Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Panduan Bikin CV Agar Nggak Bikin Pusing HRD

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
21 April 2021
A A
dunia kerja lowongan kerja perusahaan info lowongan pekerjaan IPK Plus Minus Posting CV di Media Sosial bagi Pelamar Kerja terminal mojok.co bikin cv lamaran kerja desain kreatif

Bukan Lagi Blangko dan Desain Canva, Goyang TikTok pun Bisa Jadi CV Kreatif buat Lamar Kerja terminal mojok.co cv lamaran kerja desain kreatif

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi saya, ruang lingkup HRD selalu punya persoalan yang menarik untuk didiskusikan. Mungkin, karena segala sesuatunya masih berhubungan langsung dengan manusia. Mulai dari wawancara kerja yang melibatkan interaksi antara calon karyawan dan HRD, juga segala proses yang dilalui sampai dengan bisa diterima di suatu perusahaan.

Bahkan, jauh sebelum akhirnya bisa berinteraksi, memperkenalkan diri, dan pamer kemampuan yang dimiliki dengan HRD di suatu perusahaan, calon karyawan/para kandidat harus menyiapkan sesuatu yang sudah menjadi syarat mutlak supaya hal tersebut bisa terjadi: bikin CV dengan format dan bentuk terbaik agar bisa segera dilirik HRD.

Namun, ternyata bikin CV yang baik dan sesuai harapan HRD itu boleh dibilang gampang-gampang susah. Ada kandidat yang sudah sangat pede dengan tampilan CV-nya, tapi nggak ada panggilan dari HRD sama sekali. Boro-boro dipanggil, dilirik saja mungkin nggak. Di sisi yang berseberangan, ada yang merasa CV-nya biasa saja, tapi dapat kesempatan interview sampai akhirnya diterima bekerja di suatu perusahaan.

Lantas, bikin CV yang baik itu gimana, sih? Paling nggak, biar bisa dapat kesempatan wawancara kerja oleh HRD. Minimal bisa dilirik dulu gitu.Sebagai seseorang yang sehari-harinya mengecek kiriman CV dari kandidat yang jumlahnya bisa sampai ribuan, jawaban dari saya adalah tidak ada syarat mutlak dalam bikin CV.

Apalagi secara tidak disadari, era disrupsi menuntut kita semua menjadi insan kreatif. Dan sebagaimana diketahui, kreativitas sangat sulit dipisahkan dari selera setiap orang. Termasuk dalam membuat CV. Juga bagaimana para HRD memberi penilaian terhadap CV yang di-review-nya.

Kendati demikian, ada beberapa jenis CV yang sering kali membikin para HRD—termasuk saya—illfeel. Males aja gitu nge-review-nya. Malah, kadang sampai mbatin, “Kenapa CV-nya begini, ya?” singkat kata, kemungkinan besar nggak akan dilirik lebih jauh dan langsung skip.

Salah satunya, dijelaskan dengan cukup singkat, jelas, dan padat oleh @PAClearning dalam thread-nya melalui Twitter:

Mendingan lihat CV kosong dan hitam-putih, rasanya kayak baca sesuatu yang jujur dan baru mulai.

Yang capek itu lihat CV yang warna-warni, wajahnya 1/3 halaman, ada bintang-bintang skills yang gak tahu siapa yang bisa konfirmasi. Bikin mumet gak bisa ambil fast decision.

— Probably Approximately Correct (@PAClearning) April 19, 2021

Baca Juga:

Wanita Sudah Menikah Sulit Dapat Kerja: HRD Cari Karyawan Apa Calon Mantu?

HRD yang Merasa Dirinya Superior dan Paling Berkuasa Menentukan Nasib Pekerja Memang Pantas Jadi Musuh Bersama 

Tidak bisa tidak. Saya sepakat dengan @PAClearning soal pembuatan CV: nggak perlu warna-warni, tubruk warna sana-sini, apalagi sampai ada bintang-bintang skills-nya gitu. Belum lagi soal lampiran foto yang cukup besar pada CV.

