Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Rafathar Sudah Mulai Protes Terlalu Sering Di-prank, Raffi-Gigi Kapan Mau Tobat?

Ilham Nurrahmadi oleh Ilham Nurrahmadi
5 September 2020
A A
rafathar hidup anak dalam reality show protes diprank the truman show richie rich mojok.co

rafathar hidup anak dalam reality show protes diprank the truman show richie rich mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Rafathar adalah anak yang lahir dari pasangan superstar televisi. Pasangan yang ketika menikah, segala rangkaian acara pernikahannya disiarkan live lewat frekuensi publik. Sudah seperti royal wedding versi orang kaya lokal.

Karena itu, kedatangan Rafathar sebagai penerus takhta mereka berdua tentunya tidak lepas dari perhatian publik. Rafathar menjadi anak yang lahir, tumbuh, dan berkembang dengan disaksikan penduduk satu negara. Mediumnya mulai dari acara TV hingga kini channel YouTube pribadi, kita semua mendadak menyerupai tetangga yang tiap hari berjumpa dan menyimak perjalanan hidup si Aa dari jabang bayi.

ADVERTISEMENT

Kita juga menjadi saksi dari berbagai arc yang telah ia lalui. Pesan utama yang ingin disampaikan: Aa adalah anak hartawan yang bergelimang kemudahan dan kemewahan. Kita tentu tidak akan lupa saat Rafathar dibelikan sepatu di tengah perjalanannya hanya karena pengasuhnya lupa membawa sepatu, atau ya… episode lainnya, saat ia dibelikan mobil beneran oleh ayahnya.

Belakangan, cerita mengenai si Aa juga telah berkembang bukan hanya tentang kemudahan dan fasilitas yang ia dapat, namun juga bagaimana ia menghadapi cobaan. Cobaan artifisial itu bernama prank.

Seperti kita tahu, dalam konten yang diproduksi RANS Entertainment di YouTube universe, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kerap menjelma sebagai Komeng dan mendaulat Rafathar sebagai Adul-nya.

Mulai dari dibohongi bahwa ia sebenarnya anak Baim Wong, dijaili dengan tumpukan sayur saat terlelap, hingga ditolak undangan pesta ulang tahunnya oleh Gempi yang sebelumnya telah di-brief untuk menolak ajakan tersebut. Komeng pun pasti minder dengan konsistensi prank yang dilakukan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kepada anak mereka sendiri.

Penonton dihibur dengan bagaimana reaksi Aa kala menghadapi cobaan artifisial tersebut. Sebenarnya reaksinya nggak jauh-jauh dari nangis sih. Namun, orang yang tahu itu prank masih dapat menikmati hiburan tersebut. Sementara bagi Rafathar yang masih kecil, prank itu menjadi kenyataan hidupnya.

Dengan kata lain, prank tersebut memang dibuat untuk menyenangkan para penonton. Persetan dengan pendapat Rafathar soal itu.

Baca Juga:

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

Meski pernah membintangi film dengan namanya sendiri sebagai judulnya, nyatanya kehidupannya di luar film masih tidak jauh dari script seperti yang Ia lakoni saat shooting film. Kehidupan Rafathar tak lain merupakan reality show dengan kita sebagai penonton setianya.

Tepat seperti tokoh Truman pada film The Truman Show. Dalam film The Truman Show, diceritakan bahwa Truman Burbank yang mengira dirinya cuma orang biasa sebenarnya adalah tokoh utama reality show yang ditayangkan sejak ia dilahirkan. Semua itu terjadi tanpa Truman sendiri mengetahuinya.

Segala apa yang terjadi pada hidupnya telah scripted. Kematian ayahnya, kisah cintanya, hingga pertemanannya merupakan kisah-kisah yang dirancang demikian untuk menghibur penonton yang dapat menonton segala tindak tanduknya 24 jam.

Seperti Truman, Rafathar pun sudah dibidik sebagai target kamera bahkan sejak dalam kandungan.

Tayangan Rafathar mulanya menyajikan bayangan tentang terlahir sebagai anak dari keluarga yang tajir melintir. Bayangan yang pernah terlintas dalam benak impian kita semua, setidaknya sekali seumur hidup.

Rafathar lewat video-videonya mampu memproyeksikan bayangan tersebut secara apik. Ia menggantikan tokoh Richie pada film Richie Rich yang sebelumnya dijadikan acuan untuk imajinasi menjadi anak orang kaya, bahkan terasa lebih dekat karena ia orang Indonesia.

Namun, seiring perkembangan, kini lakon Rafathar belakangan juga dibumbui berbagai cobaan artifisial scripted yang ditujukan untuk menghibur semua orang, kecuali dirinya tentunya.

Rafathar barangkali telah lelah di-prank berkali-kali. Meski hidup dengan kemewahan, ia muak dengan segala cobaan artifisial yang tentunya ditujukan bukan untuk perkembangan dirinya, melainkan untuk perkembangan jumlah penonton dan subscriber RANS Entertainment.

Maka tak heran jika ia mulai melontarkan tantrum serta ultimatumnya seperti yang terlihat pada video-video yang belakangan beredar di media sosial.

“Aa udah bilang, nggak kasihan, tiap hari udah di-prank?” tanyanya kepada sang Ibu dengan memelas dalam salah satu video.

Namun, Rafathar bukan Truman Burbank yang dalam film telah mencapai umur dewasa untuk menyadari segala prank terhadap dirinya. Ia tidak mampu menghentikan ini semua, sekalipun ia sangat ingin melakukannya.

Ia masih sangat kecil untuk memahami dunia. Betapa menyakitkannya untuk mengetahui jika dunia yang ia tahu sekarang tidak jauh-jauh dari prank yang dialamatkan pada dirinya.

Harapan satu-satunya terletak pada RANS Entertainment alias kedua orang tuanya. Tentu kita berharap bahwa RANS Entertainment sebagai produser The Rafathar Show mampu menulis script yang jauh lebih manusiawi bagi pemeran utama mereka, Rafathar. Atau lebih bagus lagi, dihentikan sekalian.

Kasihan Aa 🙁

BACA JUGA Membahas Kekayaan Rafathar, Bayi Terkaya di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 September 2020 oleh

Tags: AnakKeluarganagita slavinaOrang Tuaprankrafatharraffi ahmad
Ilham Nurrahmadi

Ilham Nurrahmadi

Seorang pegiat hidup santai. Kini aktif menulis musik, sepak bola, serta opini pribadi di blog esensialis.wordpress.com.

ArtikelTerkait

Pengalaman Jajan Kue Basah di Jepang Seperti Nagita Slavina (Unsplash)

Kayak Nagita Slavina, Ini Pengalaman Saya Jajan di Pasar Kue Basah di Jepang

22 Mei 2023
mitos jawa anak sesajen mojok

Saya Nggak Akan Pernah Percaya Mitos Jawa, Karena Nggak Ada yang Masuk Akal

10 Juli 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat

15 Mei 2020
Kalau Nggak Mau Pakai Helm, Sebaiknya Jangan Jadi Orang Tua! operasi otak

Kalau Nggak Mau Pakai Helm, Sebaiknya Jangan Jadi Orang Tua!

29 Februari 2024
Magang di Pengadilan Agama Bikin Saya Lebih Realistis dalam Memandang Pernikahan broken home

Sulitnya Menjadi Anak Broken Home

18 Februari 2023
Cara yang Ditempuh Goku dan Naruto dalam Mendidik Anak terminal mojok.co

Cara yang Ditempuh Goku dan Naruto dalam Mendidik Anak

24 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

23 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.