Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan?

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
14 November 2023
A A
Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan?

Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sering kali kita dianggap salah jurusan ketika pekerjaan kita tidak linier dengan latar belakang pendidikan yang kita tempuh. Kadang kala kita sudah berusaha bekerja sesuai dengan jurusan, tapi selalu ditolak. Kadang juga karena jika kerja linier, gajinya kecil.

Lucunya, hal tersebut kadang dianggap jadi masalah bagi beberapa orang. Kuliah apa, kerjanya apa. Seakan-akan, jurusan kuliah adalah satu-satunya penentu kerja apa. Padahal, kalian tahu sendiri, jawabannya tidak.

Selain dibilang salah jurusan, hal kedua yang paling sering ditemui adalah dianggap tidak serius saat sekolah. Justifikasi ini, menurut saya sungguh kejam. Sejak kapan serius atau tidaknya saat sekolah, tolok ukurnya adalah pekerjaan? Serius saya nanya.

Justru menurut saya, orang-orang yang bekerja tidak sesuai jurusan itu cerdas. Minimal ia telah menang dua hal, pertama mempelajari ilmu-ilmu di bangku sekolah. Kedua, ia dapat melakukan pekerjaan lain, yang bahkan mungkin ia tak pelajari ilmunya di bangku pendidikan.

Gini-gini maksud saya, biar gampang saya kasih contoh. Seorang lulusan teknik, tapi ia justru sukses menjadi pengusaha, itu cerdas. Ia paham ilmu-ilmu teknik, tapi ia juga mampu sukses dengan jalan lain.

Bukankah dunia justru butuh manusia seperti itu?

Pekerjaan tak linier itu bisa jadi berkah

Percayalah, salah satu nikmat bekerja tidak linier itu, banyak belajar tentang hal baru. Saya yang latar belakang pendidikannya teknik mesin, selama kuliah dibayang-bayangi soal pekerjaan anak mesin yang berkutat di tambang, pabrik, perusahaan otomotif, mekanik industri. Pekerjaan yang harus masuk sebelum subuh dan pulang jam 8 malam. Ya tuhan, mengerikan sekali kiranya.

Padahal sah-sah saja lulusan mesin kerja sebagai barista, menjadi petani milenial, atau menjadi pengusaha. Dis analah kita mengenal banyak hal baru, hal-hal yang tidak pernah dipelajari saat kuliah. Dan itu tidak salah, tidak juga menutup kemungkinan untuk sukses di jalur tersebut.

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

Nah apakah kemudian kuliah saya tentang mesin itu sia-sia? Tidak juga. Minimal dengan ilmu yang saya pelajari saat kuliah, saya tidak perlu ke bengkel hanya untuk memperbaiki pompa air yang macet. Tidak perlu juga repot-repot konsultasi dengan orang untuk menentukan kursi tamu yang nyaman dan sehat. Sebab, di mesin kita mempelajari hal tersebut. Iya serius, ilmu ergonomi itu namanya.

Tidak salah, dan tak akan pernah salah

Jadi begitu kiranya. Tidak selamanya orang yang bekerja nggak sesuai dengan latar belakang pendidikannya itu salah jurusan, tidak niat sekolah, ikut-ikutan serta justifikasi negatif lainnya. Itu semua soal pilihan hidup. Sekolah ya sekolah aja tidak ada kaitannya dengan pekerjaan.

Pendidikan semestinya dimaknai sebagai upaya membentuk manusia. Bukan sebagai pabrik pencetak tenaga kerja. Bukan pencetak manusia yang bisa dibayar murah.

Sejatinya, kampus memang pencetak manusia unggul, bukan karyawan unggul.

Jadi tolong, hargai orang-orang di luar sana, termasuk saya ini. Toh bagi saya, bekerja itu tuntutan hidup, dan sekolah itu kewajiban untuk terus belajar. Kalau ternyata sekolah tidak pintar, tidak masalah juga, yang penting jangan berhenti untuk belajar.

Penulis: Faiz Al Ghiffary
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kapan Saatnya Keluar dari Pekerjaan?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2023 oleh

Tags: jurusanKuliahpekerjaanPendidikan
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

pajak pendidikan SPT Tahunan PPH orang Pribadi perpajakan Orang Pribadi influencer pajak npwp mojok.co

Sebaiknya Penetapan Pajak pada Jasa Pendidikan dan Sembako Dibatalkan Saja

11 Juni 2021
4 Hal Jadi Mahasiswa UIN Malang Itu Nggak Menyenangkan terminal mojok.co

4 Hal yang Nggak Menyenangkan Jadi Mahasiswa UIN Malang

10 Januari 2022
Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja, Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

3 Mei 2025
5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini Mojok.co

5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini

8 Mei 2024
Keresahan Radiografer yang Istilahnya Nggak Ada di KBBI dan Suka Dikatain Mandul radiographer ahli radiografi radiologi terminal mojok.co

Keresahan Radiografer yang Suka Dikatain Mandul dan Profesinya Nggak Ada di KBBI

13 September 2020
Laporan Praktikum kok Masih Aja Tulis Tangan, sih?

Laporan Praktikum kok Masih Aja Tulis Tangan, sih?

8 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.