Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Prediksi Efektivitas TikTok Resumes jika Dipakai buat Seleksi Karyawan di Indonesia

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
23 Juli 2021
A A
Prediksi Efektivitas TikTok Resumes jika Dipakai buat Seleksi Karyawan di Indonesia terminal mojok.co

Prediksi Efektivitas TikTok Resumes jika Dipakai buat Seleksi Karyawan di Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, TikTok meluncurkan fitur baru yang diperuntukkan bagi para pencari kerja, TikTok Resumes. Usut punya usut, fitur ini masih dalam tahap uji coba dan baru dilakukan di Amerika Serikat. Tahap uji coba berlangsung terhitung mulai 7 Juli 2021 hingga 31 Juli 2021 mendatang. Jika uji coba ini terbilang berhasil—efektif, efisien, dan menawarkan sesuatu yang baru dengan veriasi prosesnya—bukan tidak mungkin fitur ini akan semakin dikembangkan, juga digunakan di banyak negara untuk proses perekrutan.

Sebagai rekruter, saya cukup antusias mengetahui kabar baik ini. Lantaran artinya, proses seleksi karyawan akan mengalami perubahan dan ada variasi. Tidak melulu dilakukan secara konvensional dan hanya sebatas tanya-jawab. Dan tentu saja, konten TikTok juga bisa lebih variatif. Tidak hanya diisi oleh orang yang nge-dance tipis-tipis, tapi juga akan ada banyak para pencari kerja yang dipaksa—dan akhirnya terbiasa berpikir—kreatif demi mencapai FYP pada kolom khusus karier.

Namun pertanyaannya, apakah proses tersebut benar-benar bisa diaplikasikan di Indonesia di waktu mendatang? Apakah akan efektif dan efisien untuk beragam posisi yang tersedia di berbagai perusahaan?

Realitasnya, meski bukan melalui fitur TikTok, beberapa perusahaan di Indonesia sudah menggunakan cara serupa (sampai dengan saat ini, cara ini kebanyakan digunakan untuk mengisi posisi Management Trainee). Mengirim video berisikan profil personal dan tetap profesional, disampaikan dengan komunikasi yang kasual, sampai dengan kenapa harus diterima oleh perusahaan. Bisa dikirim melalui platform lain, via email, atau langsung submit ke web perusahaan.

Untuk beberapa posisi dengan level tertentu seperti supervisor atau manajerial, cara tersebut terbilang efektif dan efisien. Pasalnya, dalam video, para kandidat bisa menjelaskan tentang siapa diri mereka apa saja pengalaman kerja yang dimiliki sebelumnya, termasuk visi dan misi dalam bekerja. Bahkan, tak jarang langsung diberi syarat untuk melakukan presentasi tentang strategi dan/atau inovasi yang nantinya akan dilakukan bagi kemajuan perusahaan.

Selain itu, mengirim profil melalui video juga terbilang efektif untuk berbagai posisi di perusahaan yang bergerak di industri kreatif. Lantaran para user bisa langsung melihat proses kreatif dari pembuatan video tersebut.

Sampai dengan saat ini, kebanyakan perusahaan besar di Amerika yang ikut serta dalam program TikTok Resumes membuka lowongan yang masih ada kaitannya dengan media sosial dan broadcasting. Seperti dilansir via The Verge, perusahaan Alo Yoga, misalnya, membuka lowongan sebagai Manajer Media Sosial. Perusahaan Detroit Pistons membuka lowongan pekerjaan sebagai produser video, sedangkan Shopify untuk posisi Senior Data Scientist.

Kendati demikian, karena masih dalam masa uji coba, TikTok Resumes juga masih perlu ditinjau tingkat keberhasilannya dalam merekrut kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Lebih jauh lagi, apakah memang efisien dan efektif dalam menemukan talenta yang diinginkan—khususnya di Indonesia?

Baca Juga:

Wanita Sudah Menikah Sulit Dapat Kerja: HRD Cari Karyawan Apa Calon Mantu?

HRD yang Merasa Dirinya Superior dan Paling Berkuasa Menentukan Nasib Pekerja Memang Pantas Jadi Musuh Bersama 

Pasalnya, nggak semua pencari kerja punya ide kreatif atau cukup pede untuk tampil di depan kamera dengan ekspresi yang sumringah, merekam diri sendiri untuk pembuatan suatu konten. Pada titik tertentu dan saat menemui kasus demikian, jika HRD hanya terfokus pada konten video yang dibuat oleh kandidat tanpa memperhatikan aspek lain seperti isi atau pesan yang ingin disampaikan, malah akan terjebak dalam gelembung bias. Kandidat terbaik pun berpotensi disia-siakan begitu saja. Ya, gimana ya. Malah sayang aja gitu. Proses perekrutan secara end to end malah sulit mendapatkan titik temu sebagaimana mestinya.

Kecuali, nantinya para HRD atau rekruter tidak hanya berpatokan pada konten yang sudah di-submit/upload dalam fitur TikTok Resumes. Namun, itu berarti, nantinya apa yang dilakukan oleh pihak perusahaan saat melakukan proses seleksi karyawan menjadi tidak efektif dan efisien, karena harus melakukan validasi berulang kali. Kalau ujung-ujungnya tetap harus melalui wawancara berlapis-lapis dengan para HRD, beberapa user atau klien, ya apa artinya konten video yang di-submit dalam fitur TikTok Resumes.

Meskipun begitu, jika selama masa uji coba fitur TikTok Resumes punya succession rate yang cukup tinggi dalam merekrut karyawan sesuai kebutuhan perusahaan di berbagai perusahaan besar yang sudah terdaftar, bukan tidak mungkin end to end prosesnya bisa diadaptasi oleh banyak perusahaan di waktu mendatang. Termasuk juga perusahaan dan para HRD di Indonesia.

BACA JUGA TikTok, SnackVideo, dan Reels Instagram: Mana yang Lebih Cocok dengan Circle Kalian? dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: HRDPojok Tubir TerminalTikTok Resumeswawancara kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Pelamar Kerja Jangan Bluffing CV kalau Nggak Mau Pusing Saat Interview terminal mojok

Pelamar Kerja Jangan Bluffing CV kalau Nggak Mau Pusing Saat Interview

13 Oktober 2021
Bisa-bisanya, GTV Tampilkan Konten Pelecehan Seksual di Program Acaranya! terminal mojok.co

Bisa-bisanya, GTV Tampilkan Konten Pelecehan Seksual di Program Acaranya!

10 Juli 2021
agen perubahan

3 Sisi Positif Ngomongin Dosen yang para Mahasiswa Perlu Tahu

31 Mei 2021

Artikel Balasan: Gagasan Penambahan Masa Jabatan Presiden Jadi Tiga Periode Itu Salah dan Patut Diributkan

18 Juni 2021
Surat Terbuka untuk Bapak Presiden dari Perempuan Adat terminal mojok (1)

Surat Terbuka untuk Bapak Presiden dari Perempuan Adat

16 Agustus 2021
ppkm darurat rakyat jogja harus memaklumi sultan perihal lockdown mojok

Dari Penindasan Pedagang Sampai Pemadaman Lampu, Sebenarnya PPKM Darurat untuk Apa?

12 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Perawatannya Tak Sama seperti Matic Biasa Lainnya

25 Februari 2026
Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

Mari Mengenal Salah Satu ‘Keajaiban’ dalam Hidup: Compounding

25 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.