Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Penjara Kalisosok Surabaya Lebih Terkenal karena Angker ketimbang Jadi Tempat Paling Bersejarah di Kota Pahlawan

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
23 Juli 2024
A A
Penjara Kalisosok Surabaya Lebih Terkenal karena Angker ketimbang Jadi Tempat Paling Bersejarah di Kota Pahlawan

Penjara Kalisosok Surabaya Lebih Terkenal karena Angker ketimbang Jadi Tempat Paling Bersejarah di Kota Pahlawan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kesan menyeramkan dan angker sering dirasakan banyak orang ketika sedang melewati Penjara Kalisosok Surabaya. Bangunan tua yang terletak di Jalan Kasuari No. 5 Kecamatan Krembangan ini membuat bulu kuduk siapa pun yang lewat sana berdiri.

Sebagai orang yang sudah lama tinggal di Kota Pahlawan, saya punya hobi jalan-jalan. Saya biasa jalan-jalan secara acak saja. Kadang saya melewati gemerlapnya Kota Surabaya, kadang juga menyelami sisi lain dari Kota Pahlawan. Bagi saya, kota ini seperti rentetan cerita yang harus saya tuntaskan satu per satu. Terutama jika Kota Surabaya harus digandengkan dengan sejarah. Maka setiap gang, setiap jalan, pohon, dan bangunan selalu menyimpan sejarah yang perlu saya diperhatikan.

Ngomong-ngomong soal sejarah di Surabaya, saya menyadari kalau ini pasti jadi pembahasan yang menarik. Sebab, berbicara sejarah di Kota Pahlawan seolah nggak ada habisnya. Saya bilang begini karena beberapa waktu lalu saya membaca tulisan Mas Dito soal Gedung Setan Surabaya. Bayangkan, sebelumnya saya sama sekali nggak pernah jika gedung yang kerap saya lewati ketika menikmati city light dari flyover Jalan Diponegoro itu memiliki rangkaian sejarah yang menerangkan.

Dari situ, saya akhirnya tertarik juga untuk mengulas beberapa tempat sejarah di Surabaya. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah Penjara Kalisosok Surabaya. Penjara satu ini memiliki nilai historis sangat tinggi di Kota Surabaya. Namun, saya juga nggak pernah menyangka jika ketertarikan saya soal penjara ini menggiring saya pada hal mengejutkan. Ketika saya menelusuri apa yang terjadi di masa lalu di tempat ini, saya terkejut kalau penjara ini lebih mirip gedung angker ketimbang cagar budaya.

Sejarah Penjara Kalisosok Surabaya

Saya mengawali penelusuran dengan mencari kapan dan mengapa penjara ini didirikan. Berdasarkan sumber yang saya peroleh, dahulu, terdapat dua jenis penjara yang ada di Kota Surabaya. Pertama ada penjara dalam kota (Binnenboei) dan kedua ada penjara luar kota (Buitenboei). Dan benar saja, Penjara Kalisosok merupakan penjara yang ada di dalam kota.

Kemudian saya juga mendapat informasi tambahan bahwa Penjara Kalisosok Surabaya ternyata didirikan oleh Daendels pada tahun 1808. Pembangunan penjara ini disinyalir menghabiskan biaya hingga 8000 gulden. Namun pada tahun 1845, penjara dalam kota ini diinisiasi untuk diperbesar dan diperluas. Inisiasi tersebut akhirnya disetujui tiga tahun setelahnya. Dan pada 1850, dengan adanya 12 lokasi tahanan baru, Penjara Kalisosok diaktifkan dan langsung digunakan.

Bangunan yang menyimpan banyak sejarah, tapi kian memprihatinkan

Seiring dengan berjalannya waktu, Penjara Kalisosok Surabaya menyimpan cerita yang harusnya diukir untuk pembelajaran masa depan. Penelusuran saya menemukan bahwa kondisi terkini penjara ini sangat memprihatinkan. Saat penelusuran, saya tentu tak bisa masuk dengan sembarangan, sebab saat ini bangunan bekas penjara ini sudah jadi cagar budaya.

Akan tetapi, dari luarnya saja saya bisa melihat. Penjara yang dulu terkesan megah, kini sangat berubah. Pohon-pohon liar, semak belukar, dan bermacam jenis rerumputan hidup di dinding dan atap bangunan. Tentu ini menjadi bukti betapa menyedihkannya bangunan bersejarah ini. Itulah mengapa, siapa pun yang lewat bangunan bekas penjara ini sekarang bukannya merasa takjub akan nilai historisnya, malah jadi takut dengan tempat ini.

