Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Parkiran Belakang MOG Malang: Dicintai karena Murah, Dibenci karena Bikin Macet dan Nggak Aman

Iqbal AR oleh Iqbal AR
7 Februari 2024
A A
Parkiran Belakang MOG Malang: Dicintai karena Murah, Dibenci karena Bikin Macet dan Nggak Aman Mojok.co

Parkiran Belakang MOG Malang: Dicintai karena Murah, Dibenci karena Bikin Macet dan Nggak Aman (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Waktu dan tempat untuk nyinyirin parkiran belakang MOG Malang dipersilakan…

Mall Olympic Garden alias MOG Malang adalah salah satu mal legendaris di Kota Apel. Mal yang berdiri sejak 2008 itu tergolong megah dan indah dibandingkan mal-mal di eranya. Selain itu, MOG Malang juga sangat lengkap alias palugada. Ingin belanja, nonton bioskop, kulineran, pokoknya semuanya bisa dilakukan di sini.

Tidak heran, mal ini selalu ramai dikunjungi orang. Apalagi di akhir pekan, parkir kendaraan pengunjung bisa menimbulkan macet daerah sekitarnya, terutama parkiran di sisi belakang mal. Kemacetan di sekitar MOG Malang kerap menjadi perbincangan saking begitu menyebalkan. 

Parkiran belakang MOG Malang lebih murah daripada basement mal 

Saya yakin, orang Malang yang mengunjungi MOG pasti akan memilih parkir di luar daripada di basement, apalagi bagi pengendara  sepeda motor. Alasannya sederhana saja, parkiran belakang MOG Malang jauh lebih murah.

Bayangkan, tarif parkir di belakang MOG itu sekitar Rp2.000-3.000 saja. Tarifnya flat, tidak ada hitungan waktu. Sementara, tarif parkir motor di basement MOG mencapai Rp3.000 untuk sejam pertama dan akan naik Rp1.000 per 1 jam berikutnya.

Oiya, jangan lupakan tambahan Rp1.000 untuk tarif helm. Ini bukan penitipan helm lho ya. Siapapun pengendara motor yang parkir di basement MOG pasti kena tarif tambahan kalau bawa helm. Anehnya, sudah membayar tarif tambahan, tapi keamanan helm tidak terjamin. Lha, aneh nggak tuh?

Sebenarnya keluhan ini sudah banyak diutarakan oleh warga Malang sejak lama. Unggahan Instagram @info_malang pada Juni 2023 memuat keluhan terkait tarif tambahan Rp1.000 untuk helm. Banyak warganet yang sepakat tarif parkir motor di basement MOG ini mahal dan agak nggak jelas. Tidak heran kalau mereka lebih memilih untuk parkir di belakang (luar) MOG yang lebih murah dan tanpa flat, walaupun kendaraan berisiko kehujanan. 

Itu baru motor. Tarif parkir mobil jelas berbeda dan lebih mahal. Tarif parkir mobil di parkiran belakang MOG Malang hanya Rp3.000 saja. Tarifnya flat tidak ada hitungan waktu. Sementara, mobil parkir di basement bisa mencapai Rp10.000 untuk 2 jam pertama. Setelahnya, pengunjung akan dikenakan tambahan biaya Rp1.000 tiap 1 jam berikutnya.  

Baca Juga:

4 Hal Nggak Menyenangkan di Malang yang Bikin Wisatawan Kapok Datang

Parkiran belakang MOG Malang sayangnya nggak terjamin keamanannya

Mengetahui hal itu, tak heran kalau orang-orang lebih memilih untuk parkir di parkiran belakang MOG. Parkiran ini memang murah, sayangnya keamanannya tidak benar-benar terjamin dan pelayanan alakadarnya. 

Di Google Review saya kerap membaca berbagai keluhan pengunjung. Ada yang bilang bahwa parkiran belakang (luar) MOG ini agak ribet, apalagi kalau bawa troli belanjaan. Pengunjung lain mengeluhkan denda karcis hilangnya terlalu mahal, yaitu sebesar Rp10.000. Ada juga yang bilang bahwa pelayanannya sangat tidak memuaskan. Misalnya, ketika ada pengendara yang meminta petugas membantu mengeluarkan atau memasukkan motor, petugasnya malah direspon ketus, “Benerin sendiri motornya!”.

Satu ulasan yang mencuri perhatian adalah terkait jaminan keamanan, khususnya helm. Ada warganet yang memberikan ulasan pengalamannya kehilangan helm di parkiran belakang MOG, lalu dia melapor ke petugas. Alih-alih membantu atau menjamin, petugasnya malah bilang bahwa di parkiran ini sudah sering orang kehilangan helm. Sebuah pelayanan yang sangat mengecewakan.

Parkiran baru dan bertingkat yang sayangnya telat rampung

Pemkot sebenarnya sudah menyadari banyak persoalan di parkiran belakang MOG Malang. Selain pelayanan dan keamanan, parkiran itu tidak mampu menampung banyak kendaraan. Maklum, parkiran ini tidak hanya digunakan oleh pengunjung MOG. Pengunjung di sekitar Stadion Gajayana juga memarkirkan kendaraannya di sini. Oleh karena itu, Pemkot Malang punya satu ide yang cukup bagus, membangun parkiran bertingkat.

Proyek parkiran bertingkat ini dimulai sekitar Oktober 2023 dan menghabiskan dana lebih dari Rp4,3 miliar. Parkiran terdiri dari 3 tingkat dan bisa menampung hingga 1.100 unit motor. Melihat rancangan itu, saya rasa kemacetan sekitar MOG Malang sudah teratasi. Rencananya, parkiran ini akan rampung pada Desember 2023. 

Sayangnya, hingga awal Januari 2024, parkiran ini belum juga selesai. Akhirnya, mau tak mau para pengunjung MOG harus parkir di tempat lama atau parkir lewat depan MOG yang lebih ribet. Kalau lagi apes, pengunjung bisa kena tarif yang lebih mahal lagi. 

Itulah parkiran belakang MOG Malang, parkiran yang menjadi favorit warga Malang, tapi juga dibenci karena menimbulkan kemacetan dan nggak aman. Semoga setelah parkiran bertingkat di belakang MOG Malang selesai, kemacetan di sekitarnya bisa lebih terurai. Pengamanan dan pelayanannya saya harap juga akan membaik. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kota Malang Benar-benar Malang, Transportasi Publik Bobrok Berkat Pemkot Nggak Paham Prioritas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2024 oleh

Tags: malang. MOGMall Olympic Gardenparkir malangParkiran Belakang MOG Malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

4 Hal Nggak Menyenangkan di Malang yang Bikin Wisatawan Kapok Datang

4 Hal Nggak Menyenangkan di Malang yang Bikin Wisatawan Kapok Datang

5 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

26 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.