Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Real Madrid itu Butuh Ronaldo, Bukan Zinedine Zidane

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
23 Juli 2019
A A
ronaldo di madrid

ronaldo di madrid

Share on FacebookShare on Twitter

Kompetisi Liga negara-negara Eropa musim 2019/2020 akan segera dimulai. Seperti biasa, sebelum memulai musim baru, klub-klub negara Eropa akan mengadakan uji coba pra musim—friendly match. Sebagai persiapan menghadapi musim kompetisi yang panjang dan melelahkan sekaligus sebagai ajang evaluasi dari klub untuk menilai kekurangan.

Salah satu laga uji coba yang selalu diadakan tiap tahunnya adalah ICC (International Champions Cup). Ini semacam turnamen uji coba sebelum menyambut musim baru. Klub yang bertanding juga bukan sembarangan. Beberapa klub besar Eropa pernah mengikuti turnamen pra-musim ini. Sebut saja Barcelona, Chelsea, Real Madrid, Bayern Munchen, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu walaupun ini hanya sekedar laga uji coba, tapi tetap saja ada gengsi di dalamnya. Buktinya pemain-pemain yang diturunkan bertanding adalah para pemain utamanya.

Baru saja selesai salah satu big match di turnamen ini. Yaitu pertandingan antara klub terbaik Jerman—Bayern Munich dan juga klub terbaik ketiga (setelah Barcelona dan Atletico Madrid) di Spanyol—Real Madrid. Walaupun ini hanyalah laga pra-musim, tetap saja ini adalah laga bergengsi.

Di laga ini, Bayern menunjukan kelasnya dengan mengalahkan Real Madrid. Real Madrid dipermalukan dengan skor yang cukup telak, 3-1. Pemain anyar mereka—Eden Hazard—yang disebut-sebut sebagai pengganti Christiano Ronaldo bahkan belum mampu menunjukan kelasnya sebagai pemain bintang.

Ada pertanyaan menarik yang muncul setelah laga ini. Ada apa dengan Real Madid? Padahal mereka sudah kembali dilatih oleh pelatih yang mengantarkan gelar Liga Champion tiga kali beruntun.

Sekarang, mari kita membahas Zinedine Zidane. Atau yang lebih akrab dipanggil Zizou. Zizou mengawali karirnya sebagai pelatih Real Madrid Castilla. Dia kemudian didapuk sebagai pelatih kepala tim utama Real Madrid setelah Florentino Perez—Presiden Real Madrid—memecat Rafael Benitez yang dianggap tidak mampu mengangkat performa Madrid. Zizou menggantikan Rafa setelah musim kompetisi sudah setengah jalan.

Zinedine Zidane merupakan salah satu pemain terbaik sepakbola ketika dia masih aktif bermain. Berbagai trofi dan juga penghargaan individu pernah diraihnya. Dia pernah mengantarkan Prancis ke partai final Piala Dunia 2006 dan juga pernah meraih penghargaan Ballon d’Or.

Ternyata karir kepelatihannya tidak kalah berprestasinya. Tidak banyak pemain sukses yang juga sama suksesnya sebagai pelatih. Sebagai pelatih Real Madrid, Zizou sukses mempersembahkan berbagai trofi kepada kepada para fans. Yang mungkin paling berkesan dan tidak akan terlupakan yaitu bagaimana Zizou mampu mengantarkan Real Madrid meraih trofi Liga Champion tiga kali beruntun. Hal itu membuat Zizou menorehkan rekor sebagai pelatih pertama yang mampu memenangkan Liga Champion tiga kali secara beruntun.

Baca Juga:

Manajemen Tolol Penyebab PSS Sleman Degradasi dan Sudah Sepatutnya Mereka Bertanggung Jawab!

Olahraga Lari Adalah Olahraga yang Lebih “Drama” ketimbang Sepak Bola

Pada awal musim lalu, Zizou memutuskan untuk berhenti menjadi pelatih Real Madrid. Dia memutuskan untuk istirahat sejenak. Mungkin dia sudah puas dengan raihannya sebagai pelatih. Para fans tentu saja kecewa. Jarang ada pelatih yang memutuskan berhenti ketika berada di puncak. Pelatih lain yang pernah melakukan hal yang sama setau saya adalah Guardiola bersama Barcelona dan juga Alex Ferguson bersama Manchester United.

