Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi 

Muhammad Rijal Setiawan oleh Muhammad Rijal Setiawan
9 Maret 2025
A A
Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi Mojok.co

Preman Pensiun 9 Sebaik-baiknya Sinetron Ramadan, Bikin Saya Nonton TV Lagi (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah lama sekali saya tidak menonton televisi. Malas sekali rasanya setiap menyalakan televisi lagi-lagi disuguhi sinetron absurd yang menguras emosi. Namun, semua itu berubah setelah menonton Preman Pensiun 9.  Sinetron garapan Aris Nugraha itu berhasil memberi warna baru dan menarik saya menonton TV lagi. 

Penayangan Preman Pensiun 9 menjadi daya tarik tersendiri karena ditayangkan pada bulan Ramadan, tepatnya menjelang berbuka dan sahur, pada pukul 17.30 WIB & 03.15 WIB. Selama menyaksikan Preman Pensiun 9, saya menyadari bahwa sinetron ini berbeda dengan sinetron lainnya karena memberikan makna di setiap adegannya.

Preman Pensiun 9 dekat dengan kehidupan

Menurut saya Preman Pensiun 9 berhasil menunjukkan arti kehidupan. Sinetron tersebut menceritakan 3 orang yang kerap nongkrong di terminal, yakni Jack, Iding, Deni dengan masing-masing dinamika keluarga. Dinamika yang saya yakin dekat para penontonnya. 

Saya cukup prihatin dengan Jack. Hari-harinya selalu diwarnai kekesalan terhadap sang istri. Istri Jack tidak mau memasak lantaran takut mubazir, tetapi di sisi lain banyak keinginan, seperti ingin membeli tas baru, padahal sudah memiliki beberapa tas. Bahkan, tas yang dibeli pun secara kredit. Kemalangan Jack masih berlanjut ketika istrinya dijambret hingga kehilangan tas beserta isinya. Salah satu barang yang hilang adalah handphone. Alih-alih memahami kondisi suaminya, istri Jack justru membeli handphone baru dengan meminjam uang dari pinjaman online (pinjol).

Kemudian, ada Iding, yang dihadapkan pada situasi di mana istrinya bekerja. Saya salut dengan Iding, yang merasa malu ketika istrinya bekerja, karena ia berprinsip bahwa “seharusnya laki-laki yang mencari nafkah.” Istri Iding juga menjadi gambaran seorang istri yang memahami kondisi suami. Saat penghasilan Iding menurun, istrinya membantu dengan bekerja. Namun, hal ini berdampak pada anak perempuan mereka, yang mulai berubah setelah ibunya bekerja sebagai pembantu di tempat temannya.

Menurut saya, Deni lebih beruntung dibandingkan yang lain. Saat ini, istrinya sedang hamil dua bulan. Jika yang lain sudah merasakan kerasnya kehidupan rumah tangga, Deni akan segera menghadapinya. Kesibukan Deni saat ini adalah menemani istrinya jalan pagi serta membelikan makanan yang diidamkan istrinya.

Dari tiga personel terminal ini, sebagai penonton saya mendapatkan berbagai referensi kehidupan. Jack harus menghadapi kenyataan bahwa, meskipun anaknya diasuh oleh neneknya, ia tetap harus menghadapi sikap istrinya yang menjengkelkan. Iding harus menerima bahwa istrinya bekerja demi mencukupi kebutuhan hidup. Sementara itu, Deni dengan sabar meladeni keinginan istrinya serta mempersiapkan kelahiran anak mereka.

Solidaritas yang tinggi

Sadar atau tidak, Preman Pensiun 9 selalu menampilkan solidaritas dalam setiap adegannya. Hal ini terlihat dari dukungan yang selalu diberikan dalam alur ceritanya. Kang Gobang yang berjualan warung kopi misalnya, sering dikunjungi oleh teman-temannya. Begitu juga dengan Kang Murad, Cecep, Ujang, dan yang lainnya.

