Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengalaman Ikut ASN Academy, Sebuah Wadah bagi Aparatur Muda Mengembangkan Skill Kepemimpinan

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
12 Maret 2021
A A
Pengalaman Ikut ASN Academy, Sebuah Wadah bagi Aparatur Muda buat Mengembangkan Skill Kepemimpinan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebulan lewat, seorang kawan mengirimkan sebuah pesan ke dalam grup WhatsApp perihal sebuah program bernama ASN Academy yang akan dilaksanakan oleh Pemimpin.id. Program tersebut diperuntukkan bagi aparatur muda yang ingin mengembangkan skill kepemimpinan agar menciptakan ekosistem yang lebih baik di dalam tubuh pemerintahan.

Merasa tertarik, atas saran kawan, saya pun mendaftarkan diri ke dalam program yang akan digelar via daring ini. Proses pendaftarannya nggak ribet-ribet amat, hanya mengisi beberapa pertanyaan, upload curriculum vitae serta surat rekomendasi dari atasan ke dalam Google Form, dan terakhir tinggal tunggu hasil pengumuman.

ADVERTISEMENT

Dua minggu kurang lebih berselang, setelah dinyatakan lulus ke tahap berikutnya, saya dan peserta lain kemudian diwajibkan membuat video singkat berdurasi maksimal tiga menit yang berisi pemaparan peserta perihal perannya sebagai agen perubahan di pemerintahan dalam menciptakan ekosistem kepemimpinan yang baik untuk Indonesia. Lengkap dengan menggunakan tampilan seragam institusi tempat peserta bekerja.

Berbekal ponsel pintar, aplikasi VN Video Editor Maker VlogNow, tutorial di YouTube, serta kemampuan seni yang cukup bisa saya andalkan, saya berusaha membuat video seestetik mungkin. Gayung bersambut, usaha saya pun terbayar tuntas. Dari hasil pengumuman 71 peserta yang dinyatakan lolos, nama saya ikut terselip di antaranya. Saya cukup bangga terhadap pencapaian itu. Pasalnya, saya adalah satu dari tiga aparatur muda yang mewakili daerah saya, Sulawesi Selatan, untuk ikut dalam kegiatan ini.

Banyak hal baru yang saya peroleh saat mengikuti program ASN Academy. Dari sesi diskusi misalnya, saya mendapatkan cerita-cerita yang secara pribadi kerap juga saya alami: bagaimana pegawai baru mendapatkan beban kerja lebih banyak dibanding pegawai lama meskipun pekerjaan itu di luar tupoksi, hanya karena mereka dianggap giat dan mampu menyelesaikan tugas; pimpinan yang cuek terhadap kinerja bawahan; budaya senioritas yang masih berlaku, dan seterusnya, dan sebagainya.

Tak kalah menariknya dalam program ini, ada sesi khusus yang memberikan kesempatan bagi seluruh peserta yang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengidentifikasi masalah yang dialami di tempat kerja masing-masing, kemudian mencari solusi untuk ke luar dari kondisi-kondisi itu. Tentunya setiap peserta dituntut untuk mampu berpikir secara kritis agar sanggup keluar dari permasalahan yang dihadapi di lingkungan kerja masing-masing.

Selain itu dalam program ASN Academy, materi yang disuguhkan tak kalah menarik: self knowledge, emotional intelligence, creative problem solving, design thinking for innovation, empowering leader, coaching skill, dan seterusnya adalah beragam materi yang sanggup memantik rasa keingintahuan. Pun dibawakan oleh pemateri yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing, sehingga proses pembelajaran berjalan dengan seru dan menyenangkan.

Setelah mengikuti program ini, saya merasa banyak manfaat baru yang saya peroleh: jejaring baru dari lintas kementerian, mendapatkan insight baru seputar kondisi lingkungan birokrasi di Indonesia, lebih memahami arti kepemimpinan, memperoleh ruang untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman serta bisa menyampaikan unek-unek perihal pengalaman kurang mengenakkan selama saya menjadi ASN.

Baca Juga:

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

Selain itu, lewat program ASN Academy saya lebih memahami peran saya sebagai aparatur negara, yang meminjam istilah Hegel dalam karyanya Philosophy of Right, harus menjadi “jembatan” penghubung antara negara (the state) dan masyarakat (the civil society).

Tentunya dengan peran sebagai penghubung ini, ASN harus mampu memposisikan dirinya sebagai civil servant atau pelayan masyarakat, bukan sebagai penguasa yang kerap membuat mereka terperangkap dalam praktik keliru yang bisa berujung pada penurunan kualitas pelayanan publik yang mereka berikan.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Apalagi sudah jelas dalam pasal 10 huruf b UU ASN, yang dengan tegas menyebutkan bahwa salah satu tugas ASN adalah memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Harapannya, bisa bermuara pada kepuasan masyarakat akan layanan yang diberikan.

Jadi, bagi para aparatur muda yang pengin ikut berpartisipasi dan memberi manfaat bagi negeri, sangat cocok mengikuti program ASN Academy ini. Untuk memperoleh informasi terkait kegiatan recruitment di batch selanjutnya bisa follow dan pantau terus akun media sosial Pemimpin.id.

Lagi pula nge-follow akun ini tak bakalan rugi-rugi amat, kalian akan mendapatkan informasi penting seputar kepemimpinan dan program-program menarik lainnya.

Kepemimpinan bukan tentang gelar atau jabatan, Ini tentang satu kehidupan yang memengaruhi kehidupan lainnya, kata John C. Maxwell. Program ASN Academy setidaknya bisa membuat Anda bisa menjadi bagian kecil dari motor penggerak perubahan, agar menciptakan ekosistem kepemimpinan yang lebih baik di negeri ini.

Sumber Gambar: YouTube Munawir Mandjo

BACA JUGA Jangan Asal Pilih Lokasi demi Lolos Seleksi ASN, Nanti Nyesel dan tulisan Munawir Mandjo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2021 oleh

Tags: asnasn academypns
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

5 Tips untuk PNS yang Nggak Mau Ikut Pindah ke IKN Nusantara terminal mojok.co

5 Tips untuk PNS yang Nggak Mau Ikut Pindah ke IKN Nusantara

27 Januari 2022
7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

10 Maret 2023
4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial (Unsplash)

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

3 November 2025
ASN Dipaksa Diam dan Dilarang Menunjukkan Pilihan Politik, tapi Menteri Terang-terangan Menunjukkan Dukungan, kok Pilih Kasih?

ASN Dipaksa Diam dan Dilarang Menunjukkan Pilihan Capres, tapi Menteri Terang-terangan Menunjukkan Dukungan, kok Pilih Kasih?

22 Januari 2024
Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri! terminal mojok.co

Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri!

23 September 2021
Bajingan! Gaji Guru Honorer Jauh di Bawah Tukang Parkir Liar! (Unsplash) finlandia sekolah swasta

Normalisasi Upah Rendah sebagai Jalan Terjal Karier Guru Honorer Adalah Sesat Pikir yang Dibangga-banggakan

13 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

6 Juli 2026
Nasib Ironis Pulau Buton, Penghasil Aspal tapi Kualitas Jalannya Begitu Buruk

Nasib Ironis Pulau Buton, Penghasil Aspal tapi Kualitas Jalannya Begitu Buruk

6 Juli 2026
Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis Mojok.co

Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis

8 Juli 2026
Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

11 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026
Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan Mojok.co

Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan 

8 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.