Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Tingkat Akhir yang Masih Bikin PPT Full Teks Mending ke Laut Aja, Ngambang Bareng Sampah!

Naufalul Ihya Ulumuddin oleh Naufalul Ihya Ulumuddin
3 Februari 2024
A A
Mahasiswa Tingkat Akhir yang Masih Bikin PPT Full Teks Mending ke Laut Aja, Ngambang Bareng Sampah!

Mahasiswa Tingkat Akhir yang Masih Bikin PPT Full Teks Mending ke Laut Aja, Ngambang Bareng Sampah! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau saya lihat PPT mahasiswa tingkat akhir isinya full teks, saya heran, kuliah 4 tahun kok nggak bisa bikin presentasi yang bagus?

Sebagai guru SMA, saya sering memberi tugas membuat PPT dan presentasi pada siswa. Tujuannya agar poros pembelajaran tidak melulu berpusat pada guru. Kalau bahasa pendidikannya itu agar bisa menjalankan model pembelajaran student center learning. Cieeelah.

ADVERTISEMENT

Tapi kendala yang sering saya hadapi ketika memberi tugas membuat PPT, siswa cenderung mengisinya dengan teks-teks panjang. Artinya, bukan menyajikan poin-poin, tapi full teks berbentuk paragraf. Biasanya sih memang langsung copy paste dari Google. Hal ini beberapa kali saya maklumi, karena wajar saja, mereka masih anak SMA. Setelah beberapa bulan belajar presentasi, mereka mulai berbenah dan mulai membuat PPT sesuai dengan fitrahnya, yaitu hanya berisi poin-poin penting tentang hal yang akan dipresentasikan.

Namun, alangkah terkejutnya ketika saya justru menjumpai PPT mahasiswa tingkat akhir yang isinya full teks. Nggak ada poin-poinnya blas. Ini mahasiswa tingkat akhir lho ya. Bukan mahasiswa baru. Sungguh tak mencerminkan proses belajarnya selama 4 tahun sebagai mahasiswa. Malah kalah dengan anak SMA kelas 2. Mending berhenti kuliah aja deh kalau nggak mau berbenah.

Percuma kuliah 4 tahun, tapi bikin PPT aja nggak becus

Beberapa hari yang lalu, saya melihat postingan Instagram seorang teman yang mendeklarasikan dirinya sebagai seorang sarjana, karena telah menyelesaikan sidang skripsinya. Dia berfoto tepat di depan tampilan PPT presentasi skripsinya sambil  memakai selempang bertuliskan cum laude. Yang menjadi perhatian saya adalah tampilan PPT-nya yang hanya berisi teks penuh atau full teks dalam bentuk paragraf. Bukan dalam bentuk poin-poin yang seharusnya dipresentasikan. Hal ini memunculkan keheranan dalam diri saya, kok bisa ada mahasiswa tingkat akhir, tapi bikin PPT-nya masih full teks begitu? Parahnya, lulus dan cum laude pula. Aneh, cuy.

Menurut saya, bikin PPT itu hal paling dasar bagi mahasiswa. Makanan sehari-hari lah harusnya. Mahasiswa di semua jurusan, pasti diharuskan bikin PPT untuk kebutuhan presentasi. Sebab, PPT merupakan media presentasi yang efektif untuk menampilkan gagasan mahasiswa secara visual maupun tekstual.

Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang setiap mata kuliahnya selalu presentasi menggunakan PPT. Mulai dari mempresentasikan materi kuliah sampai mempresentasikan tugas akhir di masing-masing mata kuliahnya.

Pengalaman saya, awal masuk kuliah semester 1 saja dosennya langsung memberi tugas presentasi yang mengharuskan membuat PPT. Hal demikian terus berulang sampai semester 7 dan 8, presentasi dan diskusi tugas selalu menjadi makanan sehari-hari mahasiswa. Artinya, seharusnya setiap mahasiswa mampu membuat PPT yang baik dan benar, karena telah terbiasa dengan presentasi dalam keseharian belajarnya.

Baca Juga:

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

Okelah untuk mahasiswa baru wajar masih bikin PPT full teks. Tapi kalau mahasiswa tingkat akhir masih begitu, kebangetan gobloknya. Kuliah 4 tahun yang full presentasi ke mana aja kok bikin PPT skripsinya bisa full teks begitu? Nggak becus blas. Sia-sia kuliah 4 tahunmu.

