Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Please, Nggak Usah Latah Pamer Keuntungan Investasi Saham di Medsos

Siti Imroatus S oleh Siti Imroatus S
30 Januari 2021
A A
Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet
Share on FacebookShare on Twitter

Tren investasi saham yang sedang naik daun akhir-akhir ini ternyata diikuti juga dengan tren pamer keuntungan investasi saham yang diunggah di medsos pribadi. Satu dari seribu followers kita di medsos mungkin ada yang pernah meng-upload hasil keuntungan investasi saham miliknya untuk dijadikan konten story.

Alih-alih berkampanye mengedukasi followers tentang ilmu investasi, mereka malah cuma pamer keuntungan investasi saham yang pada saat itu kebetulan sedang hijau dan melambung tinggi seolah hanya dapat untung saja dari investasi saham dan tanpa risiko sama sekali. Padahal, kenyataannya ada banyak hal yang perlu dipelajari dan diketahui lebih dalam sebelum memutuskan investasi di dunia pasar modal.

Dan ternyata tren ini juga memancing kaum rebahan yang pengin jadi sultan dalam semalam. Bayangan jadi kaya raya dalam sekejap berkat untung berkali-kali lipat dalam setahun, atau mungkin hanya beberapa bulan, bikin masyarakat gegabah mencari jalan pintas untuk mendapatkan uang demi investasi. Misalnya dengan cara pinjam sana-sini, lalu ikut-ikutan peruntungan nasib, dan berakibat gelagapan tidak bisa mengembalikan pinjaman karena sudah diteror pemberi utang setiap hari.

Nah, sebelum terjun ke dunia investasi, sebaiknya warga masyarakat kita yang hobi latah ini diedukasi terlebih dahulu tentang betapa pentingnya perencanaan keuangan. Karena uang yang kita peroleh dari gaji atau honor ketika freelance tidak semua bisa dialokasikan untuk investasi semata. Memangnya dalam sebulan nggak beli makan, nggak beli bensin atau nggak beli paketan internet, ya?

Aturan yang lebih penting dari investasi adalah mempunyai dana darurat terlebih dahulu. Dana darurat yang dimaksud adalah dana yang sudah disiapkan untuk keadaan di luar kondisi dan situasi normal kita. Atau dengan kata lain dana untuk berjaga-jaga jika berada di kondisi yang tidak terduga. Misalnya seperti kondisi pandemi sekarang ini. Tiba-tiba kantor tempat kita bekerja bangkrut, dan dengan terpaksa merumahkan seluruh karyawannya. Otomatis berdampak pada kita yang kehilangan sumber penghasilan satu-satunya. Maka dari itu, dana darurat sangat perlu disiapkan sebelum mengalokasikan uang untuk investasi. Minimal menyiapkan dana darurat sebesar 4 kali pengeluaran kita per bulan jika masih single dan minimal 7 kali pengeluaran per bulan jika sudah berkeluarga.

Hal terpenting selanjutnya adalah investasi wajib pakai uang dingin. Bukan uang yang dimasukkan ke lemari es terus jadi uang dingin, bukan gitu ya maksudnya. Uang dingin itu uang yang benar-benar nganggur. Bukan uang untuk keperluan makan sehari-hari, bukan untuk bayar cicilan motor Scoopy-mu misalnya, apalagi uang untuk jatah bapak ibu di kampung. Jadi, uang untuk investasi haruslah uang yang memang sudah tersisa setelah dikurangi keperluan untuk semua kebutuhan harian kita, diperkirakan tidak akan digunakan dalam waktu dekat, dan memang direncanakan untuk tabungan jangka panjang, misalnya dana pensiun.

Sangat tidak dianjurkan melakukan investasi dengan cara berutang. Karena investasi apa pun, apalagi investasi saham, pasti memiliki risiko. Semakin tinggi nilai timbal balik yang didapat, maka semakin tinggi pula tingkat risikonya. Jangan membayangkan untung yang banyak dalam sekejap dulu, bayangkan jika nilai investasi yang kita alokasikan turun atau malah rugi. Apakah sudah siap mental menghadapi situasi seperti itu?

