Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Potensi Deterjen Sayang Bikin Kisruh Rumah Tangga

Intan Pandini oleh Intan Pandini
18 Januari 2023
A A
Potensi Deterjen Sayang Bikin Kisruh Hubungan Rumah Tangga Terminal Mojok

Potensi Deterjen Sayang Bikin Kisruh Hubungan Rumah Tangga (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa bulan lalu, PT Kapal Api Global telah meluncurkan produk baru kategori home care berupa detergen dengan nama Deterjen Sayang. Seperti yang semua orang tahu, detergen merupakan salah satu barang yang sering digunakan demi menjaga kebersihan sandang sehari-hari.

Nggak main-main, lho, untuk menciptakan produk detergen ini PT Kapal Api Global melakukan riset pada ibu rumah tangga. Dari hasil riset tersebut, ternyata terkuak ada dua fungsi detergen yang dibutuhkan serta satu permasalahan yang dialami para ibu saat mencuci pakaian. Khususnya bagi mereka yang mengucek pakaian dengan tangan.

Kedua fungsi detergen yang dimaksud adalah membuat pakaian menjadi bersih dan wangi. Sementara permasalahan yang dialami berdasarkan hasil riset adalah efek panas yang dirasakan saat mencuci pakaian. Maka untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah teknologi baru yang disebut cooling agent. Cooling agent atau teknologi busa salju dikembangkan pada Deterjen Sayang dan diklaim mampu menjawab permasalahan para ibu untuk mengatasi efek panas saat mencuci pakaian dengan tangan.

Terlepas dari semua keunggulan yang ditawarkan Deterjen Sayang, produk dengan tagline “Karena Ibu Perlu Dikasih Sayang” ini menurut saya memang memiliki nama yang cukup ear catching dan berpotensi bikin geger. Nama produk detergen ini bahkan sempat membuat saya terheran-heran saat pertama kali melihat iklannya di TV. Saya pikir, bukan tak mungkin produk ini bikin kisruh rumah tangga. Kok bisa?

Saat intonasi kurang tepat

Komunikasi yang baik nyatanya diperlukan agar dapat menyampaikan maksud dengan baik. Jangan meremehkan penggunaan intonasi dan artikulasi saat berbicara, ya. Bisa jadi cara pengucapan kata yang kurang tepat justru disalahartikan oleh lawan bicara.

Ini berkaca dari ramainya perbincangan soal bagaimana cara yang benar untuk mengeja kata Mixue. Bahkan ahli bahasa pun sampai turun tangan untuk meluruskan hal yang bengkok ini. Sama halnya ketika mengucapkan Deterjen Sayang, kita harus memperhatikan betul cara yang tepat untuk mengucap kata “sayang”.

Bisa saja Anda mengucapkan kata “sayang” dengan cara sa-yang, saaa-yang, atau sa-yaaang. Terserah Anda. Saya nggak peduli. Tapi, saran saya, jangan mengeja kata “sayang” dengan cara yang sama saat memanggil orang yang Anda kasihi.

Misalnya gini, suami Anda pergi berbelanja ke warung kelontong dekat rumah. Di sana, suami Anda bertemu dengan penjualnya yang kebetulan perempuan. “Tuku opo, Mas?” Mbak penjaga warung bertanya pada suami Anda. Suami Anda pun menjawab, “Beli Deterjen Sayaaang,” dengan intonasi seperti memanggil Anda. Waduh, kalau salah intonasi bukan tak mungkin mbak penjaga warung salah paham, Anda pun yang mendengar juga jadi salah paham kalau nggak tahu ada detergen namanya Deterjen Sayang.

Baca Juga:

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan

Kalau takut salah intonasi saat menyebutkan merek detergen ini, sebaiknya Anda beli di minimarket atau supermarket saja. Tinggal ambil sendiri di rak, wes nggak perlu basa-basi ngomong ke penjualnya. Lebih aman nggak memicu salah paham.

Tentu saja ini semua hanya analisis saya. Saya nggak bermaksud memfitnah interaksi jual beli Deterjen Sayang di warung ya, Gaes. Yang penting setelah ini, bapak-bapak yang disuruh istrinya belanja Deterjen Sayang lebih berhati-hati saat mengucapkan merek detergen satu ini. Biar nggak salah intonasi dan berakibat huru-hara dalam rumah tangga. Ya nggak, sih?

Penulis: Intan Pandini
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Transportasi Publik di Surabaya Dibuat Sekadar untuk Gimik Politik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2023 oleh

Tags: detergenDeterjen SayangRumah Tangga
Intan Pandini

Intan Pandini

Manusia yang gemar menghabiskan sebagian besar hidupnya bersembunyi dari matahari. Menyakini suara hujan sebagai playlist terbaik untuk menemukan kedamaian disaat merakit potongan imajinasi menjadi tulisan ber series.

ArtikelTerkait

Bohong Soal Rasa Masakan Pasangan Itu Cuma Jadi Bom Waktu terminal mojok.co

Bohong Soal Rasa Masakan Pasangan Itu Bakal Jadi Bom Waktu

5 November 2021
generasi sandwich cara mengatasi cara menghadapi mojok.co

Apa yang Harus Dilakukan jika Kita Termasuk Generasi Sandwich

22 Juli 2020
Gejolak Batin Saat Menemani Istri ke Toko Pakaian Dalam Wanita underwear bikini belanja pakaian dalam terminal mojok.co

Gejolak Batin Saat Menemani Istri ke Toko Pakaian Dalam Wanita

3 November 2020
Trik Bermanuver kalau Tiba-tiba Ada Sidak Mertua terminal mojok.co

Trik Bermanuver kalau Tiba-tiba Ada Sidak Mertua

8 Oktober 2021
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Jadi Perempuan Sulit? Maaf, Jadi Pria Juga Ada Kalanya Sulit, Nona terminal mojok.co

Dear Cewek, Dimasakin sama Cowok Itu B Aja sih

18 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.