Radio Suara Surabaya Adalah 911-nya Warga Jawa Timur, Terbaik! – Terminal Mojok

Radio Suara Surabaya Adalah 911-nya Warga Jawa Timur, Terbaik!

Artikel

Warga Jatim, khususnya Surabaya pantas berbangga karena memiliki Radio Suara Surabaya. Dikatakan demikian karena Radio Suara Surabaya banyak membantu dalam penanganan berbagai kasus di Jatim, khususon Surabaya. Radio Suara Surabaya yang sering disingkat SS oleh para pendengarnya, memiliki fungsi yang digadang-gadang persis layaknya panggilan darurat 911 di Amerika Serikat.

Suara Surabaya atau dipanggil SS menjadi stasiun radio penggagas citizen journalism yang kemudian menjadi tren di stasiun radio-radio lainnya. Lewat komunikasi interaktif via telepon dan media sosial, Suara Surabaya banyak sekali mendapat pengaduan kehilangan, pencurian, orang hilang, kemacetan, kecelakaan, dan kasus emergency lainnya.

Bahkan banyak warga yang lebih memilih mengadukan persoalan mereka pada SS terlebih dahulu baru kemudian dilanjutkan ke pihak berwajib. Soalnya kecepatan respons dan upaya SS yang memberi jawaban atas keluhan-keluhan warga Jatim sudah teruji.

Berikut beberapa sepak terjang Suara Surabaya dalam penanganan berbagai masalah yang gercepnya konon melebihi aparat berwajib. Ups.

Peringkusan maling mobil rental dan pengejaran pencurian mobil

Pada Juni 2019 terjadi pencurian mobil yang pengejarannya disiarkan langsung. Kronologi kejar-kejaran yang berbuah manis penangkapan tersebut terjadi karena sinergi yang apik antara SS, para pendengar, polisi, serta warga sekitar. Kalau kalian menyaksikan video singkat yang dirangkum khusus di YouTube Suara Surabaya, kalian akan merasakan sport jantung di detik-detik penangkapannya.

Ini bukan kasus pencurian pertama dan terakhir yang berhasil diselesaikan lewat kerja sama radio Suara Surabaya, pendengar, dan kepolisian. Tapi kasus ini memang paling menonjol karena begitu epic-nya drama pengejaran dan penguntitan oleh seorang ibu yang tidak sengaja melihat mobil dengan ciri-ciri persis seperti yang dilaporkan hilang.

Seseibu ini kemudian mengikuti mobil yang dimaksud sambil melakukan pelaporan pada SS via telepon sambil ndredeg saking paniknya, yang mana pelaporan tersebut disiarkan secara langsung. Namun, penguntitan tersebut berhasil dengan ditangkapnya tersangka yang saat itu berhenti di suatu tempat untuk melakukan pencopotan GPS.

Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruang dengar sebagai bentuk apresiasi untuk sang ibu oleh para penyiar dan petugas SS yang on duty. Saya yang sengaja mendengarkan perkembangan kasus ini kala itu sampai ikut mengembuskan napas lega.

Pertemuan seorang anak dengan sang ibu yang sudah lima tahun terpisah

Radio SS juga tidak hanya mengudara, namun juga memiliki beberapa kanal media sosial yang tersebar di Facebook, Twitter, dan Instagram. Selain itu, Suara Surabaya juga meluncurkan suarasurabaya.net agar siaran radio bisa diakses secara streaming.

Salah satu cerita menarik datang dari seorang laki-laki berlokasi di Medan yang sedang mencari pamannya yang lama tak pernah ia temui. Pamannya ini lama pergi dari rumahnya di Medan dan kehilangan kabar dengan keluarga. Ia mencari pamannya karena ibu dari pamannya ini sedang sakit dan ingin sekali bertemu.

Suatu saat laki-laki ini mengetahui jika pamannya bekerja di Jawa Timur. Dengan sigap ia memposting di halaman Facebook E100 milik Suara Surabaya untuk meminta bantuan warga membantu mencari tahu keberadaan pamannya.

Kabar baik datang dua hari kemudian dengan pulangnya sang paman ke Medan. Kesigapan SS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan memang sebagian besar berbuah manis.

Forum pengaduan nomor satu di Surabaya: dari kasus e-KTP yang lama jadi, internet down, pemadaman listrik, sampai update berita lalu lintas

Sudah lama SS menjadi tujuan warga Surabaya dan Jatim dalam menyampaikan aspirasi dan keluhan khas masyarakat. Semisal permasalahan e-KTP yang lama tak selesai. Salah satu kawan SS, demikian sebutan untuk pendengar setia SS, mengadu bahwa KTP-nya sudah lama diurus namun belum jadi. Tak butuh waktu lama, pihak SS mem-follow up keluhan tersebut pada dinas terkait dan akhirnya masalah terselesaikan.

Atau soal yang menyangkut hajat orang banyak yang terjadi di suatu wilayah, misalnya. Para kawan SS akan menelepon gatekeeper SS untuk meminta bantuan diteruskan pada pihak PLN kalau listrik padam, pada pihak PDAM jika masalahnya aliran air yang mati, pada pihak Dinas Pendidikan terkait sistem zonasi yang sedang ramai beberapa waktu lalu, atau masalah internet down yang dengan cepat diteruskan pada perusahaan terkait.

Soal update lalu lintas juga SS tak kalah mutakhirnya. Saya dan keluarga menjadi salah satu dari sekian banyak pendengar yang menjadikan SS sebagai starter pack saat berkendara, mudik, atau hanya ingin memantau keadaan lalu lintas di sekitar Jatim dan Surabaya.

Para penyiar bertugas secara rutin menginfokan kabar terkini lalu lintas sesuai pantauan CCTV ataupun dari kabar yang dihimpun pendengar SS yang turut gabung memberi informasi. Manfaatnya, para pengemudi bisa mengambil jalan alternatif, jalan pintas, ataupun menghindari jalan-jalan yang macet, sedang ada kecelakaan, banjir, bahkan longsor.

Banyak hal lagi yang telah dilakukan radio Suara Surabaya untuk mewadahi suara masyarakat sekitar dengan rate respon 9/10 dan kepuasaan mencapai 9,5/10 jika saya boleh berpendapat, hehehe. SS memang berusaha mengemban amanah masyarakat dengan baik sesuai dengan format yang diusungnya: news, interaktif, solutif.

Jika kalian warga Jatim khususnya Surabaya, kalian pasti setuju dengan celotehan para netizen di banyak medsos SS yang menyebutkan bahwa Suara Surabaya adalah 911-nya warga Jatim. Nggak lebay kok, emang karena dengan sekali pencet tombol dial atau klik tombol post, masalah akan terselesaikan atau paling tidak bakal ada kelanjutannya lah.

BACA JUGA Ucapkan Jancuk dengan Fasih Sesuai Tajwid Surabaya 

Baca Juga:  Review Film 'Di Bawah Umur', Edukasi yang Justru Ngadi-ngadi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.




Komentar

Comments are closed.