Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nggak Semua Perantau di Jogja Doyan Gudeg dan Sering ke Sarkem!

Rino Andreanto oleh Rino Andreanto
9 November 2023
A A
Nggak Semua Perantau di Jogja Doyan Gudeg hingga Sering ke Sarkem! Mojok.co

Nggak Semua Perantau di Jogja Doyan Gudeg hingga Sering ke Sarkem! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada Lebaran tahun ini, saya akhirnya merasakan mudik. Iya, saya baru pertama kali merantau. Jogja menjadi kota pertama tempat saya belajar hidup jauh dari keluarga di Banyuwangi. Sebagai perantau di Jogja yang pertama kali mudik, saya deg-degan pertanyaan apa saja yang bakal dilontarkan keluarga dan teman-teman.

Setelah pulang beberapa hari, pertanyaan yang saya terima tidak jauh-jauh dari gudeg, Malioboro, dan Sarkem. Awalnya saya merasa tidak terganggu, lama kelamaan bosan juga. Padahal banyak hal menarik lainnya yang bisa dibahas seputar Jogja, semrawutnya pengelolaan sampah, misalnya. 

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya ingin meluruskan beberapa hal mengenai perantau di Jogja. Mungkin pengalaman ini banyak juga dijumpai perantau-perantau lain ketika kembali dari Jogja ke daerah asalnya. 

Gudeg tidak seperti nasi pecel di Jawa Timur

Kebanyakan keluarga dan kenalan saya mengira bahwa gudeg seperti nasi pecel di Jawa Timur. Mereka kira, gudeg selalu tersedia di meja makan warga Jogja setiap harinya. Saya kurang tahu untuk mereka yang asli warga Jogja ya, tapi sebagai perantau di Jogja dengan uang saku pas-pasan, tidak mungkin bisa makan gudeg setiap hari. 

Dari sisi rasa, saya belum bisa berdamai dengan gudeg yang cenderung manis. Sebagai orang Jawa Timur, saya memang lebih suka makanan dengan cita rasa makanan yang pedas. Jadi kalau ada kenalan yang bertanya bagaimana rasanya gudeg Jogja, saya tidak bisa memberikan penilaian yang objektif. Padahal, kalau mereka penasaran dengan rasa gudeg, bukankah mereka bisa mencicipinya di Banyuwangi. 

Nongkrong di Malioboro

Keluarga dan teman di Banyuwangi mengira saya sering nongkrong di jalan legendaris Malioboro. Di berbagai kesempatan, Malioboro memang kerap diromantisasi sebagai tempat paling romantis dan nyaman untuk nongkrong di Jogja. Setelah menjadi perantau di Jogja, saya merasa citra yang melekat pada Malioboro itu berlebihan. 

Bagaimana bisa romantis dan nyaman kalau tiap lima menit sekali pasti ada aja pengamen yang nyamperin. Belum lagi, Malioboro begitu ramai di saat-saat tertentu, khususnya malam minggu. Kalau saya, lebih baik nongkrong di tempat lain daripada di Malioboro. 

Nggak semua perantau di Jogja pernah ke Sarkem

Pertanyaan seputar kawasan Pasar Kembang alias Sarkem seolah-olah tidak bisa dihindari oleh siapa pun yang merantau ke Jogja. Begitu pula saya, banyak sekali kenalan yang menanyakan kawasan prostitusi yang tidak jauh dari Malioboro itu. Saking seringnya, saya sampai merasa terinterograsi. Bagaimana tidak merasakan demikian, banyak sekali yang melontarkan pertanyaan “Pernah ke Sarkem?” atau “Gimana Sarkem?”

Baca Juga:

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

Iya saya tahu, pertanyaan tersebut sekadar basa-basi dan tidak ada maksud untuk menuduh. Namun, mendengarnya secara terus-menerus memuakkan juga. Apalagi jika pertanyaan semacam itu terlontar sebagai guyonan di depan banyak orang, menurut saya itu tidak etis. Tak jarang, saya mengabaikan pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Heran deh saya, kalau memang penasaran kenapa engga coba sendiri ke Sarkem. Kalau cuma basa-basi, seperti tidak ada topik lainnya saja? 

Di atas beberapa anggapan seputar perantau di Jogja yang perlu diluruskan. Jogja itu luas dan banyak sekali yang bisa dieksplorasi, tidak melulu soal gudeg, Jalan Malioboro, dan sarkem. Sesulit itukah mengulik informasi soal Kota Pelajar yang terkenal di mana-mana ini. 

Penulis: Rino Andreanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kalau Nggak Pernah Merantau, Baiknya Nggak Usah Bacot

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 November 2023 oleh

Tags: gudegJogjaMalioboroperantauperantau di jogjasarkem
Rino Andreanto

Rino Andreanto

Alumni pondok pesantren yang lahir di Banyuwangi. Hobi membaca, menulis, dan hal-hal berbau komedi.

ArtikelTerkait

UNY yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Tidak Lagi Jadi Kampus Merakyat seperti yang Selama Ini Diromantisasi Mojok.co

UNY yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Tidak Lagi Kampus Merakyat seperti yang Selama Ini Diromantisasi

20 Agustus 2025
3 Kasta Tertinggi Bakpia Jogja yang Pantas Dijadikan Oleh-Oleh  Mojok.co

3 Kasta Tertinggi Bakpia Jogja yang Pantas Dijadikan Oleh-Oleh 

4 Juni 2025
Jalan Tambak-Bendo Jogja, Jalan Kecil Penghubung Jogja, Bantul, Sleman yang Bikin Kapok Mojok.co

Jalan Tambak-Bendo Jogja, Jalan Kecil Penghubung Jogja, Bantul, Sleman yang Bikin Kapok

3 Februari 2024
Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Upah Kerja Rendah di Yogyakarta, Siapa yang Paling Menderita?

22 November 2020
Semakin Banyak Ayam Geprek yang Berbeda Jauh dengan Geprek Bu Rum, Waspadalah! Mojok.co

Semakin Banyak Ayam Geprek yang Berbeda Jauh dengan Geprek Bu Rum, Waspadalah!

20 Januari 2024
3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

3 Bahaya yang Mengintai di Persimpangan Pojok Beteng Wetan Kidul Jogja

22 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.