Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
27 Desember 2023
A A
Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana Mojok.co

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Perlahan bukit karst Gunungkidul semakin terkikis dengan kehadiran investor. Kali ini, Bumi Handayani kedatangan investor yang merupakan artis dan pebisnis ternama Indonesia, Raffi Ahmad. Dia akan mendirikan resort and beach club di Gunungkidul, tepatnya di kawasan Pantai Krakal, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. 

Sekilas, proyek yang pembangunannya akan dimulai pada awal 2024 itu seperti angin segar untuk sektor pariwisata Gunungkidul. Raffi Ahmad memang punya power yang lumayan besar, baik dari jaringan bisnis maupun artis, yang bisa dimanfaatkan untuk menarik wisatawan. Tidak heran, banyak pihak memproyeksikan resort and beach club ini akan mendatangkan keuntungan yang besar. 

Akan tetapi, pembangunan resort and beach club Gunungkidul ini mempunyai banyak sisi gelap. Proyek seluas 10 hektar itu akan dibangun di atas pegunungan karst yang dilindungi. Selain mengurangi nilai estetika bukit karst, rencana ini juga dianggap bisa mengancam ekosistem di Gunungkidul.

Banyak orang kemudian bertanya-tanya, kok Raffi Ahmad bisa mengantongi izin mendirikan bangunan di kawasan bentang alam karst? Bukankah Pemkab Gunungkidul sendiri yang rajin gembar-gembor memerintahkan warganya untuk melindungi dan tidak menjual kawasan karst? 

Ya, isa-isa wae, duit je, Bos!

Pemkab Gunungkidul yang kerap menelan ludah sendiri

Ketika mendengar proyek besar ini akan berdiri di kawasan bentang alam karst jujur saya kecewa, tapi tidak terkejut. Pemangku wilayah Gunungkidul memang begitu, suka menelan ludah sendiri. Mereka gemar melarang ini-itu terhadap warganya. Namun, larangan-larangan itu diterobosnya sendiri. 

Asal tahu saja, jauh sebelum rencana pembangunan resort and beach club ini, sebenarnya sudah banyak bangunan berdiri di atas Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK). Nyaris setiap tahun, pasti ada berita tentang resort atau destinasi wisata baru yang berdiri kawasan Gunung Sewu. Kondisi ini nggak lepas dari peran pemerintah yang beberapa bulan lalu sempat punya usulan memangkas kawasan karst. Semula luasnya 75.835,45 hektar menjadi 37.018,06 hektar. 

Rencana pemangkasan itu memang belum ketok palu. Namun, fakta di lapangan, sudah marak penghancuran kawasan Gunung Sewu. Beberapa kali saya berkunjung ke sejumlah pantai selatan, saya menyaksikan sendiri bukit-bukit dikeruk backhoe. Bukit-bukit yang dulunya hijau memanjakan mata itu, kini ditanami resort dan hotel yang berdiri mengancam. Bukankah ini jadi bukti kalau pemerintah berusaha mengelabui dan kucing-kucingan dengan warganya sendiri?

Baca Juga:

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

Di sisi lain, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengimbau warga tidak tergiur menjual lahan ke tangan investor. Sekarang, dengan bangga ia menjabat erat tangan para pemodal dan “menjual” kampung halamannya di hadapan warga. Ah, uang memang suka gitu, bisa mengubah sifat orang dalam sekejap! 

Baca halaman selanjutnya: Warga lebih perlu air bersih …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2024 oleh

Tags: gunung sewuGunungkidulpariwisatapemkab gunungkidulraffi ahmadresort beach clubsultan andarawisata jogja
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

Kasihan Solo, Selalu Dibandingkan dengan Jogja, padahal Perbandingannya Kerap Tidak Adil!

27 November 2025
Wayang Beber: Wayang Tertua di Indonesia yang Kian Terpinggirkan

Wayang Beber: Wayang Tertua di Indonesia yang Kian Terpinggirkan

16 Februari 2022
5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Terminal Mojok

5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi

23 Maret 2022
Solo di Mata Orang Jogja: Solo Dipandang Rendah, tapi Lebih Menjanjikan

Solo (Layak) Mulai Melesat, Jogja Perlahan (dan Pasti) Ditinggal Wisatawan

26 Januari 2023
3 Alasan Orang Wonosobo Malas Berwisata ke Dieng Mojok.co

Jika Tidak Ada Dieng, Mungkin Wonosobo Jadi Lebih Maju

5 April 2025
reality show raffi ahmad baim wong MOJOK.CO

Reality Show Raffi Ahmad dan Baim Wong itu Mendidik, Bukan Cuma Pamer Kekayaan Saja

30 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.