Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purwokerto Timur, Kecamatan Paling Maju di Kabupaten Banyumas dan Nggak Mungkin Disaingi Kecamatan Lain

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
2 Mei 2024
A A
Purwokerto Timur, Kecamatan Paling Maju di Kabupaten Banyumas dan Nggak Mungkin Disaingi Kecamatan Lain

Purwokerto Timur, Kecamatan Paling Maju di Kabupaten Banyumas dan Nggak Mungkin Disaingi Kecamatan Lain (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mari bersepakat kalau Kecamatan Purwokerto Timur berhasil mengalahkan kecamatan lainnya di Kabupaten Banyumas dalam beberapa hal.

Pembicaraan mengenai Banyumas tidak pernah lepas dari Purwokerto. Daerah yang terbagi atas empat kecamatan tersebut menjadi ibu kota Kabupaten Banyumas dan selalu menjadi daya tarik bagi para perantau.

Sebenarnya di antara empat kecamatan, Purwokerto Timur adalah kecamatan yang mengalami perkembangan paling pesat. Kecamatan ini memiliki privilese yang nggak dimiliki kecamatan lainnya di Kabupaten Banyumas. Ibarat sebuah balapan, Purwokerto Timur nggak bisa disalip kecamatan lain. Kalau begitu apa yang membuat kecamatan ini jadi nomor satu dan nggak mungkin disaingi kecamatan lainnya di Kabupaten Banyumas?

Pasar Wage, pasar terbesar se-Banyumas ada di Purwokerto Timur

Denyut nadi kehidupan ada pada sektor ekonomi dan pasar menjadi salah satu tempat perputaran roda ekonomi yang paling kencang. Di sanalah pertemuan antara para pelaku ekonomi, yaitu penjual dan pembeli.

Pasar Wage yang berada di Jalan Vihara, Purwokerto Timur, menjadi salah satu tempat yang menyimpan cadangan pangan terbesar di Kota Satria. Saya pun sering berkunjung ke Pasar Wage untuk berbelanja. Pasar terbesar di Kabupaten Banyumas ini tak pernah sepi pengunjung, bahkan saat malam tiba. Sebenarnya ada pasar lain di Purwokerto yang menjadi tujuan belanja warga seperti Pasar Cerme dan Pasar Manis. Namun, kedua pasar itu tak seramai dan selengkap Pasar Wage.

Jika hendak acara khataman pesantren setiap ahad manis, saya pun lebih memilih berbelanja di Pasar Wage. Kenapa? Karena segala jenis bahan makanan ada di sini. Lengkap pokoke, Lur!

Hadirnya RSM, mall yang memenuhi kebutuhan warga Kabupaten Banyumas dan kabupaten sekitar

Masyarakat modern tak pernah lepas dari budaya konsumtif. Selain berbelanja kebutuhan sehari-hari, kebutuhan akan fesyen dan hiburan pun harus terpenuhi. Ketiga hal tersebut bisa kalian dapatkan di Rita Super Mall (RSM).

RSM ini menjadi mall terbesar di Kabupaten Banyumas, bahkan terbesar se-Bralingmascakep (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen). Mall yang terletak di Purwokerto Timur ini menjadi pusat berkumpulnya para muda-mudi. Fasilitas yang lengkap membuat mall ini tak pernah sepi pengunjung.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Fyi, banyak orang dari kabupaten lain yang sengaja datang ke RSM untuk berbelanja kebutuhan bulanan. Tanpa Rita Super Mall nggak kebayang deh gimana keadaan warga Bralingmascakep, terutama warga Banyumas.

Jalan Jendral Soedirman, jalan di Purwokerto Timur yang menjadi jalan paling sibuk di Banyumas

Saat matahari mengintip malu di ufuk timur, Jalan Jendral Soedirman sudah ramai. Puluhan kendaraan bermotor memadati jalan yang membentang dari timur hingga ke barat ini. Maklum saja, jalan yang menggunakan nama pahlawan kebanggan warga ngapak ini memiliki panjang sekitar 3,6 kilometer mulai dari Pasar Wage di sebelah timur hingga Museum BRI di sisi sebelah barat. Di sepanjang jalan kita juga bakal melihat berbagai bangunan mewah berdiri, ada perkantoran, pusat perbelanjaan, restoran, kafe, hingga hotel. Pokoknya semuanya ada.

Selain itu, Jalan Jensoed juga menjadi jalur penghubung para pengendara yang datang dari arah timur atau utara yang hendak menuju kawasan elite Purwokerto, yaitu Jalan Bung Karno. Saat malam tiba, puluhan pedagang angkringan akan berjejer di Jalan Jendral Soedirman, tepatnya di area sebelah barat Perempatan Srimaya. Puluhan muda-mudi biasanya menghabiskan malam mereka di Kota Satria sembari menyeruput secangkir kopi dan jahe susu hangat.

GOR Satria, gedung olahraga yang nyaman dan fasilitasnya lengkap

Setelah membahas mengenai kebutuhan ekonomi dan gaya hidup, saatnya kita membahas masalah kesehatan. Di Purwokerto Timur sendiri ada GOR yang dijadikan sebagai markas tim kebanggan masyarakat Banyumas. Ya, GOR Satria namanya.

Gedung olahraga yang diberi nama sama persis dengan julukan kabupatennya ini memiliki fasilitas yang lebih lngkap dibanding GOR lain yang ada di Kabupaten Banyumas. Makanya nggak usah heran kalau GOR Satria selalu dipenuhi warga dan mahasiswa yang hendak berolahraga. Bahkan, di hari biasa pun GOR Satria tetap ramai, lho, Sedulur!

Banyak restoran buka cabang di Purwokerto Timur

Terakhir, yang membuat Kecamatan Purwokerto Timur nggak bisa disaingi kecamatan lain di Kabupaten Banyumas adalah tempat ini dipenuhi restoran top yang namanya sudah nggak asing di telinga banyak orang. Di sini ada outlet Mie Gacoan, Fore Coffee, Richeese Factory, hingga Marugame Udon. Mantap nggak tuh?

Kalau menurut kalian, apakah ada kecamatan lain di Kabupaten Banyumas yang bisa menandingi Purwokerto Timur? Kalau ada, kecamatan mana dan apa alasannya? Jawab di kolom komentar, yak!

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Tempat Wisata yang Kerap Disalahpahami Berada di Purwokerto oleh Wisatawan padahal Bukan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2024 oleh

Tags: banyumasjawa tengahkabupaten banyumaspurwokertoPurwokerto Timur
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi terminal mojok

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi

10 November 2021
5 Kecap Legendaris di Jagat Kuliner Jawa Tengah Terminal Mojok

5 Kecap Legendaris di Jagat Kuliner Jawa Tengah

4 September 2022
5 Tempat Wisata Gratis di Boyolali yang Wajib Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat Wisata Gratis di Boyolali yang Wajib Dikunjungi

27 Desember 2021
7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

7 Dosa Bupati Blora yang Sulit Dimaafkan Warga

9 September 2024
Ilustrasi Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang (Unsplash)

Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang Menyusul Penurunan Muka Tanah di Semarang Utara

18 Agustus 2024
Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Kota Minyak, Julukan yang Kini Jadi Derita Warga Balikpapan (Unsplash)

Kota Minyak, Julukan yang Tidak Bisa Lagi Dibanggakan Warga Balikpapan

14 Juni 2026
Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

11 Juni 2026
Kenapa Makan Mie Instan Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat? (Unsplash)

Kenapa Ya, Makan Mie Instan Menjelang Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat?

11 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.