Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Panduan Membaca Nomor Sepatu agar Tak Salah Memilih Ukuran

Tiara Uci oleh Tiara Uci
20 September 2022
A A
Panduan Membaca Nomor Sepatu agar Tak Salah Memilih Ukuran

Panduan Membaca Nomor Sepatu agar Tak Salah Memilih Ukuran (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menentukan ukuran sepatu yang pas di kaki kita itu susah-susah gampang. Kalau membeli sepatunya langsung datang ke store sih, enak, kita bisa mencobanya. Masalahnya, kalau kita membelinya secara online akan lain ceritanya. Kita harus benar-benar tahu ukuran kaki kita supaya sepatu yang kita beli tidak kekecilan ataupun kebesaran. Masalahnya lagi, ukuran sepatu biasanya juga berbeda antara satu merek dengan merek lainnya. Saya sendiri kalau menggunakan sepatu Adidas Ultraboost ukurannya 38, tapi kalau Nike AirMax 38 ½, sementara kalau Onitsuka 38 lagi. Aneh kan? apakah itu artinya kaki saya bisa mengecil dan memanjang sesuka hatinya? Nggak mungkin, dong ya.

Jadi begini, Gaes, biar nggak bingung karena ukuran sepatu biasanya agak sedikit berbeda antara satu merek dengan merek lainnya. Ada baiknya kita tidak berpatokan pada penomoran seperti nomor 37, 38, 39, dan seterusnya. Tapi, berpatokanlah pada panjang kaki kalian dalam cm.

Lantas, gimana cara mengukur panjang kaki kita? Mudah saja. Silahkan ambil penggaris atau meteran, terserah yang mana saja yang penting ada ukuran dalam cm-nya. Setelah dapat meteran, ukurlah panjang kaki kalian dengan cara meletakkan angka 0 di meteran pada ujung tumit kalian dan tarik lurus meteran tersebut sampi bagian paling ujung jari kaki kalian. Nah, angka yang kalian liat di bawah ujung jari kaki kalian tersebut adalah panjang kaki kamu dalam cm. Misalnya panjangnya 24 cm, ingat-ingat angka tersebut karena panjang itulah yang akan menjadi patokan nomor sepatu yang pas buat kita. Apa pun mereknya dan apa pun sistem satuan ukurannya, kita bisa “selamat” jika sudah mengetahui panjang kaki kita dalam satuan sentimeter.

Di dunia ini ada beberapa sistem ukuran sepatu mulai dari ukuran EU (Eropa), UK (Inggris), US (Amerika), JPN (Japan), dan Mondopoint (biasanya digunakan orang Korea). Tapi, di antara sistem ukuran tersebut yang paling sering digunakan di dunia sekaligus familiar di Indonesia adalah sistem ukuran EU, UE, US, dan JPN.

Sistem EU

Kita mulai dari EU. Sistem ini banyak digunakan di Eropa sekaligus menjadi sistem ukuran yang paling umum digunakan oleh orang Indonesia. Sistem ukuran EU dikenal juga dengan nama Paris Stick (PS) yang memiliki dasar acuan 1 PS = 2/3 cm atau 0.666 cm dengan batas maksimal 50 PS = 33.333 cm. Sistem ukuran EU menggunakan angka mulai dari nomor 14 hingga 50.

Jika ingin mengkonversi dalam satuan cm, cara menghitungnya seperti ini. Misalnya untuk nomor 37, maka 37 x 0.666 cm = 24.7 cm . Artinya, sepatu nomor 37 memiliki panjang 24.7 cm. Untuk nomor lain juga sama, misalnya saja nomor 38 maka 38 x 0.666 = 25 cm, maka sepatu dengan nomor 38 memiliki panjang 25 cm dan seterusnya. Untuk memudahkan penomoran dalam sistem ukuran EU, sepatu untuk anak-anak dimulai dari angka 14-35, sementara sepatu dewasa dari 36-50.

Sistem US

Sistem ukuran US adalah sistem ukuran sepatu di Amerika, namun juga banyak digunakan di Eropa. Beberapa merek sneakers terkenal seperti Nike, Adidas dan PUMA biasanya mencantumkan ukuran US dalam sepatu mereka. Sistem ukuran US menggunakan satuan ukuran inci dalam penomorannya dan dianggap paling lengkap. Sebab, sistem ini juga memiliki ukuran tengah.

Sistem US penomoran sepatunya dimulai dari angka 0-13 untuk sepatu anak-anak, di mana nomor 0 = 3 11/2 inci dengan interval 1/3 inci di setiap nomornya. Sementara untuk ukuran dewasa penomorannya dimulai dari nomor 1-12, di mana nomor 1 = 8 7/2 inci dengan interval setiap nomornya 1/3 inci. Sementara untuk nomor tengahnya, sistem UK memiliki interval 1/6 inci.

