Jika membicarakan kuliner Pulau Garam, maka hari ini pembahasannya tidak akan jauh dari bebek bumbu hitam. Sebagai orang Madura sendiri, saya tak heran dengan fenomena ini. Sebab, bisnis rumah makan nasi bebek memang sedang menjadi primadona di Madura. Ada puluhan, mungkin juga ratusan, nama merek rumah makan menu bebek di pulau ini. Antar-rumah makan pun seakan berlomba-lomba menciptakan rasa paling unik dan bikin pengunjung ketagihan.
Hal ini pun yang sering menjadi alasan orang-orang berkunjung ke Madura, khususnya Bangkalan sebagai gerbang masuknya. Tapi tahukah kalian, sebetulnya ada pedoman yang harus kalian ketahui sebelum duduk di kursi warung bebek Madura. Pedoman ini bukan sebuah aturan sih, tapi lebih ke hal-hal yang tidak banyak diketahui pendatang, sehingga kadang mereka menyesal karena tak diperhatikan dulu.
Nah, sebagai orang Bangkalan Madura asli, berikut saya jelaskan supaya kalian tidak memasang ekspektasi tinggi saat memilih warung bebek di Madura.
Yang ramai belum tentu rasanya enak
Ketika mengincar kuliner, biasanya dipahami bahwa resto atau warung yang ramai artinya memuaskan. Tapi untuk kuliner di Bangkalan Madura, hukum demikian jangan selalu dipegang. Sebab, warung bebek yang ramai faktornya bukan karena rasanya yang enak saja. Dalam banyak kasus, malah porsinyalah yang paling banyak menentukan sedikit banyaknya pengunjung.
Misalnya, di salah satu warung bebek yang tak pernah sepi di sini, kelezatan rasanya jadi alasan nomor dua berdasarkan komentar mereka. Saya pun akui rasanya sebetulnya memang biasa saja, masih banyak warung bebek sebelahnya yang lebih enak. Tapi ya itu, alasan pertamanya yakni porsi nasinya yang boleh mengambil sepuasnya. Makanya, warung ini selalu ramai.
Bahkan, saking larisnya warung bebek ini, dalam hitungan bulan sampai buka cabang yang masih dalam satu kecamatan.
Nah jadi, kalau kalian mau cari kuliner bebek yang enak di Madura, jangan langsung terpukau sama warung bebek yang antreannya panjang ya. Takutnya, itu hanya konsumen yang cari porsi nasi besar. Hehehe.
Daging tebal dan bumbu sedap tak pernah berdampingan
Bagi yang pengin kulineran saja, tentu warung bebek Madura yang saya ceritakan sebelumnya bukanlah yang kalian cari. Pastinya kalian mencari warung bebek yang sempurna, baik dagingnya yang besar dan bumbunya yang bikin ketagihan. Tapi jujur, selama saya coba mencari menu bebek di Bangkalan Madura, belum ada hidangan yang benar-benar memuaskan saya.
Jika terdengar ada warung bebek yang bumbunya enak, sering kali saya seperti hanya mengonsumsi bumbunya. Sebab daging bebeknya cuma seuprit. Pas makan, nasinya masih banyak tapi dagingnya sudah habis. Sebaliknya, saat ada kabar warung bebek yang dagingnya besar, eh bumbunya kaya cuma setetes. Ya Tuhan! Rasanya jadi nggak maksimal. Saya berpikir, ah mending masak sendiri saja di rumah.
Jadi, daging yang melimpah dan bumbu yang enak belum saya temukan di warung bebek di sini.
Semakin ramai warung bebek Madura, semakin tidak peduli sama kebersihan
Jika kalian adalah orang yang sangat memperhatikan kebersihan, saya sarankan pikirkan dua kali jika ingin memilih warung bebek yang konsumennya ramai. Sebab, bisa dibilang, semakin ramai sebuah warung makan maka semakin rendah pula tingkat kebersihannya. Fenomena ini saya rasakan sendiri saat mencoba beberapa warung bebek Madura.
Saya tidak ingin menyebut warung bebek yang mana, tapi sering kali saat saya memilih warung yang ramai, kebersihannya kurang bikin saya nyaman. Misalnya, lantainya kotor, mejanya juga tak bersih karena masih ada bekas konsumen sebelumnya. Kemudian yang tak kalah sering, piring yang dihidangkan masih terasa licin oleh minyak. Mungkin ya karena saking ramainya, kebersihannya malah kurang diperhatikan.
Tapi jika kalian memilih warung yang tidak begitu ramai, saya yakin kalian akan lebih merasa nyaman. Segala aspek terasa bersih, dari lantainya, mejanya, temboknya, piringnya, pokoknya higienis sekali.
Ya maklum, karena tidak begitu ramai, aspek kebersihannya bisa diperhatikan secara maksimal oleh pemilik warung.
Demikian pedoman dari saya sebelum kalian berkuliner warung bebek di Madura, khususnya di Bangkalan. Sekali lagi, saya tak mengatakan semua warung bebek di pulau ini sama seperti yang saya tuliskan ini. Tapi pendapat saya, mungkin kalian akan sulit menemukan warung bebek yang sempurna, baik pelayanannya ataupun hidangannya. Yah lagian kan, bukankah di dunia ini emang nggak ada yang sempurna, Gaes, ya termasuk semua warung bebek Madura.
Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya
BACA JUGA 5 Tanda Warung Bebek Madura yang Sudah Pasti Enak: Makin Sederhana, Makin Enak!
