Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Kebiasaan Buruk Penumpang Kereta Api. Sepele, tapi Bikin Jengkel Penumpang Lain

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
17 November 2023
A A
Kebiasaan Buruk Penumpang Kereta Api. Sepele, tapi Bikin Jengkel Penumpang Lain Mojok.co

Kebiasaan Buruk Penumpang Kereta Api. Sepele, tapi Bikin Jengkel Penumpang Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya akui fasilitas kereta api sekarang ini jauh lebih baik daripada beberapa tahun silam. Sayangnya, masih ada  penumpang kereta api yang punya kebiasaan buruk yang bikin jengkel. Sudah ada aturan-aturan tertulis, tapi mereka masih saja melanggarnya.

Orang-orang berkebiasaan buruk seharusnya tidak boleh naik kereta api saja. Kalau, perlu tidak boleh naik semua transportasi umum! Mereka tidak memahami bahwa transportasi publik berarti harus menjaga kenyaman bersama. Kalau ingin maunya sendiri, naik transportasi pribadi saja. 

#1 Penumpang kereta api yang duduk tidak sesuai nomor kursi

Penumpang yang duduk tidak sesuai dengan nomor kursi adalah permasalahan yang sudah ada sejak dahulu. Sebenarnya sistem pemesanan saat ini sudah meminimalisir penumpang tidak sesuai dengan kursinya. Namun, masih ada orang-orang bebal!

Suatu hari saya pernah naik kereta premium. Kursi yang saya pesan sudah diduduki oleh seorang ibu-ibu. Saya sempat menegurnya. Namun, dia justru nyolot dan menyuruh saya pindah ke kursi miliknya. Sebenarnya masalah seperti ini bisa langsung dilaporkan ke petugas. Namun saya memilih tidak memperpanjangnya karena sudah terlalu lelah dan ingin istirahat. Kebetulan kereta yang saya tumpangi adalah kereta malam. 

#2 Meletakan barang di jatah bagasi penumpang lain

Peraturannya sudah jelas, jatah bagasi penumpang kereta api maksimal 20 kg. Bagasi letaknnya di atas kursi masing-masing. Hanya saja tidak semua penumpang mematuhi hal ini. Tidak sedikit penumpang yang seenak sendiri menaruh barangnya di jatah bagasi penumpang lain. 

#3 Menggunakan stopkontak tidak semestinya

Beberapa waktu terakhir viral seorang penumpang yang menggunakan colokan listrik atau stopkontak di tiap kursi kereta api untuk mencatok rambut. Sebelumnya pernah viral juga penumpang yang menggunakan colok menyetrika baju. Betul-betul di luar nalar!

Padahal kalau penumpang kereta api mau sedikit saja lebih teliti, di dekat stopkontak tertulis alat-alat apa saja yang boleh dicolokan. Biasanya hanya diperbolehkan untuk handphone, laptop, tab, ataupun gadget-gadget lain. Hal ini kelihatannya sepele ya, tapi cukup meresahkan karena bisa menyangkut keselamatan orang banyak. Sumber listrik yang tidak digunakan sebagaimana semestinya berpotensi konslet. 

#4 Tidak menutup pintu antar gerbong dengan rapat-rapat

Ini kebiasaan sepele yang bisa merugikan penumpang kereta lainnya. Khususnya, penumpang yang duduk dekat pintu antar gerbong kereta. Pintu yang tidak ditutup rapat membuat suara dari luar bisa masuk ke gerbong kereta. 

Baca Juga:

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

Orang yang duduk paling dekat dengan pintu biasanya yang paling terganggu dengan suaranya. Kalau perjalanan dilakukan siang hari mungkin tidak begitu terganggu ya. Beda cerita ketika perjalanan malam hari ya, ketika kebanyakan penumpang ingin istirahat dengan tenang. 

Di atas beberapa kebiasaan buruk yang kerap dilakukan penumpang kereta api. Beberapa kebiasaan memang sepele sih, tapi bikin jengkel dan mengganggu orang lain. Kalau menurut kalian, apa kebiasaan buruk lainnya yang kerap dilakukan penumpang kereta api? 

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kereta Api Jayakarta, Kereta yang Wajib Dicoba, Cocok buat Introvert yang Kebelet Traveling

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2023 oleh

Tags: kereta apinomor kursiPenumpangpenumpang kereta api
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Pengalaman Naik Bus Kramat Djati Jakarta-Palembang: Berasa Jadi Anak Tiri karena Pesan Tiket Lewat Aplikasi

Pengalaman Naik Bus Kramat Djati Jakarta-Palembang: Berasa Jadi Anak Tiri karena Pesan Tiket Lewat Aplikasi

26 Maret 2024
Stasiun Sidareja Cilacap, Stasiun Mungil Andalan Warga untuk Bepergian ke Luar Kota Mojok.co

Stasiun Sidareja Cilacap, Stasiun Mungil Andalan Warga untuk Bepergian ke Luar Kota

6 Januari 2024
KA Fajar Utama Solo Adalah Kereta Ekonomi Premium Terbaik, No Debat!

KA Fajar Utama Solo Adalah Kereta Ekonomi Premium Terbaik, No Debat!

21 Agustus 2024
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

23 November 2025
Kereta Api Sulawesi Selatan Sudah Bagus, tapi Masih Ada Kekurangannya

Kereta Api Sulawesi Selatan Sudah Bagus, tapi Masih Ada Kekurangannya

31 Mei 2025
Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

8 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

5 Januari 2026
Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal

6 Januari 2026
Peh, Cucut, dan Larak: Menu Pecak Andalan di Warteg yang Enak tapi Bikin Pembeli Merasa Bersalah

Peh, Cucut, dan Larak: Menu Pecak Andalan di Warteg yang Enak tapi Bikin Pembeli Merasa Bersalah

8 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.