Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pengalaman Setahun Lebih di Kos LV: Tempatnya Kumuh, dan Selalu Denger Suara Desahan di Malam Hari

M. Rafikhansa Dzaky Saputra oleh M. Rafikhansa Dzaky Saputra
29 Juli 2025
A A
Geliat Kos LV Malang: Belum Setenar, Seheboh, dan “Tersentralisasi” Kos LV Jogja, tapi Sama-sama Dianggap Meresahkan  

Geliat Kos LV Malang: Belum Setenar, Seheboh, dan “Tersentralisasi” Kos LV Jogja, tapi Sama-sama Dianggap Meresahkan  

Share on FacebookShare on Twitter

Begini-begini, saya pernah ngekos di kos LV. Bukan, bukan untuk begitu-begitu, tapi, keputusan untuk ngekos di Kos LV terasa seperti pilihan yang paling rasional bagi saya saat itu. Letaknya strategis, dekat kampus, dan bisa jalan kaki. Selain itu, kos LV juga menawarkan harga yang sangat murah. Tentunya itu semua menjadi daya tarik utama dari jenis kos ini.

“Kos itu cukup jadi tempat untuk tidur dan belajar”. Ekspektasi itu cuma angan-angan belaka. Setahun di sana telah menjadi pelajaran hidup yang cukup kompleks. Ternyata, memilih tempat tinggal bukan cuma soal harga. Namun, juga tentang lingkungan dan kualitas hidup.

Tempat kumuh yang menyimpan ribuan kisah (jorok)

Awal memasuki kos, saya langsung disambut realitas pahit. Dinding-dindingnya kusam, catnya mengelupas. Kamar mandi? lembab dan bau. Dapur umum? Jangan ditanya! Mi instan, remah-remah nasi, sisa minyak gorengan, dan panci yang tidak dicuci seakan-akan menyambut saya dengan girang.

Aroma apek sering jadi parfum wajib di lorong. Semerbak bau busuk dari sisa nasi yang dibuang di wastafel tercium sampai pintu masuk. Saya sempat mikir, ini kos atau kandang babi? Padahal jika dibersihkan, kos ini lumayan juga. Saya pun penasaran, apakah semua kos LV seperti ini? Atau karena kos saya harganya 550 ribu, saya jadi dapat kos spek kandang babi?

Hidup di lingkungan yang seperti ini, lama-lama bisa bikin stres. Bisa bikin kita jadi cepat apatis. Bahkan bisa memicu berbagai penyakit. Sangat berpengaruh pada kualitas hidup! Tapi, mau bagaimana lagi. Nasi sudah jadi bubur, kos sudah ditempati. Yang terpenting, teritori saya, kamar tidak sekumuh itu.

Sebuah simfoni hasrat yang tak terduga

Di tengah segala keterbatasan fasilitas. Ada satu hal yang paling unik dan tak terduga: suara-suara aneh di malam hari. Suara itu bukan dari makhluk halus. Melainkan dari kamar sebelah. Setelah beberapa kali terdengar, saya akhirnya tahu kalau itu suara-suara aktivitas intim dari penghuni kos lain.

Awalnya, saya merasa tidak nyaman dan canggung. Bagaimana tidak? Privasi adalah hal yang sangat penting bagi setiap orang. Apalagi di tempat tinggal. Ketika suara-suara seperti itu terdengar jelas, rasanya seperti privasi kita ikut terganggu. Saya jadi serba salah. Ingin menegur tapi ini kos LV. Bukan ingin menormalisasi, tapi bukannya kos LV memang tempat seperti itu?

Lama-kelamaan, saya mulai belajar untuk “mengabaikannya”. Diri saya seolah terbiasa dengan suara-suara itu. Tapi, meski sudah terbiasa, tetap saja kadang mengganggu tidur dan menimbulkan perasaan tidak nyaman. Ini menunjukkan seberapa tipisnya sekat antar kamar kos. Sebuah aspek penting yang sering kali terabaikan dalam pembangunan kos-kosan, padahal sangat berpengaruh pada kenyamanan penghuni.

Baca Juga:

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

5 Artikel Terpopuler Terminal Mojok 2025: Catatan Keluhan Orang Biasa tentang Hal-hal Biasa, tapi Ditulis dengan Luar Biasa

Baca halaman selanjutnya

Pelajaran berharga

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2025 oleh

Tags: kos lvpengalaman kos lv
M. Rafikhansa Dzaky Saputra

M. Rafikhansa Dzaky Saputra

Nama saya M. Rafikhansa Dzaky Saputra lahir di Salatiga, 12 Maret 2003. Saya adalah seorang conten creator. Berbekal latar belakang tersebut, saya memiliki keahlian dalam pengelolaan konten, dokumentasi visual, desain dan lain-lain. Juga seroang Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta yang pernah berkeliaran di LPM Pabelan dan akrab dengan nasihat bahwa "sukses itu harus jadi PNS"

ArtikelTerkait

Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Seturan Jogja: Bekas Kerajaan Jin yang Kini Jadi Surganya Coffee Shop dan Kos LV

Seturan Jogja: Bekas Kerajaan Jin yang Kini Jadi Surganya Coffee Shop dan Kos LV

8 Maret 2024
Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama Mojok.co

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama

23 Maret 2025
Selain Urusan Moral, Inilah 5 Dosa Kos LV yang Sulit Dimaafkan Mojok.co

Selain Urusan Moral, Inilah 5 Dosa Kos LV yang Sulit Dimaafkan

24 Oktober 2025
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang

5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang

9 Agustus 2025
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pengalaman Tinggal di Kos LV Jogja dan Melihat Langsung Mahasiswa Rela Membayar Mahal demi Maksiat dan Kebebasan

16 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia
  • Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan
  • Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.