Setelah mengundurkan diri, Real Madrid terseok-seok dibawah kepelatihan Juen Lopetegui. Dianggap tidak mampu mengangkat performa Real Madrid, Lopetegui dipecat. Santiago Solari menjadi penggantinya. Tapi lagi-lagi, Solari juga diangap tidak membawa perubahan yang berarti. Terus mengalami kekalahan. Solari kemudian juga dipecat. Diluar dugaan, Zizou yang memutuskan berhenti diawal musim lalu malah kembali melatih Real Madrid.

Kembalinya Zidane tentu saja membuat para fans senang. Dia dianggap mampu mengembalikan Real Madrid ke performa terbaiknya. Yang saya lihat, nyatanya tidak banyak perubahan yang dialami Real Madrid dibawah kepelatihan Zidane kali ini. Dia memang mengawali comebacknya dengan kemenangan atas Celta Vigo—walaupun memang kemenangannya diraih dengan susah payah. Tapi setelah itu, Real Madrid kelihatan masih sulit kembali ke performa terbaik mereka. Meraka bahkan kalah dari Real Betis dikandang sendiri.

Jadi, sebenarnya apa yang salah? Benarkah yang dibutuhkan Real Madrid adalah seorang Zinedine Zidane? Kita belum tau pastinya.

Sebenarnya ada satu variabel yang kita lupakan. Saat Zidane memutuskan berhenti dari kursi kepelatihan Real Madrid di awal musim lalu, pemain terbaik mereka—Christiano Ronaldo—juga pergi dari Santiago Bernabeu dan memilih berseragam Juventus. Dari situlah awal kesialan menimpa Real Madrid.

Sepeninggal pemain yang selalu dibandingkan dengan Lionel Messi tersebut, performa Real Madrid menurun drastis. Musim lalu bahkan Real Madrid tidak mampu meraih satu kemenangan pun saat bersua rival abadi mereka, Barcelona. Dari empat kali bertemu, hasil terbaik yang mereka dapatkan hanyalah hasil imbang. Sisanya mereka harus rela menerima kekalahan.

Setelah Zidane kembali pun, Real Madrid tidak mampu berbuat banyak. Mereka pun harus rela hanya mampu finish di posisi ketiga. Padahal musim lalu mereka dilatih oleh tiga pelatih ternama secara bergantian. Mereka bahkan baru saja kalah dari Bayern Munich di laga uji coba pra-musim. Walaupun memang hal itu belum cukup menjadi bukti kalau Real Madrid akan mengarungi musim baru dengan buruk.

Tapi kita tau satu hal. Performa Real Madrid—setidaknya sampai saat ini—cukup membuktikan bahwa Real Madrid lebih butuh sosok seorang Christiano Ronaldo dibandingkan Zinedine Zidane.

Terakhir diperbarui pada 4 April 2022 oleh

Tags: Christiano Ronaldolaga uji cobaLiga Eropa UEFA 2019–2020ronaldoSepak BolazidaneZinedine Zidane
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

sadio mane

In Klopp We Trust: Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan Dari Kekesalan Sadio Mane Kepada Mo Salah

4 September 2019
Leonardo PSG FIFA PES gim sepak bola Lionel Messi Mojok

Setelah Messi Pindah ke PSG, Dunia PES dan FIFA Tak Lagi Sama

12 Agustus 2021
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Jangan Bebani Timnas Kelompok Umur untuk Juara

29 September 2020
Ketika Timnas Jepang Dihuni Tokoh-tokoh “Sakti” dalam Manga Sepak Bola terminal mojok.co

Ketika Timnas Jepang Dihuni Tokoh-tokoh ‘Sakti’ dalam Manga Sepak Bola

25 Oktober 2020
Bagi Orang Madura, Bahasa Madura Tak Kalah Njelimetnya dengan Bahasa Inggris madura united bahasa daerah

Biar Nggak Bingung Mana Madura United FC Mana Madura FC, Saya Berikan 3 Perbedaannya

31 Agustus 2020
thailand sepakbola politik mojok

Kerumitan di Balik Dominasi Tim-tim Sepak Bola Thailand

7 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.