Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Perempuan yang Nggak Pintar Masak Jangan Minder, saat Butuh Skill Ini, Kalian Bakal Bisa kok

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
28 April 2020
A A
masakan jawa pintar masak perempuan jago masak menikah suami ibu rumah tangga jago masak mojok.co

masakan jawa pintar masak perempuan jago masak menikah suami ibu rumah tangga jago masak mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ibu saya adalah perempuan yang kurang pandai memasak, kurang begitu paham perbedaan bumbu dapur satu dengan lainnya, termasuk fungsi bumbu tersebut. Saya tahu cerita tersebut langsung dari Ibu. Suatu ketika saya bertanya, “Dulu Ibu belajar masak dari siapa?” Ibu hanya menjawab, “Ibu nggak pintar masak, lagian Ibu belajar masak sendiri, sampai sekarang juga Ibu masih susah bedain bumbu dapur.”

Cerita Ibu mengingatkan saya pada keinginan banyak lelaki agar istrinya kelak pintar masak. Bagaimana dulu Ibu bisa menyanggupi kriteria tersebut? Apalagi tuntutan itu lebih besar di masa lalu daripada sekarang.

ADVERTISEMENT

Tanpa disangka, jawaban Ibu hanya, “Ya, Ibu belajar, yang penting niat dulu. Bisa dulu. Nggak perlu sampai jago kayak koki.”

Saya agak tidak percaya mendengar pengakuan itu. Bagi saya, opor buatan Ibu rasanya ciamik. Belum lagi beberapa masakan lain meski terbilang sederhana. Dadar telur, misalnya.

“Lha, itu Ibu kalau bikin opor selalu enak. Gimana proses Ibu tahu resep dan cara masaknya? Apalagi dulu kan belum ada internet?”

“Soal resep, Ibu nanya ke temen yang bisa masak waktu gadis dulu. Ibu catet, terus disimpen. Jadi, tiap Ibu mau masak diliat catetannya. Memang ribet, yang penting niat dan mau berproses dulu.”

Ibu melanjutkan, soal masak Ibu hanya mengandalkan feeling sekaligus coba-coba. Bahasa kerennya sih, trial and error. Kalau nggak enak atau gagal ya coba lagi sampai nemu olahan dan racikan yang pas. Bahkan, sama seperti sebagian orang yang mengaku nggak pintar masak, Ibu sempat kesulitan membedakan jahe dan kunyit. Perlu waktu beberapa lama hingga akhirnya Ibu paham di mana letak perbedaannya. Diiringi dengan terus belajar juga membiasakan diri untuk memasak pastinya.

Perlahan, akhirnya Ibu bisa memasak walaupun mengaku nggak jago-jago amat.

Baca Juga:

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita

Saya jadi menyadari satu hal, saat memasak, Ibu hanya mengolah resep sederhana. Meski begitu, rasa yang disajikan memiliki citarasa khas, bikin kangen ketika saya lama tidak mencicipinya. Jika sudah seperti itu, saya tidak pernah sungkan untuk meminta tolong kepada Ibu agar dIbuatkan beberapa makanan yang saya rindukan. Entah opor ayam, sayur bayam, atau sayur sop ketika ada niatan untuk berkunjung ke rumah Ibu.

Kata Ibu, ia heran zaman sekarang kok masih saja pintar memasak dijadikan tuntutan pria kepada wanita dalam mencari pasangan. Sebagai wanita yang pernah dihadapkan persoalan serupa, Ibu paham bagaimana rasanya ketika seseorang belum terampil memasak.

“Nggak usah diambil pusing sama tuntutan sosial dan kata orang, memasak itu bukan paksaan. Nanti kalau dipaksa, rasa masakannya malah bisa jadi nggak sesuai ekspektasi. Kalau memang seseorang kepengin belajar masak, nanti pasti akan mulai memasak dengan sendirinya,” kata Ibu sedikit memberi sudut pandangnya.

Saya sepakat dengan Ibu. Saya pernah menjadi saksi mata dan melihat sendiri bagaimana seorang teman perempuan merasa risau sebelum hari pernikahannya, hanya karena ia tidak pandai memasak, bahkan tidak mengenal bumbu dapur. Namun, setelah ia menikah semua justru berubah. Dengan kesadaran penuh dan keinginan yang tinggi, akhirnya dia mulai belajar memasak dan terbiasa untuk memasak. Tentu tanpa paksaan sedikit pun.

Sampai akhirnya saya memahami suatu hal, belajar atau terampil memasak itu nggak perlu paksaan. Dan bagi para lelaki, sebaiknya tidak perlu memberi tekanan kepada para perempuan untuk bisa dan wajib masak. Nggak perlu dimasukkan daftar tuntutan sosial. Pikirmu, nggak akan jadi beban, gitu?

Itu sebabnya, sebelum menikah, tidak pernah sekalipun Ibu menitip pesan kepada saya, “Mas, cari pasangan yang bisa masak, ya,” seperti orang tua kebanyakan. Sebab Ibu paham dan sudah pengalaman, bisa atau jago masak itu bukan tolok ukur juga penilaian akhir terhadap kebahagiaan hubungan. Saling memahami akan membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih dari sekadar bisa masak.

BACA JUGA Rekomendasi Sirup untuk Melengkapi Manisnya Berbuka Puasa dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: IbuMasakmenikahPerempuanRumah Tangga
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

perempuan kuat

Panggil Kami Keumalahayati dan Patmi Saja

13 Mei 2019
Menikah Itu Emang Nggak Mudah dan 4 Drama Korea Ini Membuktikannya terminal mojok

Menikah Itu Emang Nggak Mudah dan 4 Drama Korea Ini Membuktikannya

12 Juli 2021
melissa siska juminto coo tokopedia najwa shihab founder narasi tv kesetaraan gender teknologi hari perempuan sedunia 2021 mojok.co

Kesetaraan Gender Bukan Mimpi Lagi di Hadapan Teknologi

8 Maret 2021
Istilah 'Ibu Dilarang Sakit' Menunjukkan Betapa Saktinya Ibu Rumah Tangga terminal mojok.co

Kesal Pas Diomelin Ibu di Rumah, Tapi Pas Jauh, Apa yang Beliau Bilang Kok Betul Semua

4 Maret 2020
4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru Mojok.co

4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru

27 Desember 2024
Tauco, Bumbu Alternatif Jika Bosan dengan Bumbu Kacang terminal mojok

Tauco, Bumbu Alternatif jika Bosan dengan Bumbu Kacang

21 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.