Aturan selanjutnya yang harus dimiliki sebagai calon investor adalah jangan mudah ikut-ikutan orang lain, apalagi berkiblat pada influencer di medsos dalam berinvestasi. Karena sekali lagi, uang yang kita investasikan itu uang beneran, bukan uang mainan, atau daun-daunan. Nantinya ketika nilai investasi kita sedang berada pada iklim yang tidak bagus, kita tidak panik, tidak menyesal, dan tidak menyalahkan siapa pun.

Baca Juga:

Apakah Menjadi Atlet Adalah Investasi Terburuk dalam Hidup Saya?

Belajar Trading Saham agar Cepat Kaya seperti Timothy Ronald, Malah Berujung Rungkad

Cara yang paling baik sebelum memulai investasi adalah dengan banyak riset, banyak mencari referensi dengan berbagai sumber yang kredibel. Lalu pelajari risiko, tahap-tahapnya, dan analisisnya. Jangan hanya menuruti nafsu yang ingin investasi karena melihat Instastory teman yang lagi naik tinggi porto sahamnya. Apalagi dengan jalan mencari pinjaman, jangan sekali-kali mencobanya, deh. Karena yang kita tahu mereka meng-upload ke Instastory memang saat lagi naik-naiknya, kita tidak tahu sebelum dan sesudah mereka upload story tersebut. Bisa jadi nilai investasinya semakin naik, tapi ada kemungkinan juga semakin merosot turun. Apakah ketika turun akan mereka upload juga di medsos? Belum tentu, kan? Maka dari itu, mulai sekarang setop latah ikut-ikutan tren tanpa mempelajari terlebih dulu.

Daripada pamer untung investasi ke medsos yang belum tentu juga followers kita peduli dengan unggahan itu, alangkah baiknya upload ilmu-ilmu tentang investasi atau ilmu seputar financial planning. Siapa tahu ada beberapa followers yang masih awam tentang keuangan dan sedang butuh pencerahan. Kalau belum bisa sedekah rezeki, dimulai saja dengan sedekah ilmu dan pengetahuan dulu.

BACA JUGA Harga Saham Anjlok, Berikut Tips Investasi Saham Ketika Pandemi Buat Pemula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: Investasikeuntungansaham
Siti Imroatus S

Siti Imroatus S

Budak corporate yang sibuk scroll Twitter dan TikTok

ArtikelTerkait

Tanah Makam, Investasi Masa Depan yang Pasti "Untung"

Investasi Tanah Makam Amat Penting, Terutama untuk Warga Perumahan

23 September 2024
Minum Kopi Itu Biasa Saja, Nggak Usah Dibikin Ribet dan Diromantisasi kopi artisan kopi senja barista kasta minum kopi terminal mojok.co

Sisi Gelap Kedai Kopi Jogja: Ganti Barista Tiap 3 Bulan demi Cuan

7 Oktober 2021
Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

Investasi Reksadana, Investasi yang Cocok untuk Kalian yang Nggak Mau Ribet

31 Januari 2021
milenial beli rumah

Pengalaman Beli Rumah di Usia 23 Tahun dan Pelajaran Buat Milenial yang Pengin Punya Rumah

21 Oktober 2019
memborong rumah perumahan banguntapan mojok

Memborong Rumah untuk Investasi: Cuan bagi Pengusaha, Bencana bagi Rakyat Jelata

9 Oktober 2021
Mending Beli Perhiasan Emas atau Emas Murni? Ini Pertimbangannya! terminal mojok.co

Mending Beli Perhiasan Emas atau Emas Murni? Ini Pertimbangannya!

17 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria
  • Derita Jadi Orang Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental
  • Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros
  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.