Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kekuatan Paspor Malaysia Bikin Iri Pemegang Paspor Indonesia yang “Memble”

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
15 Maret 2025
A A
Kekuatan Paspor Malaysia Bikin Iri Pemegang Paspor Indonesia yang “Memble” Mojok.co

Kekuatan Paspor Malaysia Bikin Iri Pemegang Paspor Indonesia yang “Memble” (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Paspor Indonesia kalah telak dibandingkan dengan paspor Malaysia. 

Malaysia menjadi perhatian beberapa waktu belakangan karena kekuatan paspornya. Di tahun 2025 saja, paspor Malaysia naik tiga anak tangga dalam peringkat kekuatan paspor di seluruh dunia. Ini menjadikan Malaysia sebagai negara dengan paspor terkuat nomor sembilan di dunia. Warga Malaysia bisa mengunjungi 116 negara tanpa visa. Di ASEAN, Malaysia cuma kalah dari Singapura.

Kekuatan paspor Malaysia begitu berbeda dengan paspor Indonesia yang “memble”. Paspor Indonesia berada di posisi ke-55 di seluruh dunia. Pemegang paspor Indonesia cuma bisa mampir ke 43 negara bebas visa. Pedih banget, kan? Berdasarkan website Paspor Index, beginilah perbandingan kekuatan antara paspor Indonesia dengan Malaysia.

 

Indonesia

Malaysia

43 negara bebas visa

44 negara Visa-On-Arrival

5 negara eTA

Baca Juga:

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

106 negara wajib visa

116 negara bebas visa

46 negara Visa-On-Arrival

8 negara eTA

28 negara wajib visa

Sebelum memiliki paspor Indonesia, saya nggak pernah merasa iri dengan pemegang paspor negara lain. Lebih tepatnya, saya nggak begitu peduli. Sebab, tidak memiliki paspor artinya saya nggak relate dengan permasalahan yang sering dibahas oleh para pemegang paspor Indonesia.

Akan tetapi, begitu saya memiliki paspor Indonesia, pindah ke luar negeri, dan kebetulan bertemu dengan seseorang yang berasal Malaysia, saya jadi paham persoalan ini. Paspor Indonesia hanyalah remah-remah dibanding dengan paspor Malaysia. 

Teman saya bisa ke Eropa bebas visa bikin iri bukan main

Saya hampir nggak pernah berinteraksi dengan orang Malaysia sebelumnya. Baru ketika saya pindah ke Turki, saya berteman dengan sesama mahasiswa internasional yang berasal dari Negeri Jiran itu. Pada suatu obrolan, kami membahas mengenai paspor negara masing-masing hingga tiba di topik mengenai liburan. Teman saya ini berencana untuk liburan ke Inggris. Mengingat perspektif saya masih sebagai WNI berpaspor lemah, saya mengira ia harus mengurus ke kedutaan untuk mendapatkan visa. Nyatanya, dia bebas melenggang ke Inggris karena bebas visa untuk warga Malaysia!

Bukan hanya Inggris, banyak sekali negara-negara di Eropa yang bisa dikunjungi warga Malaysia tanpa ribet. Mereka bisa langsung ke  Austria, Belgia, Ceko, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Polandia, Romania, Spanyol,  Swedia, hingga Swiss. Satu-satunya negara yang bebas visa bagi Indonesia, tapi wajib visa bagi Malaysia hanyalah Serbia.

Di bandara negara tertentu, Belanda misalnya, Malaysia adalah salah satu dari lima negara Asia yang bersanding dengan negara-negara Barat yang mendapatkan privilese self-service passport control. Dengan kata lain, pemegang paspor Malaysia mendapatkan line tersendiri dan nggak perlu menyerahkan berkas untuk dicek.

Menyebalkannya lagi adalah teman saya dan warga Malaysia lainnya bisa berkeliling Eropa lewat jalur apa saja tanpa ribet. Bukan hanya dengan pesawat, mereka juga bisa menaiki kereta api dari Turki ke kawasan Eropa Barat. Di sini memang ada kereta yang melintasi berbagai negara, yang bisa membawa kita ke Jerman dan negara-negara tetangganya.

Masalahnya, Turki berbatasan langsung dengan Bulgaria yang mana adalah pintu masuk menuju kawasan Eropa. Paspor Malaysia akan langsung dapat free-pass di sini. Tapi, bagi kita orang Indonesia, kita harus menerima kenyataan, kita harus memiliki visa Schengen yang terkenal sulit itu. 

Pembuatan paspor Malaysia murah dan cepat

Bukan hanya soal kekuatan paspor Malaysia yang membuat saya iri bukan main. Melainkan juga proses pembuatan paspornya yang begitu murah dan cepat. Ketika saya bertanya pada kawan Malaysia saya itu, teman saya mengatakan bahwa biaya pembuatan paspor hanya RM100 atau sekitar Rp360.000 dengan isi 50 halaman. Prosesnya tidak memakan waktu lama, hanya dalam hitungan jam jadi, paling mentok satu hari. Kawan saya cerita proses pembuatan pasopornya hanya 5 jam saja. 

Orang Indonesia mana bisa relate dengan pengalaman itu.  Proses pembuatan paspor di Malaysia begitu berbeda dengan di Indonesia. Di sini, seseorang perlu membayar hingga hampir satu juta supaya paspor bisa diterbitkan dalam waktu sehari. Ada sih yang lebih murah dari itu, tapi harus lebih lama karena prosesnya bisa berhari-hari. 

Bayangkan deh, dengan effort yang jauh lebih mudah, cepat,  biaya yang lebih murah warga Malaysia bisa menikmati paspornya yang sekuat itu. Sementara orang Indonesia masih harus bergelut dengan birokrasi yang lambat, biaya yang mahal, dan kadang sampai harus melakukan suap demi paspor yang lemah.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “rumput tetangga jauh lebih hijau” yang maknanya sesuatu yang dimiliki oleh orang lain selalu tampak lebih baik dibandingkan yang sudah kita miliki. Kalau untuk urusan paspor begini mah Malaysia memang lebih baik dari segala sisi.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Pengalaman Saya Mendapatkan Visa Schengen Tanpa Perlu “Berdarah-darah” Berkat Sponsor

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2025 oleh

Tags: IndonesiaMalaysiapaspor indonesiapaspor malaysia
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

hantaran

Salah Satu Indahnya Keberagaman: Dapat Hantaran dan Menikmati Makanan saat Hari Raya Agama Lain

12 Agustus 2019
Melepas Penat dengan Berkemah ala Warlok Queensland Australia Mojok.co

Pengalaman Melepas Penat dengan Camping ala Warlok Queensland Australia

6 Oktober 2025
mukena adalah budaya indonesia bukan islam mojok

Mukena Adalah Budaya Indonesia, Bukan Syariat Islam

11 Januari 2021
syiah indonesia muslim sunni mojok

Begini Rasanya Jadi Orang Syiah di Indonesia

7 Oktober 2020
Kenapa ya Nasi Jadi Makanan Pokok Orang Indonesia?

Kenapa ya Nasi Jadi Makanan Pokok Orang Indonesia?

13 Agustus 2022
Bondan Winarno dan Nex Carlos, Pengulas Makanan Terbaik di Indonesia

Bondan Winarno dan Nex Carlos, Pengulas Makanan Terbaik di Indonesia

14 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.