara maju, akses untuk menggunakan kartu debit contactless sangat mudah dan luas.

#3 Kartu debit contactless, satu kartu untuk semua transaksi

Untuk orang yang rapi dan minimalis, memiliki banyak kartu di dompet itu rasanya menyebalkan. Kita harus punya satu kartu untuk pembayaran di minimarket, satu kartu untuk membayar tarif kendaraan umum, dan kartu lainnya buat tarik tunai.

Dengan satu kartu debit contactless, kita bisa menyelesaikan semua transaksi. Nggak perlu lagi kartu berisikan uang elektronik buat bayar MRT dan TransJakarta. Kita juga nggak butuh lagi kartu terpisah untuk membayar belanjaan dan tarik tunai di ATM. Dompet nggak akan kepenuhan lagi.

Akan tetapi semua hal di dunia ini yang memiliki keuntungan pasti juga mempunyai kerugian. Berikut ini kekurangan dari kartu debit contactless yang mungkin membuatmu pikir dua kali untuk memilikinya.

#1 Saldo bisa dikuras orang kalau kartu debit contactless kita hilang

Kekurangan paling signifikan dari kartu debit ini adalah rawan pencurian. Proses pembayaran kita memang akan jadi lebih mudah. Kita nggak perlu mengisikan PIN yang dalam kartu debit biasa digunakan sebagai metode keamanan. Namun, kalau suatu saat kartu kita hilang atau diambil orang yang nggak bertanggung jawab, saldo kita bisa-bisa dikuras.

Ini karena mereka tinggal tap saja untuk menyelesaikan pembayaran. Nggak perlu tahu PIN kartu tersebut, mereka bisa langsung menggunakan uang kita untuk belanja.

Di beberapa bank maupun negara ada nominal maksimal yang ditetapkan untuk pembelanjaan per hari untuk mencegah penipuan dan kejahatan. Tapi tetap saja, rasanya pasti nggak ikhlas banget kalau saldo di kartu debit kita diambil oleh pencuri, kan?

#2 Belum banyak mesin pembayaran untuk kartu debit contactless di Indonesia

Memiliki kartu debit contactless memang menguntungkan. Sayangnya, penggunaan kartu debit satu ini di Indonesia belum seluas di luar negeri. Belum banyak merchant yang memiliki, bahkan mengetahui cara kerja mesin pembayaran contactless.

Di Indonesia, scan QRIS dan e-wallet masih menjadi metode pembayaran cashless paling populer saat ini. Jadi, manfaat kartu debit satu ini mungkin nggak sesignifikan di luar negeri.

#3 Rencana menabung tinggal wacana

Mengingat proses pembayaran jadi lebih gampang dengan kartu debit contactless, saya yakin siapapun yang memilikinya pasti jadi lebih boros. Kita tinggal nge-tap alias nggak perlu memindahkan kekayaan dari saldo rekening ke e-wallet, tarik tunai di ATM, maupun pencet-pencet PIN. Semudah itu untuk mendapatkan benda yang kita dambakan.

Semenjak saya tinggal di Turki pun saya jadi lebih boros dibandingkan saat di Indonesia. Salah satu alasannya karena kurangnya kontrol akan pengeluaran gara-gara membayar apa pun semakin mudah dengan kartu debit contactless dari bank Turki yang saya miliki.

Siapa pun yang berniat berhemat sebaiknya pikir ulang untuk memiliki atau mengaktivasi kartu debit contactless-nya.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Alasan Orang Kaya Bayar Pakai Kartu Kredit padahal Bergelimang Duit.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2025 oleh

Tags: kartu debitkartu debit contactlesspilihan redaksi
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Panduan Komplet Main NFT yang Nggak Pernah Dibahas di Media Lain! Terminal Mojok.co

Panduan Komplet Main NFT yang Nggak Pernah Dibahas di Media Lain!

15 Maret 2022
kerja negosiasi gaji gaji sule di awas ada sule mojok

Nyatanya, Banyak yang Mau Kerja 10 Juta, Gaji 3 Juta. Terpaksa, Bos!

18 September 2021
Wacana Tenor KPR 35 Tahun Bahaya, Malah Bikin Waswas Gen Z dan Milenial

Wacana Tenor KPR 35 Tahun Bahaya, Malah Bikin Waswas Gen Z dan Milenial

12 Januari 2024
Review Tokyo Revengers Live Action: Terburu-buru dan Sangat Melelahkan

Review Tokyo Revengers Live Action: Terburu-buru dan Sangat Melelahkan

24 Januari 2022
Ojek Pangkalan Mempersulit Hidup Saya sebagai Perantau Mojok.co

Ojek Pangkalan Mempersulit Hidup Saya sebagai Perantau

30 November 2023
Pengalaman Pertama Berkunjung ke Bangkalan Madura: Beneran Mengecewakan dan Bikin Saya Kapok

Pengalaman Pertama Berkunjung ke Bangkalan Madura: Beneran Mengecewakan dan Bikin Saya Kapok

14 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.