Baca Juga:

Sepatu Lari Nike Memang Keren, tapi Nggak Cocok di Kaki Saya yang Lebar

Sepatu Adidas Adizero Y-3, Sepatu Lari yang Sebaiknya Nggak Usah Dipakai Lari oleh Kaum Mendang-Mending. Eman-eman!

Jadi, misalnya kaki kita 24 cm, dikonversi menjadi inci adalah 9.5 inci. Jika 1 = 8 7/2 inci dengan interval 1/3 maka 9.4 menjadi ukuran 5.5 US. Sementara bila kaki kita 25 cm dikonversi dalam satuan inci menjadi 9.9 inci maka ukuran US kita adalah 7 dan seterusnya. Sampai sini sudah pusing belum? kalau Anda bukan ahli Matematika sepertinya akan puyeng, sih.

Tapi tenang, asalkan tahu ukuran cm kaki kita, semua merek sepatu akan menuliskan ukuran cm dan menulis konversinya ke dalam sistem US, UK, dan EU di dalam insole sepatunya. Itulah kenapa di awal saya bilang kalau mengetahui panjang kaki kita dalam cm adalah kunci mencari ukuran sepatu yang pas.

Sistem UK

Sama dengan US, ukuran UK (Inggris) juga menggunakan satuan ukuran inci. Penomoran sepatu untuk anak-anak dimulai dari nomor 0-13, di mana nomor 0 = 4 inci dengan interval 1/3 inci di setiap nomornya. Dan untuk ukuran dewasa, penomoran dimulai dari nomor 1-12, di mana nomor 1= 8 2/3 inci dengan interval 1/3 inci dengan ukuran tengah telapak kaki memiliki interval 2/6 inci.

Ambil contoh jika kaki kita 24 cm atau 9.5 inci, berarti dalam satuan UK menjadi 4.5. Sementara jika panjang kaki kita 25 cm atau 9.9 inci ,maka nomor sepatu UK-nya menjadi 6.5.

Sistem JPN

Bagi saya dan mungkin bagi sebagian besar orang di Indonesia, sistem ukuran JPN (Japan) adalah yang paling mudah dan simpel. Lantaran menggunakan ukuran cm, jadi tinggal mengukur panjang kaki kita berapa cm langsung bisa membeli ukuran sepatu tanpa takut kebesaran dan kekecilan. Dalam sistem penomoran Jepang, ukuran sepatu perempuan biasanya diberi nomor 21 dan ukuran pria dengan nomor 21.5. Dalam sistem ukuran Jepang, ada interval 0.5-1 dm per ukurannya.

Kesimpulannya, sih, memilih sepatu paling enak memang dicoba secara langsung. Tapi, jika membeli secara online saran saya sih, abaikan penomoran UK, US, dan EU. Langsung fokus saja melihat ukuran cm, hal tersebut lebih simpel dan mudah. Sekali lagi, ukuran cm pun memiliki toleransi ya.  Lihatlah cm yang paling dekat dengan panjang kaki kalian, tapi ambil yang di atasnya ya. Misalnya kaki kalian panjangnya 24.5 cm tapi ukuran di sepatu itu EU 37 panjang 24.7 cm dan 24.1cm EU 36, maka sebaiknya memilih sepatu yang EU 37 atau 24.7 cm.

Kalian masih mumet? Sama.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Curhat Orang dengan Kaki Kecil yang Nggak Penting-penting Amat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: adidasEUJPNnikeonitsukaPUMAUKukuran sepatuUS
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Tips Mudah agar Dapat LOA di Negeri Ratu Elizabeth Tanpa TOEFL/IELTS

14 September 2021
Kolaborasi Adidas x Parley for the Ocean_ Beneran Mau Ngurangin Sampah Plastik di Laut atau Sekadar Strategi Marketing Aja_

Kolaborasi Adidas x Parley for the Ocean: Beneran Mau Ngurangin Sampah Plastik di Laut atau Sekadar Strategi Marketing Aja?

20 Juni 2021
Buat Kalian yang Bingung Membedakan Inggris, Britania Raya, dan UK terminal mojok.co

Buat Kalian yang Bingung Membedakan Inggris, Britania Raya, dan UK

20 Oktober 2020
Sepatu Adidas Adizero Y-3, Sepatu Lari yang Sebaiknya Nggak Usah Dipakai Lari oleh Kaum Mendang-Mending. Eman-eman!

Sepatu Adidas Adizero Y-3, Sepatu Lari yang Sebaiknya Nggak Usah Dipakai Lari oleh Kaum Mendang-Mending. Eman-eman!

26 Juni 2024
Mengenal Teknologi Midsole Sepatu Nike agar Nggak Menyesal di Kemudian Hari

Mengenal Teknologi Midsole Sepatu Nike agar Nggak Menyesal di Kemudian Hari

19 Juni 2022
Kalau Atlet Indonesia Jadi Bintang Iklan Sosis So Nice, Masalahnya Apa_

Kalau Atlet Indonesia Jadi Bintang Iklan Sosis So Nice, Masalahnya Apa?

30 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.