FYI, HRD lebih ingin mengetahui apa saja pengalaman dan kemampuan para kandidat yang sekiranya cocok untuk suatu posisi. Bukan tampilan foto yang terlampau besar dalam CV.

Selain itu, sangat disarankan CV dikemas secara sederhana dan tidak bertele-tele dalam menjabarkan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki. Dibuat per poin dan to the point dengan menyertakan nama perusahaan sebelumnya, bekerja di posisi apa, dan sebutkan yang menjadi poin utama dalam deskripsi pekerjaan.

Salah satu unsur sederhana dan tidak bertele-tele dalam pembuatan CV yang dimaksud adalah, hanya berwujud tulisan dengan warna hitam-putih. Template CV gratis seperti ini, cukup banyak ditemui dalam fitur Google docs, Canva, juga platform lainnya. Tinggal dipilih dan menyesuaikan tema yang diinginkan. Bahkan, sudah ada pembagian kategorinya; modern, profesional, dan lain sebagainya.

Untuk bintang-bintang skills—yang biasanya berbentuk skala satu sampai lima bintang—baiknya juga dihindari. Maksud saya, akan lebih mudah dipahami jika dituliskan secara pasti dan yakin antara “bisa” atau “tidak”, yang nantinya akan divalidasi saat proses wawancara. Lagipula, desain CV dengan bintang-bintang itu so yesterday banget nggak, sih? Dari sisi desain juga terlalu “rame”.

Template CV lain yang sebaiknya tidak digunakan kembali adalah yang biasanya dijual di tempat fotokopi atau alat tulis. Sudah tidak cocok digunakan di zaman sekarang. Serius, deh. Apalagi jika diperhatikan kembali, dalam formatnya, tidak ada kolom nomor kontak sama sekali. Selain itu, singkat saja, desainnya tidak menarik. Sebelas-dua belas dengan CV yang masih ditulis tangan.

Di beberapa perusahaan dan untuk posisi tertentu, CV yang ditulis tangan mungkin tidak menjadi persoalan. Namun, jika hal tersebut dicoba di perusahaan yang bonafit dan sudah punya nama besar, malah bikin orang-orang di sekitarnya heran, “Hari gini kok bikin CV masih tulis tangan?”

Terpenting, jangan membaca kalimat awal pada twit @PAClearning secara harfiah, “Mendingan lihat CV kosong dan hitam-putih, rasanya kayak baca sesuatu yang jujur dan baru mulai.” Sebab, ini hanya kiasan. Jangan sampai kirim CV ke HRD betul-betul kosong dan nggak ada isinya sama sekali gitu. Pokoknya, jangan.

BACA JUGA Lucunya Bekerja di Perusahaan yang Pimpinannya Adalah Teman Sendiri dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 April 2021 oleh

Tags: bikin cvHRDmelamar kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

19 November 2019
lowongan kerja pencari kerja wawancara kerja sdm keluhan rekruiter pengusaha wirausaha mojok

Saat Wawancara Kerja, Jangan Pernah Menjelek-jelekkan Perusahaan Lama

30 Mei 2021
kerja jadi sales

Nggak Cuma HRD yang Bisa Kepo sama Calon Karyawan, Kita Juga Wajib Kepoin Balik

5 Mei 2020
4 Contoh Pertanyaan Cerdas yang HRD Tidak Ingin Kamu Tanyakan Balik Saat Interview Kerja

4 Contoh Pertanyaan Cerdas yang HRD Tidak Ingin Kamu Tanyakan Balik Saat Interview Kerja

9 Januari 2024
HRD: Bisa Paling Disayang dan Dibenci Karyawan di Waktu Bersamaan Terminal mojok.co

HRD: Paling Disayang dan Dibenci Karyawan di Waktu Bersamaan

14 Februari 2022
Panduan Sederhana Mengirim CV via Email bagi para Pelamar Kerja terminal mojok.co

Panduan Sederhana Mengirim CV via Email bagi para Pelamar Kerja

24 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.