Baca Juga:

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

Bahkan, rasa solidaritas semakin terlihat ketika salah satu dari mereka mengalami kesulitan. Misalnya, ketika Utan, personel terminal, mengalami retak tulang iga akibat dikeroyok Rendi dan kawan-kawan. Kondisi Utan yang memburuk membuatnya harus dilarikan ke tempat urut. Istri Utan bahkan sempat mencari pinjaman untuk biaya pengobatan. Akan tetapi, Otang dan teman-temannya turun tangan membantu biaya pengobatan Utan.

Kepedulian teman-teman Utan tidak berhenti di situ. Iding, yang sudah memahami besarnya kebutuhan hidup, turut mengkhawatirkan kondisi keluarga Utan yang memerlukan biaya. Sempat terbesit dalam benaknya untuk menggalang donasi bagi Utan. Namun, sebelum itu dilakukan, Utan sudah kembali bekerja. Solidaritas mereka juga terlihat ketika mereka mendatangi Rendi untuk meminta pertanggungjawaban atas biaya pengobatan dan kehilangan penghasilan Utan selama ia tidak dapat bekerja.

Solidaritas yang digambarkan dalam Preman Pensiun 9 menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar rekan kerja dalam profesi yang sama, melainkan sudah seperti keluarga.

Aksi bela diri yang ikonik

Berbeda dengan sinetron pada umumnya, aksi bela diri dalam Preman Pensiun 9 menjadi tontonan yang saya tunggu. Apalagi, ada teriakan “Salam olahraga!” yang menjadi adegan ikonik dan dinantikan.

Aksi bela diri dalam serial ini tidak hanya dilakukan oleh tokoh pria, tetapi juga tokoh perempuan. Kehadiran Nikita menambah warna dalam Preman Pensiun 9. Sudah beberapa kali Nikita menunjukkan kemampuannya dalam bela diri, seperti saat membantu Agus dan Yayat menghadapi penarik iuran, serta menghadang copet.

Alur ceritanya yang menarik, ditambah dengan aksi bela diri yang memukau, semakin memperkaya tayangan Preman Pensiun. Saya bisa mengatakan bahwa setiap musim Preman Pensiun selalu menghadirkan sesuatu yang baru dibandingkan sinetron pada umumnya.

Dengan mengisahkan kehidupan keluarga, menampilkan rasa solidaritas, serta menghadirkan adegan aksi yang seru, Preman Pensiun 9 menjadi tontonan yang menarik dan layak ditunggu setiap episodenya. Cobalah sekali-kali kalian menontonnya. 

Penulis: Muhammad Rijal Setiawan
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Review Film Conclave, “Menelanjangi” Vatikan di Momen Sakral

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2025 oleh

Tags: preman pensiunPreman pensiun 9RamadanSinetronsinetron Ramadan
Muhammad Rijal Setiawan

Muhammad Rijal Setiawan

ArtikelTerkait

Sengaja Batal Puasa Itu Kayak Masturbasi_ Prosesnya Menyenangkan, Begitu Selesai Menyisakan Penyesalan terminal mojok

Sengaja Batalin Puasa Itu Kayak Masturbasi: Prosesnya Menyenangkan, Begitu Selesai Menyisakan Penyesalan

20 April 2021
Es Akuarium, Menu Buka Puasa Penyelamat para Pencari Takjil yang Kebingungan

Es Akuarium, Menu Buka Puasa Penyelamat para Pencari Takjil yang Kebingungan

13 Maret 2024
Alasan Kang Mus di Preman Pensiun Jadi Sosok Pemimpin yang Diidamkan terminal mojok.co

Alasan Kang Mus di ‘Preman Pensiun’ Jadi Sosok Pemimpin yang Diidamkan

24 Oktober 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 6, Musim 1: Kode Cabe-cabean dan Perintah Main Bersih

7 Juni 2020
ramadan di kampung halaman

Merindu Ramadan di Kampung Halaman

26 Mei 2019
Nggak Usah Tersinggung kalau Pesantren Diasumsikan sebagai Bengkel Moral Kenangan Ramadan di Pesantren: Wadah Takjil Unik yang Sering Digunakan Santri Daftar Produk Obat Gatal yang Populer di Kalangan Anak Pesantren

Kenangan Ramadan di Pesantren: Wadah Takjil Unik yang Sering Digunakan Santri

15 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026
6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.