Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung di Pantai Baru Bantul: Terganggu Keberadaan Kapal Nelayan dan Tatanan Pantai yang Terlalu Curam

Aditya Firmansyah oleh Aditya Firmansyah
28 Juli 2024
A A
Pengalaman Mengecewakan Berkunjung di Pantai Baru Bantul: Terganggu Keberadaan Kapal Nelayan dan Tatanan Pantai yang Terlalu Curam

Pengalaman Mengecewakan Berkunjung di Pantai Baru Bantul: Terganggu Keberadaan Kapal Nelayan dan Tatanan Pantai yang Terlalu Curam

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai Baru Bantul ini penuh potensi, tapi keberadaan kapal nelayan serta pantai yang terlalu curam bikin pengalaman tak sesuai ekspektasi

Pekan ini, saya bersama keluarga memutuskan untuk berkunjung di pantai area Jogja. Tentu bukan tidak dengan alasan. Selain pilihan pantainya yang banyak, pantai di Jogja memang dikenal dengan keindahan dan kenyamanannya untuk dinikmati bersama keluarga atau sahabat. Itu mengapa banyak wisatawan dari luar Jogja, termasuk saya, tidak melewatkan pantai sebagai destinasi yang wajib dikunjungi saat sedang berkunjung ke Jogja. Rasanya rugi kalau berkunjung ke Jogja, tapi melewatkan untuk tidak pergi ke pantai.

ADVERTISEMENT

Saya bersama keluarga mencari pantai di Jogja yang belum pernah dikunjungi. Rencana awalnya sudah sepakat ingin berkunjung di Pantai Goa Cemara. Tapi karena ada sedikit sanggahan dari sopir bus yang mengatakan bahwa di Pantai Goa Cemara terkait akses bus agak sedikit terkendala, katanya begitu. Saya sendiri tidak mengetahui kondisi lapangan sebenarnya, jadinya memutuskan untuk memilih pantai di sebelahnya yang akses busnya mudah dan belum pernah dikunjungi. Akhirnya tibalah di Pantai Baru Bantul.

Namun, tidak semua pantai memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengunjungnya, termasuk saya. Salah satunya adalah Pantai Baru Bantul, Yogyakarta, yang baru-baru ini menjadi mimpi buruk bagi saya. Alih-alih dapat memberikan kepuasan ketika pertama kali mendaratkan diri di Pantai Baru Bantul, tapi malah bikin saya kapok. Beberapa faktor yang membuat saya kapok antara lain adalah keberadaan kapal nelayan yang berlabuh di sekitar pantai dan tatanan pantai yang curam ke arah laut.

Banyak kapal nelayan di sekitar pantai

Salah satu hal yang membuat saya merasa tidak nyaman adalah banyaknya kapal nelayan yang berlabuh di sekitar pantai. Meskipun kapal-kapal ini merupakan sumber penghidupan bagi nelayan setempat, keberadaannya dapat mengurangi kesan alami dan bersih dari pantai itu sendiri. Hal ini juga dapat mengganggu aktivitas wisatawan yang ingin menikmati pantai dengan lebih leluasa.

Dengan dominasi kapal nelayan di sekitar pantai, saya merasa, Pantai Baru seolah-olah bukan tempat wisata. Justru kami para turis jadi merasa tidak enak jika mengganggu tempat orang cari nafkah.

Seharusnya, dari pihak berwenang pantai bisa lebih mengorganisir tata letak antara posisi para nelayan untuk mencari nafkah dengan space pengunjung. Yaitu, misalnya pemerintah setempat dapat mengalokasikan dermaga khusus bagi kapal nelayan agar tidak mengganggu area wisata. Dengan begitu, para nelayan bisa fokus bekerja tanpa harus terganggu atas hadirnya pengunjung. Begitu pun sebaliknya, pengunjung dapat bermain dan bersenang-senang secara leluasa di pantai tanpa harus terhalang nelayan mencari nafkah.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Terlalu curam

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2024 oleh

Tags: Bantulpantai baru bantulpantai jogjaparangtritis
Aditya Firmansyah

Aditya Firmansyah

Seorang guru sekolah dasar. Selebihnya menghadapi hidup dengan olesan FreshCare.

ArtikelTerkait

Sanden Bantul, Tempat Terbaik untuk Slow Living Masyarakat Urban Menengah Atas

Sanden Bantul, Tempat Terbaik untuk Slow Living Masyarakat Urban Menengah Atas

8 Oktober 2024
Pleret Bantul, Daerah yang Paling Masuk Akal untuk Ditinggali di Jogja. Tanahnya Nggak Mahal Banget, Dekat Kota Jogja, Plus Aman dari Klitih!

Pleret Bantul, Daerah yang Paling Masuk Akal untuk Ditinggali di Jogja. Tanahnya Nggak Mahal Banget, Dekat Kota Jogja, Plus Aman dari Klitih!

24 November 2023
Desa Panggungharjo Bantul, Desa Terbaik di Indonesia (Unsplash)

Mengenal Desa Panggungharjo di Bantul, Desa Terbaik di Indonesia yang Dipuji Mahfud MD Saat Debat Cawapres

22 Januari 2024
3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman Mojok.co

3 Alasan Tinggal di Bangunjiwo Bantul Semakin Tidak Nyaman

10 November 2024
Bangunjiwo Bantul Problematik: Daerahnya Makin Modern, tapi Infrastruktur Nggak Memadai bantul jogja

Bantul, Daerah yang Isinya Kejadian Aneh, Hal Aneh, dan Orang Aneh. Semuanya Aneh!

26 Februari 2024
Kasihan Bantul Nggak Butuh Dikasihani seperti Namanya, Kecamatan Ini Sudah Overpower alfamart indomaret

Kasihan Bantul Nggak Butuh Dikasihani seperti Namanya, Kecamatan Ini Sudah Overpower

17 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Honda Vario 150 LED Old, motor yang semakin tua justru semakin diburu, motor Honda terbaik!

27 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.