Baca Juga:

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

Padahal perlu diketahui bahwa Penjara Kalisosok Surabaya menjadi saksi bisu ditahannya beberapa tokoh nasional kemerdekaan Indonesia oleh Belanda. Dari hasil penelusuran lanjutan, ada beberapa nama yang berhasil saya kumpulkan. Sebut saja presiden pertama kita Ir. Soekarno, pencipta lagu Indonesia Raya W.R. Soepratman, KH. Mas Mansyur, dan bahkan guru bangsa kita, yakni HOS Tjokroaminoto.

Cerita mistis lebih terkenal ketimbang cerita sejarah

Akan tetapi sebagaimana yang sudah saya katakan, Penjara Kalisosok Surabaya saat ini lebih dikenal sebagai tempat angker ketimbang tempat yang bersejarah. Cerita-cerita mistis dan horor lambat laun populer menyelimuti tempat ini. Bahkan tak jarang saya mendapatkan cerita dari banyak orang jika tempat ini sering terdengar suara teriakan dan tangisan gaib yang konon berasal dari para penghuni penjara dulu. Belum lagi cerita suster Belanda dan tetek bengeknya itu.

Saya rasa, hal-hal seperti ini perlu disudahi. Sebab, kalau cerita ini terus-menerus diceritakan, maka sama saja seperti kita sedang melupakan sejarah dengan perlahan. Hal ini terbukti, lantaran banyak orang yang bilang kalau Penjara Kalisosok Surabaya saat ini lebih cocok untuk kegiatan uji nyali ketimbang wisata edukasi. Padahal sekali lagi, penjara ini sangat penting bagi perkembangan sejarah kehidupan Kota Surabaya.

Saran saya, sih, mulailah kurangi cerita-cerita misteri yang memojokkan tempat bersejarah ini. Eman-eman. Sebab, jika cerita-cerita horor ini terus berkembang, setidaknya akan ada dua dampak. Pertama, orang akan datang ke sana hanya untuk tes uji nyali, bukan mempelajari nilai histori. Kedua, dengan adanya cerita itu, orang akan jadi takut, dan kalau takut, pembelajaran sejarah soal tempat itu tak akan pernah tersampaikan.

Jadi, stop sampai di sini, ya.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Wisata Kota Lama Surabaya Sebenarnya Indah asal Oknum Fotografer Nggatheli Diberantas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2024 oleh

Tags: bangunan bersejarahjawa timurPenjarapenjara kalisosok surabayaSurabaya
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Sapi "Misterius" Berkeliaran di Wiyung Surabaya, Bikin Repot dan Resah Warga Mojok.co

Sapi “Misterius” Berkeliaran di Wiyung Surabaya, Bikin Repot dan Resah Warga

29 Juli 2024
4 Rekomendasi Kuliner Bebek di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

4 Rekomendasi Kuliner Bebek Enak di Surabaya selain Bebek Sinjay dan Bebek Purnama

21 Desember 2024
Surat Terbuka untuk Pak Eri Cahyadi: Anak Muda Surabaya Butuh Perpustakaan 24 Jam, Pak!

Ironi Surabaya: (Mengaku) Kota Pendidikan tapi Perpustakaan Umum Tutup Awal

19 Mei 2025
Hanya Karena Rumah Saya Dekat Pabrik Gudang Garam, Bukan Berarti Harga Gudang Garam Surya Jadi Lebih Murah, Lur! jawa timur

Gudang Garam Surya Akan Selalu Jadi Rokok Nomor 1 di Jawa Timur

12 Oktober 2023
Hal-hal yang Lumrah di Nganjuk, tapi Sulit Ditemui di Jogja Mojok.co

Hal-hal yang Lumrah di Nganjuk, tapi Sulit Ditemui di Jogja

12 September 2024
Bupati Sumenep Maju Jadi Wagub Jatim 2024: Benahi Dulu Sumenep, Baru Mikir yang Lain! ahmad fauzi

Bupati Sumenep Maju Jadi Wagub Jatim 2024: Benahi Dulu Sumenep, Baru Mikir yang Lain!

28 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta Mojok.co

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

22 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.