Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pasar Malam Kramat Jati, Pasar Unik dengan Konsep Drive Thru

Muhammad Arifuddin Tanjung oleh Muhammad Arifuddin Tanjung
21 September 2023
A A
Pasar Malam Kramat Jati, Pasar Unik dengan Konsep Drive Thru

Pasar Malam Kramat Jati, Pasar Unik dengan Konsep Drive Thru (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya, Pasar Malam Kramat Jati, atau kita sebut dengan Pasar Kramat Jati saja, sama seperti pasar-pasar pada umumnya. Ada kios-kios yang menjual buah-buahan, sayur mayur, daging, beras, dan kebutuhan-kebutuhan pokok lain. Gedung pasar merupakan tempat dijualnya sepatu, berbagai jenis pakaian, dan perhiasan. Ada juga Ramayana, department store yang terkenal itu, berada di gedung pasar.

Sekilas, memang tampak biasa-biasa saja, tidak ada yang spesial. Namun, kondisi yang biasa itu terjadi dari pagi hingga sore hari. Pada malam harilah terdapat pemandangan yang unik dan mungkin tidak ditemukan di pasar-pasar lain. Apakah itu?

Yap! Sesuai dengan judul, Pasar Malam Kramat Jati benar-benar mendefinisikan dengan tepat mengenai jualan di pinggir jalan; para pedagang benar-benar menggelar lapak dagangannya sedekat mungkin dengan pengguna jalan. Artinya, mereka berdagang di pinggir kedua sisi Jalan Raya Bogor yang padat dengan kendaraan berlalu lalang. Terbayang lah ya bagaimana ramainya pasar tersebut di malam hari. Para pembeli pun umumnya ialah ibu-ibu dan para pengguna jalan yang kebetulan melintas di hadapan para pedagang.

Maka jangan heran, kalau ada pemotor yang berhenti di pinggir jalan dengan helm yang masih terpasang di kepalanya, menunjuk-nunjuk barang dagangan seraya berkomunikasi dengan penjual.

Mungkin, Pasar Kramat Jati adalah pasar pertama dengan konsep drive thru. McD sungkem dulu sini.

Selain itu, ada pula pembeli yang datang ke pasar menggunakan angkot lalu berjalan kaki menyusuri deretan pedagang yang berjualan tepat di pinggir jalan; dan hal yang agak menegangkan terjadi. Pembeli-pembeli itu harus berhati-hati dalam berjalan karena langsung berhimpitan dengan kendaraan yang lewat di belakangnya. Bisa saja karena dirinya kurang hati-hati, seorang pembeli bisa tersenggol atau tertabrak kendaraan. Benar-benar contoh konkret dari jualan di pinggir jalan!

Berjualan di sepanjang jalan

Adanya pedagang-pedagang yang berdagang di pinggiran jalan tersebut memang sudah terjadi sejak dahulu. Pasar tampaknya jadi makin luas dan memanjang. Kalian yang melewati kawasan pasar ini di sore hari akan melihat para pedagang dengan gerobaknya yang sedang bersiap untuk menata barang dagangannya untuk dijual pada malam harinya. Mereka membentuk deretan sepanjang 800 meter mulai dari depan gedung pasar ke arah selatan hingga area di seberang gedung Ditbekang TNI.

Deretan pedagang ini berjualan di depan ruko-ruko yang sudah tutup pada malam hari. Barang dagangan yang dijual pun berbagai macam; sayur-sayuran seperti tomat, kangkung, bayam, wortel, dan masih banyak lagi. Beberapa pedagang juga terlihat menjual kue-kue tradisional. Sisanya menjual hasil laut, seperti ikan tuna, ikan kakap, dan kerang. Untuk menarik perhatian pembeli, para pedagang kerang dan ikan menggunakan lampu yang bersinar terang guna menunjukkan “kesegaran” dari kerang dan ikan itu.

Baca Juga:

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Baca halaman selanjutnya

Menyala setelah maghrib

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 September 2023 oleh

Tags: daganganJakartajalan raya bogorjalananpasar kramat jatipasar malam
Muhammad Arifuddin Tanjung

Muhammad Arifuddin Tanjung

Seorang sosialis yang percaya bahwa kemanusiaan hanya bisa tegak jika kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Pemula yang haus akan ilmu.

ArtikelTerkait

Perjalanan ke Kantor Lebih dari 60 Menit Meningkatkan Risiko Kena Depresi. Apa Kabar Warga Jakarta? Mojok.co

Perjalanan ke Kantor Lebih dari 60 Menit Meningkatkan Risiko Kena Depresi. Apa Kabar Pekerja Jakarta?

22 Desember 2023
Pengalaman Melibas Bogor-Jakarta dengan Honda Genio: Asyik, Nyaman, dan Menyenangkan

Pengalaman Melibas Bogor-Jakarta dengan Honda Genio: Asyik, Nyaman, dan Menyenangkan

15 November 2023
Kuliah di Jakarta Adalah Keputusan Terbaik dalam Hidup Saya

Jakarta Tak Segelap yang Ada di Pikiran Kalian, dan Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Kuliah

10 November 2023
Ritual Memutari Ring Road Jogja, Wahana Pelepas Galau ala Muda-mudi Setempat terminal mojok.co

3 Hal Lumrah bagi Pengemudi Jakarta, tapi Tidak Lumrah Dilakukan di Jogja

2 Desember 2020
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya Mojok.co

Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya

5 Mei 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.