Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Cara Penyajian Kopi di Aceh, Cermati agar Kalian Tidak Kaget ketika Ngopi di Sana

Wildan El Fadhil oleh Wildan El Fadhil
10 November 2023
A A
4 Cara Penyajian Kopi di Aceh, Cermati agar Kalian Tidak Kaget ketika Ngopi di Sana Mojok.co

4 Cara Penyajian Kopi di Aceh, Cermati agar Kalian Tidak Kaget ketika Ngopi di Sana (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada berbagai macam cara penyajian kopi di dunia. Sebagai daerah penghasil kopi, Aceh juga punya cara penyajian kopi yang unik. Penyajian itu mungkin asing bagi warga daerah lain, tapi penikmatnya menyukai sensasi dan kenikmatan tersendiri. 

Bagi kalian yang berencana bepergian ke Aceh dan ingin menikmati kopi di warung-warungnya, jangan lupa membaca tulisan ini terlebih dahulu. Harapannya kalian tidak terkaget-kaget melihat penyajian kopi dengan cara dibalik hingga penggunaan nira sebagai campurannya. Ada juga beberapa istilah warga setempat untuk menyebut kopi jenis tertentu

Penyajian Kupi Khop

Kupi khop merupakan penyajian kopi dalam gelas terbalik.  Biasanya jenis kopi yang digunakan adalah robusta. Bisa disajikan sebagai kopi hitam atau sudah dicampur susu, tergantung selera pembelinya. 

Agar kopi dalam gelas terbalik itu tidak tumpah, mulut gelas ditutupi dengan lepek (piring kecil). Lantas bagaimana cara minum kopi dalam gelas terbalik ini? Untuk minum kopi khop biasanya menggunakan sedotan. Sedotan diselipkan ke dalam gelas yang ditutupi lepek. Sedotan kemudian ditiup agar kopi keluar dari gelas dan memenuhi bagian luar lepek yang tidak tertutupi gelas.

Kalau tidak dilakukan seperti cara di atas atau kalian coba mengangkat gelasnya, sudah pasti kopinya akan tumpah. Lalu, kenapa menggunakan sedotan? Selain sebagai sebuah keunikan, tujuan penggunaan sedotan agar bubuk kopi masih berada dalam gelas tidak keluar bersamaan dengan air kopinya. 

Setelah kopi memenuhi lepek, kopi baru bisa diminum. Caranya dengan sedotan yang sama untuk meniup tadi atau bisa juga diseruput secara manual. Untuk menggambarkan kenikmatan dari kopi ini tak bisa diwakilkan lewat tulisan, intinya harus dicoba langsung ke Aceh. 

Penyajian Kopi Nira

Penamaan minuman yang satu ini sudah menjelaskan bahan baku dari kopi yang satu ini. Kopi nira adalah sajian kopi yang dicampur dengan air nira. Pastinya rasa manis nira sudah bisa menggantikan gula.

Berbeda dengan Kupi Khop yang penyajian kopi dalam gelas terbalik, penyajian kopi nira seperti minuman pada umumnya. Sedikit saran, jenis minuman yang satu ini lebih enaknya disajikan dengan tambahan es batu. Wah, rasanya segar sekali. Manis nira dipadu rasa kopi ternyata cocok-cocok saja di lidah.

Baca Juga:

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Penyajian Kopi Sanger

Kopi Sanger (saling ngerti) adalah salah satu kopi populer di Aceh. Sanger adalah kopi dengan tambahan susu. Apakah sama dengan kopi susu? Jika dilihat dari bahannya sebenarnya sama saja ya, hanya takaran dan proses penyajian kopi yang agak berbeda. 

Kopi susu pada umumnya menggunakan susu yang banyak. Bahkan, rasa kopinya terkadang tertutupi oleh manisnya rasa susu. Sementara, komposisi susu untuk sanger sudah ditakar dan meraciknya berbeda. Kopi disaring terlebih dahulu bubuknya sebelum disajikan ke pelanggan.   

Konon, asal muasal kopi sanger itu berawal pada 90-an. Pada saat itu ada beberapa mahasiswa yang suka kopi susu, tapi saat kantong menipis tentunya untuk membeli segelas kopi susu lumayan berat. Sehingga muncullah rasa saling pengertian antara pemilik warung kopi dan mahasiswa ini dan dibuatlah kopi dengan sedikit campuran susu dan jadilah sanger.

Penyajian Kopi Pancung

Kopi pancung atau kupi pancong merupakan sajian kopi hitam yang telah disaring menggunakan saringan yang berbentuk kerucut. Kopi yang juga biasa disebut kupi sikhan berasal dari bubuk kopi yang telah diracik, bukan kopi sachet. Asal tahu saja, di Aceh, kopi yang disajikan di warung-warung pada umumnya jenis bubuk kopi yang diolah sendiri. 

Kopi ini disebut kopi pancung karena disajikan setengah cangkir alias tidak penuh. Katanya, kopi setengah cangkir ini cita rasanya lebih nikmat  karena tidak banyak menggunakan air. Kalau ingin tahu rasanya, langsung saja kunjungi warung kopi-warung kopi di Aceh. Kopi pancung dapat dengan mudah ditemui di sana. 

Di atas hanya beberapa sajian kopi di warung kopi di Aceh. Kalau di daerah kalian, penyajian kopi seperti apa yang paling unik? 

Penulis: Wildan El Fadhil
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kopi Tuku, Kedai Kopi yang Biasa Aja tapi Jadi Idola

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 November 2023 oleh

Tags: acehKopikopi nirakopi pancungkopi sangerkupi khoppenyajian kopiWarung Kopi
Wildan El Fadhil

Wildan El Fadhil

ArtikelTerkait

4 Alat Manual Brew yang Murah dan Mudah Digunakan bagi Penikmat Kopi Newbie terminal mojok

4 Alat Manual Brew yang Murah dan Mudah Digunakan bagi Penikmat Kopi Newbie

14 Desember 2021
3 Coffee Shop dengan Cup Terbaik, Nggak Gampang Penyok dan Nggak Takut Tumpah!

3 Coffee Shop dengan Cup Terbaik, Nggak Gampang Penyok dan Nggak Takut Tumpah!

16 Februari 2024
9 Kopi Instan yang Bisa Jadi Pengganti Menu Starbucks  Mojok.co

9 Kopi Instan yang Rasanya Mirip Menu Starbucks

22 Desember 2023

Warkop Tidak Akan Kalah Bersaing dengan Kafe Kekinian

26 Juli 2020
4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

6 Juni 2022
metalhead waiter tiran kopi biji kopi mojok

Ketakutan Tiran pada Secangkir Kopi: Dari Sumber Revolusi Sampai Minuman Satanis

18 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

Punggung dan Bokong Sakit Itu Fana Kalau Sudah Merasakan Kursi Empuknya President Class 27 Trans

24 Januari 2026
Ilustrasi Desa Sriwulan Kendal, Desa dengan Omzet Rp1,5 Miliar per Tahun (Wikimedia Commons)

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

25 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

30 Januari 2026
Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! Mojok.co

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! 

24 Januari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Album “Pamitan” Megadeth Jadi Eulogi Manis dan Tetap Agresif, Meskipun Agak Cringe
  • Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup
  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.