PPT full teks jelas hanya copy paste dari skripsinya, dasar pemalas

Kegoblokan mahasiswa tingkat akhir yang masih bikin PPT full teks itu disebabkan oleh jiwa malasnya yang nggak ketulungan. Jelas saja kalau PPT full teks itu hanya hasil copy paste dari file skripsinya. Mahasiswa yang begini pasti malas memikirkan poin-poin penting dalam teks skripsinya. Sehingga, ambil aja semua teks dalam setiap paragrafnya untuk dimasukkan ke presentasinya. Entahlah, ini antara malas atau memang nggak bisa mencari kalimat inti dari paragraf-paragraf di skripsinya?

Padahal, di pelajaran bahasa Indonesia dasar selalu diajarkan kalau setiap paragraf pasti ada ide pokoknya. Apa susahnya sih cari satu kalimat ide pokok dari beberapa paragraf skripsinya buat ditulis jadi poin-poin? Kalau sekelas mahasiswa tingkat akhir nggak bisa urusan beginian, mending ke laut aja deh, ngambang bareng sampah.

Bikin audience bingung

Sebenarnya nggak sekali-dua kali saya melihat mahasiswa tingkat akhir yang presentasi dengan PPT yang full teks. Berkali-kali, saya sering menyaksikan teman-teman saya atau temannya teman saya ketika sempro dan sidang menyajikan PPT-nya yang penuh teks/full teks. Saya sebagai audience, jujur saja risih. Pertama, karena jadi nggak bisa menangkap maksud dan runtutan ide penelitiannya alias bingung. Kedua, risih karena mahasiswanya jadi nggak kelihatan presentasi, tapi malah terkesan lagi belajar baca semua teks yang ada di PPT-nya. Sudah full teks, mahasiswanya full baca lagi. Makin komplit dalam mempertontonkan kegoblokannya nggak tuhh.

Kadang saya sampai bingung, ini dia lagi baca untuk diri sendiri atau lagi bacain buat audience? Kalau memang bacain teks untuk audience, ngapain? Kan audiencenya bisa baca sendiri, ndul. Audience itu pengen denger presentasimu yang melampaui teksmu. Ngerti nggak?

Saran saya untuk mahasiswa tingkat akhir, jangan males-males deh bikin PPT presentasi skripsinya. Ini tugas akhir lo. Kalian juga mahasiswa semester akhir. Harusnya punya gengsi sedikit gitu lo untuk menunjukkan hasil belajar kalian selama 4 tahun. Mosok belajar di perguruan tinggi 4 tahun, bikin PPT aja nggak becus. Malu dong!

Penulis: Naufalul Ihya’ Ulumuddin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA PPT Itu Buat Belajar Presentasi, Bukan Belajar Membaca

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2024 oleh

Tags: Mahasiswa Tingkat AkhirPPT mahasiswaSkripsitugas akhir
Naufalul Ihya Ulumuddin

Naufalul Ihya Ulumuddin

Pegiat sosiologi asal Madura. Tertarik isu pendidikan, kebijakan sosial, dan keluarga. Cita-cita tertinggi jadi anak yang berbakti dan suami ideal untuk istri.

ArtikelTerkait

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Skripsian, Nggak Semuanya Berjalan Mulus

27 Mei 2024
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Petaka Terbesar Dunia Kampus adalah ketika Dosen Menjadi Joki Skripsi

29 Oktober 2025
Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan mahasiswa akhir

Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan

12 Oktober 2023
Seandainya Skripsi Lenyap dari Perguruan Tinggi, Ini yang Akan Terjadi Mojok.co

Seandainya Skripsi Lenyap di Perguruan Tinggi, Ini yang Akan Terjadi

13 Maret 2025
Seminar Proposal Adalah Forum Ilmiah, Bukan Pesta Ulang Tahun terminal mojok.co

Seminar Proposal Adalah Forum Ilmiah, Bukan Pesta Ulang Tahun

6 Desember 2021
pesan WhatsApp

Kiat Berbahagia Ketika Pesan WhatsApp Hanya Dibaca Oleh Dosen Pembimbing

28 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.